"Selamat Datang"

Syaloom, selamat datang di Daniel Room. Blog ini dihadirkan khusus untuk menampung semua aspirasi tentang iman Kristen, baik itu berupa artikel, kesaksian maupun hal-hal lain yang ada kaitannya dengan misi Blog ini yaitu "Menjadi berkat bagi domba-domba yang terhilang di tengah-tengah era modernisasi". Untuk itu bagi pembaca yang berkeinginan untuk berpartisipasi dalam blog ini dapat mengirimkan artikel-artikelnya melalui email : ygs.daniel@gmail.com atau ygs1.daniel@gmail.com serta jangan lupa berikan komentar Anda setelah membaca artikel yang ada. Marilah bersama-sama menjadi berkat bagi semua orang. Segala kemuliaan hanya bagi DIA. Amin. Tuhan Yesus memberkati kita semua.
quote of the day

Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang.
1 Tesalonika 5:14
Google

Monday, June 29, 2009

Tiga Type Pemberi

Kita semua tentu pernah memberi persembahan untuk pekerjaan Tuhan. Hanya saja motivasi kita memberi itu berbeda-beda. Ada yang memberi karena ada pamrih terselubung. Ada juga yang memberi karena terpaksa. Tapi ada juga yang memberi karena ketulusan hati dan ekspresi kasih.

Ada tiga macam pemberi. Si batu api, si spon dan si sarang lebah.


Untuk mendapatkan si batu api, Anda harus menghantam dia. Walau sudah dihantam, biasanya Anda hanya mendapat sedikit serpihan dan percikan bunga api. Pelit untuk memberi. Kalau pun mau memberi itu selalu dengan pertunjukan besar-besaran. Pemberi macam ini akan selalu menuntut kalau namanya harus diumumkan dan berharap semua orang tahu.


Ada si spon. Untuk mendapatkan sesuatu dari si spon, Anda harus memerasnya lebih dulu, kalau perlu dengan aksi mengancam segala. Barulah si spon mau memberi. Memberi karena terpaksa. Memberi bukan dari hati.

Yang terakhir adalah pemberi tipe sarang lebah. Sarang lebah senang memberi, tanpa tekanan dan tanpa harus menunggu lebih dulu seseorang merengek-rengek kepadanya. Dia membiarkan madu yang dihasilkan terus mengalir agar orang yang sedang membutuhkannya bisa mendapatkannya. Uniknya, sarang lebah tidak akan pernah kehabisan. Ia akan selalu memberi, memberi dan selalu ada saja madu yang diberikannya, seolah tidak ada habisnya.

Bagaimana dengan kehidupan kita? Apakah kita pemberi macam bunga api yang selalu gembar-gembor ke sana ke mari untuk mengumumkan kedermawanan kita? Apakah kita pemberi macam spon yang menunggu ditekan dan dipaksa dulu? Ataukah kita seperti sarang lebah yang memberi karena ketulusan? Memberi karena ada iman bahwa yang telah mereka berikan akan segera diganti dengan baru. Berharap bahwa kita semua adalah orang Kristen yang suka memberi.

Memberi karena ketulusan dan ekspresi kasih. Hal yang paling unik soal memberi adalah kita tidak akan pernah kekurangan di saat kita memberi. Tak pernah ada orang yang jatuh miskin karena ia memberi. Mengapa? Karena Tuhan selalu menggantinya dengan berkat yang selalu baru.

Apakah kita sudah menjadi pemberi yang tulus?

"Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya ...."

( Amsal 11:24 )


Tuhan Yesus Memberkati..
~ kesaksianmukjizat ~


AddThis Social Bookmark Button

Google

Masukkan Code ini K1-4Y22DA-C
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Total hits

We have received

engineering degree programs
earn your degree online

page views since April 2007

   

Ads by Amazon