Harta Di Sorga

Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.
Matius 6:19



Mungkin saudara berpikir bahwa menyimpan uang di "safe deposit box" di bank bisa aman. itu sebabnya banyak orang yang menyimpan surat-surat berharga, emas, atau berlian, serta barang-barang berharga lainnya di safe deposit box. Memang pada umumnya orang merasa tenang dan tahu bahwa barang-barangnya aman. Tapi tidak demikian halnya dengan Dwarika Prasad dari kota Bihar, India.

Dwarika menyewa sebuah safe deposit box di Bank Central India, sebuah bank pemerintah. Ia menyimpan uang dan kertas berharga lainnya senilai 682.000 Rupee atau setara $ 16,660 serta beberapa perhiasan emas dan perak. Setelah kira-kira dua setengah tahun ia membuka "safe deposit box"nya dna mendapati uang dan kertas-kertas berharganya habis dimakan rayap. Bahkan perhiasan-perhiasannya ada yang mengalami kerusakan. Pihak bank mengatakan tidak bertanggung jawab atas kerusakan tersebut karena sudah dipasang peringatan tentang bahaya rayap. Bank harus bertanggung jawab bila kotak mengalami kerusakan. Dan dalam hal Dwarika Prasad , kotaknya masih utuh, tapi isinya yang habis di makan rayap. Dwarika berkata, "Hancur saya. Saya tidak tahu harus bagaimana lagi karena saya menyimpan uang itu untuk hari tua saya."

Hal ini mengingatkan kita pada perumpamaan Tuhan Yesus tentang talenta (Matius 25:14-19). Ada seorang hamba yang menerima satu talenta dan menguburkannya. Sebenarnya, semua harta yang kita miliki itu hanya dipercayakan Tuhan kepada kita untuk hal-hal Kerajaan Sorga. Jadi, kita harus sadar bahwa kita jangan hanya menumpuk kekayaan untuk keegoisan dan ambisi pribadi kita. Sudahkah saudara berbuat untuk Kerajaan Sorga? Investasi untuk segala pekerjaan Tuhan sama halnya kita menympan harta di sorga. (JH)




Simpanlah harta kita di "Safe Deposit Box" sorga yang paling aman



~ Jamahan KuasaNya ~




AddThis Social Bookmark Button

Konflik Tak Terhindarkan

Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak."
Kejadian 21:10




Setelah kelahiran Ishak, sifat sejati Ismael baru terungkap. Tak ada satu pun dari hidupnya yang dapat diketahui sebelum kelahiran Ishak. Hal ini menunjukkan kebenaran yang sama pentingnya dengan orang percaya. Ketika kita dilahirkan kembali melalui penerimaan Kristus sebagai Juru Selamat, barulah kita mengetahui sifat sejati kita, manusia lama kita yang sebenarnya. Pada waktu belum lahir baru, kita tidak tahu atau sadar bahwa kita adalah orang berdosa. Coba lihat, manusia sampai sekarang merasa benar dengan agamanya masing-masing, tanpa perlu Juru Selamat, iya kan ?

Tidak ada konflik selama kita masih manusia lama, manusia berdosa. Tapi, begitu sifat baru atau manusia baru datang untuk mengendalikan hidup kita, maka konflik tak dapat dihindarkan.. benar apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus, "Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging - karena keduanya bertentangan - sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki." (Galatia 5:17). Inilah kondisi setelah seseorang menerima Kristus sebagai Juru Selamatnya. Ia menerima sifat baru yang bertentangan dengan sifat lama. Selalu ada konflik antara Roh Kemerdekaan dan roh perbudakan.

Sebagaimana halnya dengan Ishak dan Ismael, selalu ada konflik. Bahkan keturunan mereka sampai sekarang terus mengalami konflik di timur Tengah. Harus ada yang diusir. Dalam kehidupan kita sebagai orang percaya, maka harus ada yang diusir yaitu sifat atau tabiat lama kita. Tidak bisa kita beribadah tapi hidup keseharian kita tetap main judi, selingkuh, saling dendam, bertengkar dan sebagainya. "Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita." (JH)




Manusia baru + iman akan dapat mengendalikan manusia lama kita



~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Hikmat dan Kekayaan

Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan daku.
Amsal 8:17



Amsal mengajarkan kita bahwa semua orang yang beribadah kepada Tuhan harus mencari hikmat Allah dan meninggalkan segala hikmat dunia. Mencari hikmat Allah berarti mengenal Allah dengan lebih baik. Hikmat itu adalah Allah sendiri. Bicara tentang hikmat, maka Allah berkata, "Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan aku." Dalam terjemahan Alkitab versi King James dikatakan bahwa "those that seek me early shaal find me." Artinya, Allah harus dicari lebih awal dalam hidup ini atau lebih awal dalam keseharian hidup kita. Di masa muda kita harus mencari Allah supaya kita dapat mengenal Allah lebih baik. Ketika kita menunjukkan kasih kita kepada-Nya, maka Allah pasti menunjukkan kasih-Nya kepada kita dengan memenuhi hari-hari kita dengan hikmat-Nya.

Mencari hikmat Allah tidak berarti kita akan menjadi orang miskin atau hina di bumi. Justru Allah berkata, "Kekayaan dan kehormatan ada padaKu, juga harta yang tetap dan keadilan. buahKu lebih berharga dari pada emas, bahkan dari pada emas tua, hasilKu lebih baik dari pada perak pilihan" (ayat 18-19). Segala harta yang kita caridengan hikmat Allah justru kekal sifatnya. Terhadap kekayaan, orang bijak harus memiliki sikap seperti yang dikatakan Pengkhotbah, "Setiap orang yang dikaruniai Allah kekeayaan dan harta benda dan kuasa untuk menikmatinya, untuk menerima bahagiannya, dan untuk bersukacita dalam jerih payahnya - juga itu pun karunia Allah" (Pengkhotbah 5:18).

Jadi, kita harus menyadari bahwa segala kekayaan yang kita miliki adalah karunia Allah. Allah tidak menghendaki kita tidak boleh memiliki kekayaan, tapi yang Allah tidak kehendaki ialah kekayaan itu memiliki atau menguasai hidup kita. Carilah k=hikmat Allah sedari awal sebelum kita memperoleh kekayaan. (JH)



Kekayaan dan kerhormatan mengikuti orang yang mencari hikmat Allah dari awal



~ Jamahan kuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Ingatlah Akan Penebusanmu !

Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Kamu harus merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya.
Keluaran 12:14




Kitab keluaran memperlihatkan kepada kita kelahiran baru orang-orang Israel sebagai sebuah bangsa. Hal ini jelas dengan apa yang disampaikan Allah kepada Musa dan Harun di tanah Mesir. Ini merupakan penggenapan nubuatan yang Allah telah sampaikan kepada Yakub: "Janganlah takut pergi ke Mesir, sebab aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar di sana" (Kejadian 46:3).

Bulan yang dimaksud dalam Keluaran 12:2-3 adalah bulan April atau yang di kenal orang Yahudi sebagai bulan 'Abib'. Bulan ini akan menjadi permulaan untuk orang-orang Israel merayakan perjamuan Paskah (Ulangan 16:1). Perjamuan Paskah ini dimaksudkan untuk mengingatkan orang-orang Israel akan awalnya mereka menjadi sebuah bangsa.

Sebagaimana orang Israel perlu diingatkan akan awalnya sebagai sebuah bangsa, demikian juga dengan orang yang sudah menerima Yesus Kristus sebagai juru Selamatnya perlu diingatkan akan awal kelepasannya dari dosa. Rasul Paulus juga mengingat perihal kelepasan ini ketika ia berkata dalam Kolose 1:12-14, "Dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang ... telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa."

Kalau saudara mengalami hal-hal yang melemahkan iman saudara, ingatlah akan awal penebusan atau kelepasan saudara. Kalau Allah telah memindahkan saudara ke dalam Kerajaan Terang Yesus, masakah Ia akan mengembalikan lagi saudara ke dalam kegelapan? Masakah ia akan menyia-nyiakan hidup saudara? Berkatalah seperti Rasul Paulus, "Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku" (Filipi 3:13). (JH)




Selalu mgningat penebusan kita oleh Kristus akan membuat iman kita semakin teguh



~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Pemikiran Yang Muluk-muluk

Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.
Yeremia 6:14




Di pulau Wake Island, tahun 1950, Presiden Truman berkata kepada Jenderal Douglas MacArthur, "Saya ingin tiga kata sebagai epitafku (tulisan di batu nisan) - 'ia membawa damai.'" Tentu saja ini merupakan ambisi yang pantas dan mulia, namun betapa mengecewakan dan sulit dipahami pengharapan itu! Karena pada zaman truman, Amerika terlibat dalam dua tindakan militer yang besar, yakni perang Korea dan perang Vietnam, belum lagi sejumlah perang-perang kecil. Keinginan untuk memperoleh damai memang sangat terpuji, tetapi itu hanyalah pemikiran yang muluk-muluk.

Para pemimpin Israel juga mempunyai pengharapan yang tinggi akan damai sejahtera. para Nabi dan Imam mengumandangkan bahwa Allah akan membuat mereka nyaman (Yermia 28:2). Israel tidak akan terlibat dalam konflik di sekitar mereka. Metreka tidak akan jatuh ke dalam tangan pasukan Babel yang sedang maju. Namun, itu adalah pemikiran yang muluk-muluk. Menjelang tahun 605 S.M, Babel menduduki Yehuda dan pada tahun 586 S.M, pasukan Nebukadnezar mengepung dan meruntuhkan Yerusalem (39:1-10). Banyak orang Israel di bawa ke dalam pembuangan dan harapan mereka akan damai sejahtera yang digembor-gemborkan dengan pernyataan yang salah dari pemimpin mereka ternyata hanyalah pemikiran yang muluk-muluk.

Allah menawarkan damai sejahtera yang lebih dari pemikiran yang muluk-muluk - sebuah kenyataan pasti. Bukan sebuah perdamaian dengan pihak musuh, tapi sebuah perjanjian damai antara Allah dan kita. Ketika kita menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat kita, permusuhan antara Allah dan kita ditiadakan. "Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus," (Roma 5:1). (JH)




Bagaimanapun keadaannya, perdamaian kita dengan Allah tidak pernah berubah



~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button


Membalut Luka

Seperti anjing kembali ke muntahnya, demikianlah orang bebal yang mengulangi kebodohannya.
Amsal 26:11



Anak panah yang melesat dari busurnya akan tepat sasaran jika sang pemanah memiliki mata yang sehat untuk melihat arah yang dituju. Di samping itu, ia pun memiliki pengetahuan dan keterampilan juga latihan dalam menggunakan busur serta anak panahnya. Setiap orang dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan juga kesempatan untuk berlatih, tetapi faktor minat juga penting, karena akan menjadi pendorong dirinya untuk berjuang hingga berhasil.

Seperti kita mempekerjakan orang yang tidak memenuhi syarat untuk bidang pekerjaan tertentu, maka hal itu akan menjadi bumerang, yaitu menimbulkan masalah juga untuk kita pada akhirnya. Di Indonesia, maslah pengangguran masih menjadi kemelut, para pengusaha konon enggan menanamkan modal di Indonesia, karena faktor keamanannya labil. Belum lagi citra Bangsa Indonesia kurang baik di mata dunia, karena korupsi dianggap biasa. Padahal seorang koruptor yang tidak mendapat pelajaran akan menularkan penyakitnya dengan leluasa, sehingga semakin banyak koruptor yang berkeliaran di dunia kerja, maka kualitas hasil kerja juga tidak akan bertahan lama.

Setiap hatri kita melakukan pekerjaan, apakah sebagai seorang siswa, ibu rumah tangga, pimpinan perusahaan, karyawan, buruh dan sebagainya. Tapi, kita bekerja hanya sebagai kewajiban daripada dicap penganggur, pemalasa atau pesakitan, atau kita meyadari bahwa pada hakekatnya manusia perlu bekerja agar dapat mengembangkan potensi dirinya? Kristus akan memakai kita umat tebusan-Nya yang mau mengembangkan potensinya untuk embalut luka orang lain dengan kasih-Nya. Jangan menjadi orang Kristen bebal yang terus mengulangi kebodohannya sehingga terkena panah api si jahat berulang-ulang kali (Efesus 6:16). (EL)




Kasih Kristus sanggup membalut luka dalam jiwa kita



~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Mendustai Roh Kudus

Tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?
Kisah Para Rasul 5:3




Cara hidup jemaat mula-mula sangatlah indah untuk kita pelajari, karena "mereka sehati sejiwa, dan tidak ada seorangpun yang berkata bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri. tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama" (Kisah 4:32). Sehingga Ananias dan istrinya, Safira yang telah menjual sebidang tanahnya ingin memberikan uang hasil penjualan tanahnya untuk pekerjaan Tuhan. Namun, mereka melakukan kesalahan, yaitu telah berbohong bahwa semua uang itu adalah hasil penjualan tanahnya, padahal mereka telah menyembunyikan sebagian uangnya tersebut.

Allah tidak melihat sebesar apa yang dapat kita persembahkan untuk memuliakan-Nya, tapi Allah melihat motivasi kita. Motivasi yang salah dalam melakukan kebaikan sama dengan mendustai Roh Kudus, suatu saat akan membuat kita kena murka Tuhan. Padahal semua yang telah Tuhan berikan pada kita sebenarnya melampaui apa yang dapat kita usahakan.

Tanpa pertolongan Roh Kudus kita tidak akan sanggup melakukan kebaikan apapun, karena semua kebaikan yang kita lakukan dengan tidak tulus akan menjadikan kita seorang munafik. "Tetapi jika engkau memberi sedekah, jangan diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekah itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu" (Matius 6:3-4). Roti yang dilemparkan ke dalam air akan hancur.

Peristiwa Ananias dan Safira mengajarkan kepada kita, bahwa kita perlu memiliki pengertian yang benar akan Firman Tuhan dalam hal memperlakukan berkat Tuhan. Kita jangan terjebak untuk mencintai uang. Jika kita tidak memiliki motivasi yang benar dalam memuliakan Tuhan dengan berkat yang kita terima, maka kita akan berani mendustai Roh Kudus. (EL)




Ketulusan akan membuat kebaikan apa yang telah kita lakukan akan dikenang



~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Jangan Kompromi Dengan Setan

Yohanes berkata: "Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita."
Yesus berkata kepadanya: "Jangan kamu cegah, sebab barangsiapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu."
Lukas 9:49-50




Menurut banyak ahli Teologi yang menafsirkan tentang asal usul setan (iblis), bahwa pada awalnya ia kepala penghulu malaikat yang disebut "Bintang Timur, Putra Fajar" (Yesaya 14:12). Karena kesombongannya yang ingin menyamai Yang Maha Tinggi, akhirnya ia dibuang dari surga ke dunia. Sejak kehilangan tahtanya, ia bersama malaikat yang memihak kepadanya berusaha menggoda dan merayu manusia agar tidak mempercayai Allah. ia ingin agar persekutuan antara Allah dan manusia menjadi terputus.

Mantan kepada penghulu malaikat itu memiliki banyak nama dan julukan, yang mencerminkan karakternya sebagai oknum yang jahat. Nama-nama yang idmaksud, yaitu Setan yang berarti Penuduh, karena ia menuduh umat Allah siang malam di depan takhta Allah (Wahyu 12:7-11). Sedangkan Iblis berarti Musuh karena ia musuh Allah, juga otomatis musuh umat-Nya. Dan banyak lagi nama lainnya, misalnya: pencoba, pembunuh, bapa segala dusta, ular, Lucifer, malaikat terang, dan sebagainya.

Bila kita menyadari bahwa setan mulai menyusup dengan berbagai pengajaran sesat atau menyerang kita dengan berbagai penyakit dan bentuk lainnya, hendaknya kita usir dengan nama Yesus. Bukan hanya bangsa Yahudi yang menjadi murid Yesus zaman itu yang diberi kuasa untuk mengusir iblis, bangsa lain pun termasuk kita sekarang asalkan kita sudak menjadi milik dan sekutu Kristus, otomatis harus melawan iblis. "Lawanlah dia dengan iman yang teguh, ..." (I Petrus 5:9). Yesus yang telah mati dan bangkit kembali berkuasa untuk mengalahkan iblis dengan nama sama, yaitu nama Yesus. Itulah senjata yang ampuh, yakni nama Yesus yang kita miliki. (EL)



Yesus berkuasa melepaskan kita dari segala bentuk ancaman iblis




~ Jamahan KuasaNya ~






AddThis Social Bookmark Button

Puing-puing Kehancuran

Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.
Amsal 25:28



Peristiwa semburan lumpur di Porong, Sidoarjo, Jatim selama ini sering membuat tanggul jebol. Sehingga menimbulkan masalah baru untuk dicarikan solusi agar tidak tumpah ke pemukiman penduduk. Dan semburan-semburan dari bumi ini terjadi di beberapa lokasi disekitarnya, bahkan di daerah pemukiman, menunjukan bahwa semburan itu masih aktif. Penyebab yang pasti masih simpang siur. Kebocoran pengeboran minyak bumi oleh Perusahaan Lapindo Brantas Inc., atau adanya pergeseran lapisan bumi? Banyak ahli teknologi dikerahkan untuk mengatasi masalah ini, tapi tetap saja maslah itu belum teratasi.

Kekuatan semburan dari dasar bumi itu begitu hebat dan manusia tidak berdaya. Sama halnya seperti ketika ada kekuatan dari dalam diri kita yang tidak dapat kita kendalikan akan berbahaya. Dan para ahli pembuat teori bahwa penyakit yang ditimbulkan ini ialah psikosomatis, yaitu penyakit yang timbulkarena ketegangan pikiran atau stres. Bagaikan tanggul yang roboh dan membuat celah untuk masuknya bibit penyakit yang akan merusak organ tubuh kita.

Kemampuan pengendalian diri adalah buah Roh Kudus (Galatia 5:22). Kita bukan hanya perlu pengendalian diri untuk bertahan dari tekanan yang menimpa kita, juga perlu pengendalian diri dari nafsu yang membludak tidak terbendung. Kita dapat mengenali orang Kristen ambisius karena nafsu dan orang Kristen yang militan, yaitu berani mati karena injil, seperti banyak tokoh yang dapat kita pelajari dalam Alkitab. Salah satu ciri orang Kristen militan adalah memiliki kerendahan hati untuk mengasihi Allah dengan segala kekuatannya yang diwujudkan pada sesama. Inilah motivasi yang perlu kita miliki dalam meraih masa depan bersama Tuhan, karena keberhasilan hidup tanpa Kristus adalah hampa belaka. (EL)




Allah kita adalah penjunan yang handal untuk membentuk karakter iman kita



~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Kasih Tdak Menghakimi

Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
Matius 7:3



Beberapa waktu yang lalu, saya mengalami gangguan pada mata saya dan setelah diperiksa oleh dokter, ternyata ada bulu mata yang tumbuh ke dalam mata, sehingga mengganggu kenyamanan mata saya. Akhirnya dokter mengharuskan bulu mata liar itu dicabut. Bayangkan jika ada selumbar, yaitu benda, seperti serpihan kayu atau bubk kaca mengenai mata kita, wah... akan sangat sakit mata kita.

Firman Tuhan di atas menjelaskan bahwa kita tidak mungkin dapat melihat selumbar di mata orang lain, jika ada balok di dalam mata kita. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana mungkin ada balok di dalam mata kita, karena untuk selumbar pun mata kita akan sakit. hal ini mengajarkan kepada kita bahwa kita tidak boleh menghakimi orang lain. Yang patut kita lakukan adalah mendoakan dan menolong agar ia dapat menyadari akan dosanya, sehingga ia bertobat dan diampuni Tuhan. Kasih tidak menghakimi, tetapi berusaha menutupi dosa. Bagaimana jika ternyata kita mengalami penghakiman dari saudara seiman kita? "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya" (Amsal 27:17). Kita dapat meyaksikan seorang perajin besi dalam membuat benda tajam seperti pisau, ia akan membakar terlebih dahulu besi tersebut agar dapt dibentuk.

Kehiupan kita pun perlu dibentuk sesuai dengan rencana Tuhan. Pikiran kita tidak akan sampai pada pemikiran Tuhan. Satu-satunya cara yang perlu kita tempuh, mintalah hikmat untuk membedakan mana yang benar dan salah. Dengan hikmat ini kita dapat lebih bijaksana dalam bertindak, dan kasih itu menutupi segala sesuatu (I Korintus 13:17). Berdoalah agar kita dapat memahami orang lain dan memperlakukan orang lain sama seperti kita diperlakukan olehnya, sekalipun ia tidak benar memperlakukan kita. (EL)



Menerima orang lain apa adanya merupakan penyangkalan diri



~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Ketika Kita Gentar

Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
Lukas 22:46


Tuhan Yesus merasa sedih ketika Allah Bapa tidak memiliki jalan lain, selain kematian-Nya sebagai tebusan atas hukuman yang seharusnya menimpa kita. Pada saat itu juga Ia tidak mendapat dukungn dari murid-murid-Nya, malah mereka tertidur. Manusia terbatas untuk memahami permasalahan sesamanya. Tuhan Yesus tetap bergumul dalam doa sekalipun tidak mendapat dukungan dari murid-murid-Nya. Akhirnya Ia diberi kekuatan dan tidak gentar lagi menghadapi apa pun yang akan menimpa diri-Nya. Bahkan, ketika Yudas, murid-Nya berkhianat, Tuhan Yesus tetap menyatakan kasih kepadanya dengan membiarkan diriNya diciumnya, demikian dengan salah satu hamba Imam Besar yang Petrus potong telinganya, oleh Tuhan Yesus dibereskan masalahnya.

Ketika kita berdoa, maka doa itu harus didasari pemahaman firman Tuhan yang benar dan kita perlu sepakat dengan apa yang dikatakan firman Allah. Allah kita Roh, maka kita berdoa pun kita perlu meninggalkan hukum alam dalam diri kita dan juga harta benda kita.

Dengan memahami prinsip doa yang benar, maka kita akan semakin dimotivasi, sehingga apapun yang menimpa kita tidak akan membuat kita lemah, bahkan sebaliknya akan membuat kita intim dengan Tuhan. Karena tidak ada satu pun yang sanggup memisahkan kita dari kasih-Nya. Yang kita perlu sadari yaitu untuk tetap berjaga-jaga karena masalah akan datang menimpa kita dan ujung-ujungnya pasti iman kita digoyang. Jangan anggap enteng hal ini, karena Kristus pun sudah memberikan petunjuk bahwa ketika kita gentar dan takut, tetap berdoa, maka kekuatan akan kita terima bahkan kita akan dipakai untuk menyelesaikan banyak masalah dengan kasih dan hikmat. (EL)



"Maju tak gentar" harus menjadi semboyan iman kita untuk meraih kemenangan




~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Perbuatan Sesuai Khotbah

"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
Matius 7:15-16



Di sebuah kota dimana KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) diadakan, seorang pendeta muda naik bus kota. Ketika membayar tiket kepada kondektur, kondektur mengembalikan uang lebih daripada yang seharusnya. Pendeta itu berpikir beberapa menit dan termenung, ia bertanya kepada dirinya sendiri, "dikembalikan atau tidak? Yang salah kan bukan saya?" Akhirnya ia memutuskan untuk emngembalikan uang tersebut.

Sambil mengucap terima kasih, sang kondektur itu berkata, "Memang sengaja saya kembalika lebih kepada Tuan, sebab tadi malam saya mendengar khotbah Tuan yang amat bagus. Saya hanya ingin menguji apakah perbuatan dan sikap hati Tuan sejalan dengan khotbah yang bergema di mimbar gereja." Sang pendeta muda itu tersenyum malu, sebab ia sama sekali tidak menduga kalau kondektur bus itu tahu bahwa dia pengkhotbah dalam KKR di kota itu. Namun demikian, pendeta itu merasa puas dan bahagia sebab ia berhasil melewati ujian tentang kejujuran soal uang dari kondektur bus itu. Pendeta itu menyadari, banyak khotbah yang bagus pengajarannya, namun karena buah kehidupan berbeda dengan isi khotbah, akhirnya hambar bagaikan garam yang tawar.

Yesus berkata, "Demikian setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedangkan pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Jadi dari bauhnyalah kamu akan mengenal mereka" (ayat 17 dan 20). Sebagai umat Kristen, kita di sorot oleh orang dunia: Apakah buah-buah kehidupan yang nampak dalam perilaku sehari-hari sesuai dengan ajaran kitab suci yang kita baca atau dengar setiap minggu? Apakah pola hidup di masyarakat dan perilaku kita di tempat kerja memang sesuai dengan harapan Tuhan kita? kebenaran dan agama akan berguna bila nampak melalui kesaksian hidup kita. (EL)



Khotbah dengan kesaksian hidup sama dengan penunjuk arah jalan


~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Menjadi Garam

Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.

Efesus 5:5

Seringkali kita kurang menghargai garam, karena memang harganya murah dan kita juga hanya memerlukan secukupnya. Pada zaman Yesus hidup di Palestina sekitar 20 abad silam, garam menjadi pengawet utama. Sebagai umat Allah, kita dirancang untuk berfungsi seperti garam yang merupakan agen pengawet di tengah-tengah dunia yang sedang hancur dan busuk karena dosa. Yesus pernah berkata kepada mereka yang menjadi pengikut-Nya, "Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain" (Markus 5:50). Sebagai garam buatan sorga, kita hendaknya berkata kepada diri sendiri apakah kita mempunyai hubungan yang benar dengan Allah, atau kehadiran kita tidak memiliki kuasa untuk menggarami, mengawetkan atau memberikan kemajuan bagi sesama kita ?

Masalahnya, bagaimana kita menguji "rasa asin" dalam hidup kita? Salah satu caranya ialah kita dapat memulai dengan melihat keluarga kita, apakah kita melindungi keluarga kita pengaruh-pengaruh lingkungan yang merusak di sekitar kita? Kemudian kita dapat melihat gereja kita, apakah kita menggarami sesama anggota jemaat atau masyarakat dengan meraih kesempatan untuk melayani? Dan di tempat kerja kita, apakah kita menjadi orang Kristen yang bersaksi serta menjadi teladan bagi orang lain?

Jangan lupa, kita di panggil untuk menjadi garam Allah, digunakan untuk mempertahankan kebaikan dan kebenaran yang kita rasakan setiap hari. Di tanah air kita ini, uamat Allah yang mengaku selaku pengikut Kristus adalah minoritas, namun lebih sedikit lagi jumlahnya yang benar-benar berfungsisebagai garam Allah di tengah dunia yang bejat ini. Hanya kesaksian hidup kita yang "berisi garam" yang mampu meanarik orang untuk datang kepada Kristus dan menjadi milik-Nya. (EL)

Garam tidak pernah mengproklamirkan dirinya - hanya dapat dirasakan oleh orang lain

~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Menembus Kabut

Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
Matius 6:31



Suatu hari sebuah kapal berlayar dengan kecepatan tinggi melewati kabut yang tebal, namun kapten kapal tidak mengurangi kecepatannya, sehingga menyebabkan para penumpang gelisah. Alasannya ialah jangan-jangan kapal itu menabrak sesuatu yang dapat menimbulkan kecelakaan. Akhirnya, mereka mengirim utusan untuk menyampaikan rasa khawatir mereka kepada kapten kapal. Kapten kapal menyikapi apa yang disampaikan oleh wakil para penumpang dan berkata, "Katakan kepada para penumpang, saya berada di atas menara kapal dapat melihat dengan jelas keadaan di depan. Oleh sebab itu, mereka tak perlu khawatir tentang keselamatan kapal ini. Memang betul ada kabut tebal, namun itu hanya menutupi permukaan."

Kekhawatiran semacam itu mencerminkan perasaan kita semua di saat menghadapi masalah dan cobaan hidup, bahwa kita mudah dan cepat khawatir atau gentar melihat keadaan idi sekitar kita, seolah di sekitar dan di depan kita ada bahaya yang menghadang tanpa dapat kit atasi. Oleh sebab itu, hendaknya kita selalu mempercayai Tuhan Yesus, Kapten kapal hidup kita. Dari surga ke bawah IA dapat melihat dengan jelas langkah-langkah kita. Jika kita mempercayakan diri sepenuhnya kepada Yesus Kristus, maka kita akan menjalani hidup ini dengan tenang.

Kehidupan ini dapat diibaratkan sebuah kapal, dengan berat muatannya dan kondisi kapal yang hanya dapat kita sendiri merasakannya. Meurut orang lain nampaknya kita tidak bermasalah dengan beratnya hidup ini, demikian penilaiankita terhadap orang lain. Padahal seringkali kita keliru. Badai serta gelombang untuk setiap orang pasti datang, namun berbeda. Tapi, yakinlah bahwa Kapten dan Nahkoda kapal kita itu berkuasa mengalahkan ombak dan badai yang menerpa. Tuhan Yesus menasihati kita agar jangan khawatir akan hidup ini. (EL)




Berjalan di dalam kemenangan Kristus membuat kita berani menghadapi hidup ini



~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Sebagai Kebahagiaan

Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,
Yakobus 1:2



Kita perlu mengakui dengan jujur bahwa kepedihan dan penderitaan yang kita alami saat menghadapi pencobaan adalah bagian dari kehidupan kita selama kita berada di dunia fana ini, tak terkecuali kita yang sudah menjadi anak-anak Allah oleh iman kepada Kristus. Pencobaan itu akan kita hadapi sama pastinya seperti terbit dan terbanamnya matahari. Namun Yakobus meminta untuk menykapinya "sebagai suatu kebahagiaan" ketika kita menghadapi pencobaan dan kesengsaraan, sekalipun hal itu tampaknya bertentangan dengan sifat dasar manusia.

Pada saat kenyataan dan tekanan hidup menimpa kita setiap hari, ayat ini sepertinya berlawanan dengan hasrat atau selera kita untuk meraih penghiburan dan sukacita. Akan tetapi jangan lupa, Alkitab tidak mengatkan kepada kita untuk bersukacita karena penderitaan itu sendiri, malainkan kita seharusnya bersukacita karena ketekunan itu nantinya menghasilkan buah kemenangan. Rasul Paulus juga memberi nasihat kepada orang-orang Kristen di Roma bahwa ketekunan itu menghasilkan tahan uji (Roma 5:4). Bila kita memiliki kualitas tahan uji pada saat menghadapi cobaan, barulah kita akan menang dan akan memperoleh mahkota kehidupan dari Allah (Yakobus 1:12).

Pencobaan itu bagaikan setangkai bunga mawar, tangkainya panjang dan penuh duri, namun ujungnya ada bunga yang mekar bagai mahkota. Bunga itu bukan hanya mewakilitentang berkat karena kesabaran kita pada saat menghadapi cobaan, melainkan juga mahkota yang akan kita terima pada saat kita bertemu dengan Tuhan setelah pencobaan itu berlalu. Walaupun manusia jasmani kita menolak pencobaan, namun penderitaan itu akan membuat iman kita kuat, asal kita tetap percaya akan firman-Nya. (EL)




Keindahan mahkota di kepala kita harus dapat dinikmati oleh orang lain



~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

8 SARAPAN TERBAIK DAN TERBURUK BUAT ANDA

Sarapan sudah pasti perlu buat Anda. Tapi benarkah sarapan yang Anda santap benar-benar sehat dan baik bagi tubuh Anda? Berikut ini adalah 8 sarapan pagi yang paling sering dinikmati oleh orang2 di dunia. Mana yang baik? Mana yang buruk? It's your choice....

1. KOPI
Buat Anda penggemar kopi, minum kopi di pagi hari (bahkan double-shot Americano sekalipun) ternyata memberikan manfaat yang luar biasa buat kesehatan Anda. Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa kopi dapat menurunkan risiko terkena diabetes, sakit jantung, perut kembung, Parkinson, batu ginjal, dan cirrhosis. Dari semua jenis kopi, Black coffee adalah yang terbaik, terutama buat wanita. Tapi kalo gak tahan ama pahitnya, Anda bisa menambahkan susu pada kopi Anda.

2. COKLAT
Makan coklat di pagi hari? Why not? Cobalah Coklat hitam yang mengandung 70% cocoa. Jenis ini terbukti memberikan manfaat pada kesehatan tubuh. Selain memiliki kadar gula rendah, coklat hitam adalah sumber antibodi tubuh polyphenol dan flavonoid antioxidant (sama seperti kandungan green tea). Makan coklat hitam secara teratur di pagi hari akan mengurangi risiko pengentalan darah, stroke, sakit jantung, dan menurunkan tekanan darah. Coklat hitam pun telah terbukti meningkatkan semangat kerja, memperbaiki mood, dan memberikan energi yang diperlukan bagi aktivitas Anda seharian. Tapi hati-hati... jangan makan lebih dari 2 ons / hari karena kalori coklat cukup tinggi untuk membuat tubuh Anda membengkak.

3. SODA
Ada yang minum soda di pagi hari? Hmm... ini cara buruk buat memulai pagi Anda. Sirup dengan kadar fruktosa tinggi, soda, dan pemanis buatan yang terdapat dalam minuman soda dapat merusak pangkreas Anda, yang menyebabkan meningkatkan kadar insulin dalam tubuh, dan meningkatkan berat tubuh. Jika kebiasaan ini diteruskan, lama-lama Anda akan mengidap penyakit diabetes. Asam phosphoric dalam minuman bersoda pun berpotensi mengikis tulang, membuat Anda jauh lebih cepat terkena osteoporosis.

4. OATMEAL
Banyak orang meyakini kalau bubur oatmeal adalah sarapan kesehatan paling ideal. Tapi belakangan, Boston Hospital menemukan bahwa oatmeal yang disantap anak-anak terus-menerus setiap hari akan meningkatkan kadar gula dalam tubuh yang justru menghambat proses berpikir mereka. Walau baik bagi kesehatan tubuh, tidak ada salahnya memberikan anak-anak sarapan yang bervariatif seperti omelet, sayuran, dan buah-buahan.

5. PIZZA
Walau bukan makanan sehat (karena tergolong junk food), pizza ternyata mengandung bahan-bahan yang menyehatkan. Saos tomat di dalam pizza, mengandung lycopene yang merupakan antioksidan terkuat saat ini. Selain mencegah kanker, lycopene juga membantu penurunkan kolesterol dan tekanan darah. Pizza vegetarian adalah varian yang terbaik untuk sarapan Anda. Hindari sarapan pizza yang memakai topping sosis, peperoni, daging, dan parmesan yang buanyak.

6. TELUR
Oke... telur memang menempati peringkat pertama makanan berkolesterol tinggi. Tapi dari hasil survei terhadap 115.000 pria dan wanita Amerika, Dinas Kesehatan USA tidak menemukan adanya risiko penyakit jantung yang dialami oleh para pemakan telur itu. Wanita yang makan telur lebih dari satu perhari justru yang paling rendah kemungkinan terkena penyakit jantung. Selain itu, telur merupakan sumber protein terbesar dan mengandung Asam Omega-3 yang mencegah pikun.

7. IKAN
Sarapan atau makan ikan 2 kali seminggu dapat menekan risiko terkena sakit jantung dan penyumbatan pada jantung. Ikan pun mengandung Asam Omega-3, dan mencegah risiko terkena diabetes dan Alzheimer. Ikan yang paling baik buat kesehatan Anda adalah ikan sarden, herring, anchovies, salmon, mackarel kecil. Ikan-ikan besar seperti ikan pedang, ikan tile, tuna, dan hiu pun sangat bermanfaat pada tubuh.

8. GULA BUATAN
Sebuah iklan menyebutkan bahwa gula buatan baik bagi tubuh dan mencegah kegemukan. Namun survei yang dilakukan Purdue University-Amerika baru-baru ini justru membuktikan bahwa baik gula asli atau buatan, ternyata sama-sama berpotensi membuat tubuh melar. So... dijaga aja deh agar jangan terlalu berlebihan mengonsumsi gula buatan.




~ gbisudirman2 ~





AddThis Social Bookmark Button

Keinginan Hati

dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
Mazmur 37:4



Oprah Winfrey - pembawa acar talk show tersukses di dunia mengaku bahwa pada awalnya ia tidak berpikir untuk mencari kekayaan melalui pekerjaannya tersebut, sebab menurut dia pekerjaan yang dia tekuni itu memang tak akan menghasilkan banyak uang. Ia hanya berpikir untuk melakukan sesuatu yang dia memang sukai. Dan kini, Oprah sendiri mengaku bahwa ia mendapatkan lebih dari yang dia minta: ketenaran dan kekayaan yang dianugerhkan oleh Tuhan.

Tampaknya hanya segelintir orang saja yang punya pengalaman yang sama seperti Oprah Winfrey di atas. Kebanyakan orang justru sebaliknya, mereka terus-menerus memikirkan bagaimana memperoleh hormat dan banyak uang tanpa menyadari visi dan misinya. Segala macam cara, entah halal ataukah haram, tak sungkan untuk dihadapi. Dan biasanya, justru komponen yang paling penting tidak diikutsertakan, yaitu Tuhan.

Keterlibatan Tuhan dalam setiap usaha kita adalah langkah awal untuk proses selanjutnya. Apa pun hasil yang dituai, kita tetap bersyukur karena itulah yang terbaik yang diberikan Tuhan. Jadi kalau hasil akhirnya luar biasa, kita tidak bermegah diri dan terlena. Demikian pula, jika hasilnya buruk, kita tetap berbesar hati dan siap untuk tidak kecewa.

Mazmur Daud memberi peringatan tentang kebahagiaan semu, kebahagiaan yang tampaknya utuh tapi sebetulnya hanya bersifat sementara. Oleh karena itu, hendaklah kita mensyukuri dan bersukacita atas pencapaian yang kita miliki sekarang, namun juga tidak lupa merancang impian-impian untuk masa mendatang. Kalau kelak memang harapan itu tercapai, biarlah boleh kita bersyukur karena semuanya berada dalam rencana Tuhan. Dan hati yang bersukacita akan Tuhan harus dimiliki agar semua pekerjaan kita berada di jalan yang berkenan bagi-Nya. (YK)




Jika berusaha di dalam tuhan, hasil yang buruk pun tetap menjadi anugerah terbaik


~ Jamahan kuasa-Nya ~





AddThis Social Bookmark Button

PERJALANAN HIDUP SEORANG TIMOTIUS YUVINDRO

Tahun 1989 Anugerah Tuhan
Aku adalah anak ke4 dari 4 bersaudara 9 Oktober 1989 bertempat di Nipah Panjang(Kabupaten tanjung Jabung Timur,Provinsi Jambi) adalah dimana lahirnya aku ditengah-tengah keluarga yang sebenarnya kehadiranku tidak diharapkan, orang tuaku bermaksud menggugurkanku (cerita dari orangtua) dan kemudian karena begitu tidak menginginkanku aku diberi nama oleh bidan dan bukan orangtuaku, sehingga aku diberi nama Yuvindro (dalam bahasa jawa artinya akhir dari segala sesuatu).

Tahun 1990-1996 Masa Penderitaan
Dalam setiap langkah dalam perjalanan hidupku aku mendapati seseorang yang sangat mencintai dan mengasihiku, ia adalah nenekku,tapi sayang aku hanya dapat merasakan kasih sayangnya hingga berusia 8 bulan dan ketika beliau mengajakku jalan-jalan ia ditabrak oleh motor hingga meninggal. Aku hidup ditengah keluarga yang pas-pasan. Papaku seorang pemabuk, penjudi dan bandar togel, dengan hasil dari pekerjaan yang aku tidak mengerti pekerjaan apa itu orangtuaku dapat membeli sebuah kapal..ya papaku pun berlayar dan menjadi nelayan..hidup keluargaku waktu itu sangat tidak tentram. Setiap hari aku harus melihat orangtuaku berkelahi didepan mataku (waktu itu usia ku kira-kira 6 tahun) aku melihat papaku memukul mamaku dan mereka saling melempar barang yang ada disekitar mereka, dalam setiap kehidupan kami yang tidak disertaiNya kamipun mengalami bencana..Tahun 1996 terjadi kebakaran yang hebat di kampung kami termasuk rumahku pun ikut terbakar, tidak ada barang yang dapat kami selamtkan kecuali baju yang kami pakai. Usaha orangtua bangkrut dan kamipun mengungsi ke kota Jambi dengan mengharapkan belas kasihan dari saudara-saudara yang ada dikota Jambi, lucu dan menyedihkan sehingga kami hanya sanggup membeli beras paling banyak 1 liter, untuk memperbaiki kondisi ini ada seorang saudara yang menawarkan papa bekerja di kota Palembang. Tanpa pikir panjang papaku pun langsung mengiyakan tawaran itu sehingga pertengahan tahun 1996 aku, ceceku dan kedua orang tuaku, kami berangkat dan menetap di kota Palembang sedangkan cece dan kokoku tinggal dikota Jambi bersama nenekku untuk sekolah.

Tahun 1997-1999 Masa Mengenal Yesus
Aku tinggal dikota Palembang daerah pinggiran dalam suatu desa, Prajen nama desanya. Aku mulai sekolah disana yang mayoritasnya islam dan aku terlibat pergaulan yang buruk. Aku ikut teman-teman untuk ke Mesjid dan pengajian bahkan ayat-ayat kitab suci merekapun sebagian aku hapal (waktu itu usiaku 7 tahun dan aku dipanggil ustad oleh teman-teman pengajianku karena aku paling cepat menguasai waktu itu) setiap malam akupun tidak pernah absen untuk pergi mengaji. Kebetulan didepan rumahku adalah Mesjid jadi setiap malam teman-teman selalu mengajakku, orangtuaku terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka dan membuat aku mencari kasih sayang diluar rumah. Diusiaku yang 7 tahun aku udah berbuat mesum. Aku terikat dengan dosa ini hingga berumur 17 tahun. 10 tahun aku diikat dengan dosa ini, bahkan waktu teman-teman mengajariku onani (waktu itu teman-temanku berusia 12-17 tahun) akupun sudah mulai melakukan perbuatan yang tidak senonoh..umur 7 tahun aku sudah pernah melakukan perbuatan mesum bersama teman-temanku itu. Aku bahkan pernah diajari untuk berhubungan sex dengan teman perempuan yang lebih tua dariku, tapi aku menolak, ironis untuk anak seusiaku. Aku mulai ikut dalam persatuan ghoib didesaku waktu itu. Setiap hari kami selalu mengundang arwah-arwah yang telah mati untuk kami tanya bahkan untuk kami tolong. Aku mulai sering mendapat penglihatan-penglihatan yang aneh-aneh bahkan sebelum tidur aku didatangi hantu yang hanya kepala saja. Aku ketakutan waktu itu.

Suatu kali kami melakukan ritual kami dan kami memakai seorang teman untuk media agar arwah-arwah yang kami undang dapat berkomunikasi kepada kami melalui tubuhnya dan apa yang terjadi? Arwah itu tidak mau pergi dan bahkan mengejarku hingga aku berlari terbirit-birit pulang kerumah. Sejak saat itu aku sering melihat setan-setan yang ada dalam rumah. Aku pun kemudian mendalami ajaran budha dan aku sangat rajin untuk setiap ce it cap go untuk sembayang hingga aku punya tekad untuk menjadi biksu bahkan biksu dikelentengku pun setuju dengan niatku itu.

Tahun 2000-2001 Yesus Dia Sang Penyembuh
Aku pun mulai serius untuk mendalami ajaran budha dan hingga suatu hari saudaraku yang juga seorang kristen yang taat mengajak kami sekeluarga untuk kegereja dan waktu itu ada KKR Kesembuhan Ilahi yang dilayani oleh Pdt.Gilbert Lumoindong waktu itu..karena merasa tidak enak karena dia pemilik tempat orangtuaku bekerja, kamipun ikut. Aku sangat tidak suka dengan ibadah orang kristen waktu itu, aku merasa tidak nyaman dengan cara berdoa, penyembahan orang kristen yang aku anggap terlalu berlebihan itu. Dan kami sepakat pergi karena tidak enak dengan saudara saja, bahkan digerejapun papaku merokok. Emang sangat kurang ajar tapi papaku tidak peduli itu, papaku memiliki penyakit jantung yang cukup serius, waktu diadakan altar call saudaraku menyuruh papa untuk maju didoakan, ya dengan menganggap enteng pendeta itu papaku maju dengan mata yang penuh ketidakpercayaan dengan pendeta itu dan juga kepada Yesus yang menurut kami waktu itu adalah khusus Tuhannya orang barat sedangkan kami adalah orang chinese jadi kami lebih percaya kepada Budha yang kami kira adalah tuhannya orang chinese. Waktu ditumpangi tangan oleh Pdt.Gilbert papaku merasakan sesuatu yang aneh, sebelahnya mulai jatuh menikmati hadirat Allah, tiba giliran papaku didoakan dan tanpa diberitahu Pdt.Gilbert langsung berbisik kepada papaku bahawa katanya Tuhan Yesus mau menyembuhkan penyakit jantung anda..papaku dengan biasa hanya diam dan menganggap bahwa pendeta itu hanya kebetulan thu..setelah didoakan papaku merasakan sesak didadanya hilang seketika tetapi kami belum percaya dan kami test ke dokter dan hasilnya pun nihil..papa saya sembuh karena Tuhan Yesus….singkat cerita aku, papa, cece pun percaya kepada Yesus.

Tahun 2002-2003 Masa Mengenal Tuhan dan FirmanNya
Aku mulai mempelajari firman Tuhan dan diwaktu tahun akhir 2001 kami pun pindah ke kota Jambi..aku mulai belajar alkitab, tetapi main-main. Selesai mempelajari firman akupun langsung melakukan onani, sungguh sangat kurang ajar tapi aku mulai serius untuk ikut Tuhan dan aku berniat untuk meninggalkan dosa-dosaku. Komitmenku aku buktikan waktu memberi diri dibaptis pada desember 2003 dan diberi nama Timotius yang artinya Nabi bagi generasi muda, aku menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatku secara pribadi, mulai Tuhan memberikanku arah agar aku membuat perencanaan-perencanaan untuk hari-hari kedepan.

Tahun 2004 Komitmen melayaniNya
Tuhan pun serius untuk memakai aku..mulai sekolah dan dari SMP aku terus dipercayakan untuk menjadi Ketua agama disekolah dan Koordinator natal disekolahku dulu dan pada bulan juni 2004 aku meyakinkan diri untuk menyerahkan diri menjadi hambaNya apapun yang terjadi.

Tahun 2005-2007 Masa Perbuatan tangan Tuhan yang ajaib
Hingga aku SMA aku terus dikuatkan dengan visi dan mujizat yang Allah nyatakan dalam hidupku dengan dipercaya menjadi petinggi-petinggi disekolah dari Ketua Agama di SMA membawahi 231 siswa kristen disekolah dan menjadi Wakil Ketua OSIS membawahi 34 seksi OSIS, 56 seksi kelas dan 1100 siswa disekolah, hingga menjelang selesai sekolah aku berhasil membentuk Persekutuan Pelajar unggul Sakti (PPUS)yang sekarang digunakan untuk pelajaran agama dan organisasi disekolah kemudian membentuk Menara Doa Unggul Sakti (MDUS) yang menjadi Rumah Doa bagi pelajar dan puji Tuhan masih berlanjut program itu disekolah hingga sekarang, semua yang aku alami aku percaya bukan karena kuat dan hebat aku, tetapi karena kasih karunia Tuhan Yesus Kristus dan aku pun memperkatakan visi bahwa tahun 2008 aku akan sekolah theologi dan akan menjadi pemimpin yang tetap dalam kuasa dan kerendahan hati yang hanya dapat diberikan olehNya dengan halangan tidak ada dana dan ijin orangtua tapi aku percaya Tuhan Yesus akan berperkara dan aku meminta doa semua teman-teman dan rekan-rekan.

Tahun 2008 Tahun Pelipatgandaan Keuangan dan Persiapan Bible School
Tuhan melakukan perkara-perkara yang dahsyat dan di tahun ini aku memproklamirkan Visi yang Tuhan berikan bahwa Tahun 2008 adalah Tahun Pelipatgandaan Keuangan dan Persiapan Bible School. Biarkan segala hormat, kemuliaan, pujian, kuasa hanya bagi Tuhan Yesus, aku hanyalah seonggok sampah yang di angkatNya dan dibentuknya untuk melayaniNya sampai seumur hidupku…

Penulisan kesaksian ini bukan untuk memamerkan diri tetapi maksud dari penulisan kesaksian ini adalah : Agar anak muda yang jatuh dalam dosa menyadari bahwa ada kesempatan untuk kembali kepada Yesus. Anak-anak muda menyadari bahwa Allah memakai orang-orang yang dianggap bodoh bagi manusia tetapi menjadi alat di tangan Tuhan untuk menjadi saluran berkatNya mengajak semua anak-anak muda untuk peduli terhadap generasi anak muda dan berdoa buat generasi muda

Percaya Mujizat berlaku hingga hari ini..(Lukas 1:37)



Tuhan Yesus memberkati...

Sumber :
Timotius Yuvindro, email: angelicman_89@yahoo.com

Youth Community Ministry
GBI Healing Movement
Jambi
~ elia stories ~

Kualitas Atau Kuantitas

Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.
Amsal 13:20




Banyak kontes pencarian bakal di televisi yang memilih pemenangnya berdasarkan kuantitas. Contohnya, untuk menjadi penyanyi jaman sekarang tampaknya hanya bermodal pulsa telepon. Dengan jumlah SMS dan telepon paling banyak, kemenangan bisa diraih. Padahal kalau di lihat kualitasnya, barangkali banyak orang lain yang lebih bagus.

Dalam berhubungan dengansesama, ada juga yang suka mencari teman berdasarkan kuantitas - mencari sebanyak-banyaknya. Karena orang bilang, semakin banyak itu berarti gaul, punya banyak relasi. Tentunya itu benar. Tetapi sebenarnya yang lebih penting dalam persahabatan adalah kualitas, bukan kuantitas. Seperti sepasang teman saya yang selalu berdua, sebut saja si A dan si B. Selang beberapa tahun kemudian, A bilang temannya itu meninggalkan dia, dan sekarang B beteman dengan suatu kelompok (geng) yang terdiri dari belasan orang. Tak jelas ujung pangkalnya, si B lantas jadi berubah sikap dan menghindari A. Kedekatan yang telah mereka bina sekian tahun, makin lama makin surut. Padahal saya sangat salut dengan hubungan persahabatan mereka yang luar biasa.

Kualitas itu lebih sulit di bentuk dibanding kuantitas. Misalnya, berapa waktu yang dihabiskan bersama teman biasanya tidak sama dengan berapa kualitas hubungan yang telah di bina. Bahkan pada akhirnya, waktu yang dilewatkan bersama teman-teman tidak menghasilkan apa-apa, karena diisi dengan pembicaraan yang tidak membangun. Seringkali saya dengar cerita orang lain yang menyesal dengan kepergian teman mereka, karena mereka belum melakukan sesuatu yang berarti. Di sisi lain, Allah dengan rancangan-Nya yang sempurna, selalu mempertemukan kita dengan orang-orang tertentu yang biasanya tidak kita perhitungkan keberadaannya. (YK)



Harga yang paling mahal dari persahbatan adalah hubungan yang bermutu


~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Menemukan Yesus

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
Matius 25:40




Saya sangat senang menonton film Kera Sakti, film tentang petualangan Sun Go Kong yang pergi mencari kitab suci ke barat. Dalam film itu ada seorang tokoh bernama dewi Kwan Im. Karena seorang dewi, ia memiliki kemampuan berubah wujud menjadi manusia. Suatu kali, ia menyamar menjadi wanita cantik dan banyak pria yang terpikat kepadanya, Dia diperhatikan, dipuji-puji, dan semua yang dia minta akan dipenuhi. Kali lain, iamenyamar menjadi gadis buruk rupa. Setiap orang mengolok-olok dirinya, bahkan sampai hati melemparinya dengan batu. Para lelaki yang dulu menyanjung dirinya, kini seperti anti terhadapnya. Pada saat dia menunjukan wujud aslinya, barulah mereka menyesali perbuatan mereka dan memohon ampun.

Manusia terbiasa memperlakukan orang lain hanya berdasarkan apa yang tampak dari luar. Tidak beda jauh dengan sikap para prajurit Romawi yang melecehkan pribadi Tuhan Yesus saat peristiwa penyaliban-Nya. mereka tidak menyadari siapa sebenarnya yang sedang mereka hadapi, dan betapa kecilnya diri mereka sesungguhnya di mata Tuhan. Di kehidupan kita jaman sekarang pun, sering dijumpai orang-orang yang ditindas hanya karena keberadaan fisik mereka yang kurang menguntungkan. Ditambah lagi penilaian terhadap kelas ekonominya yang rendah, pengalaman dosa di masa lalu, silsilah keluarga yang berantakan, dan sebagainya.

Apa yang kita perbuat untuk orang lemah dan tak berdaya, kita telah perbuat yang sama untuk Tuhan Yesus. Sebaliknya hal-hal yang seharusnya kita lakukan namun tidak kita lakukan bagi mereka, tidak kita lakukan juga untuk Tuhan. Ada kalanya kita kurang peduli dengan orang yang meminta bantuan pada kita. Tapi, siapa tahu orang itu adalah Yesus yang sedang menyamar. (YK)



Kasih sejati diberikan pada mereka yang berhak memperolehnya tanpa membedakan


~ Jamahan KuasaNya ~




AddThis Social Bookmark Button

Kasihan Mahasiswa SETIA

Berbahagialah anda jika pada malam hari anda masih bisa tidur nyenyak tanpa gangguan basah karena hujan atau sengatan nyamuk hutan yang ganas. Berbahagialah anda jika masih bisa menjalankan ibadah pada siang hari. Berbahagialah anda jika masih bisa buang air besar ataupun kecil dengan tidak antri bak ular Karena semua ini sedang di alami oleh 500 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Theologia di pengungsian mereka di Bumi Perkemahan Cibubur, 400 orang di Wisma Transito Jakarta TImur dan kurang lebih 450 orang di Bekas Kantor Walikota Jakarta Barat. Parahnya penderitaan ini sudah mereka alami selama 2,5 bulan lamanya.

Direktur STT SETIA Pdt Dr Matheus Mengentang MTh kepada wartawan di Jakarta (6/10) mengatakan pihaknya sangat-sangat memprihatinkan keadaan anak didik mereka. "Bayangkan di Bumi Perkemahan ini kami tidur di atas tanah dan dibawah tenda sudah dua setengah bulan. Ini menyebabkan kurang lebih lima orang mahasiswi kami harus dilarikan ke rumah sakit karena sakit paru-paru. Sementara di Bekas Kantor Walikota Jakarta Barat ada tiga orang mahasiswa kami yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk sedot kotoran di dalam usus mereka karena menahan buang air selama berhari-hari. Mengapa? Karena ketika mereka ingin buang air mereka harus antri sebanyak kurang lebih 50 orang sebab fasilitas MCK disana sangat minim. Di Wisma Transito kami juga sangat tertekan karena mahasiswa kami dilarang beribadah pada siang hari karena disana ada mesjid. Padahal kita tahu bersama negara ini menjamin kemerdekaan setiap warga negara untuk beribadah menurut agamanya masing-masing."

Curahan hati Mangentang sangat beralasan karena setelah kasus pengusiran paksa Mahasiswa STT Setia dari kampus sah mereka di Kampung Pulo Kec Makasar Jakarta Timur sekarang ini praktis tidak ada lembaga atau organisasi termasuk pemerintah yang bersedia turun tangan membantu mereka. " Sejak tanggal 21 September yang lalu Pemda DKI melalui Bapak Bambang dari Kesbang sudah menyatakan bahwa Pemda DKI angkat tangan dalam pembiayaan di Bumi Perkemahan Cibubur. Dia menyuruh kami untuk segera relokasi dan pindah ke bekas Kantor Walikota Jakarta Barat. Padahal disana sudah ada kurang lebih 450 orang mahasiswa yang sangat memrihatinkan hidupnya karena persolan air bersih, MCK dan berbagai fasilitas lainnya. Nah jika kemudian ditambah lagi dengan 500 orang Mahasiswa dari Bumi Perkemahan Cibubur ini mau jadi apa kami disana. Sebetulnya kami hanya mengharapkan agar Pemda atau aparat memfasilitasi kami dan menjaga keamanan kami untuk kembali ke kampus. Karena kampus itu adalah sah milik kami. Kami memiliki dokumen yang resmi. Sejak 21 tahun lalu kami sudah tinggal disana. Mengapa kami harus terusir hanya karena kami ini Kristen?," tegas Mangentang.

Mengentang kemudian membeberkan bahwa sebelum mereka di usir dari kampus mereka terlebih dulu di kata-katai dengan teriakan yang sangat menyesakkan. "Lewat pengeras suara dari Mesjid dekat kampus yang kami bantu pembangunannya dengan memberikan ratusan sak semen, puluhan truk pasir, besi dan batu orang-orang itu mengusir kami dan mengatakan beragam kalimat yang tak pantas. Lalu ketika kami diusir paksa dengan kawalan polisi ada tujuh belas mahasiswa kami yang jadi korban mereka antara lain di siram dengan air panas, terkena lemparan batu, dibacok dengan clurit, ditikam dengan samurai, disiram dengan air keras di kepala, wajah dan leher, serta lebam-lebam karena dipukuli dan ditendang berkali-kali. Ini pelanggaran kemanusiaan yang sangat berat. Dan sangat kami sesalkan ini terjadi di Jakarta ibukota Republik Indonesia yang katanya negeri cinta damai dan yang mengalami kami orang Kristen, Mahasiswa Theologia SETIA yang berasal dari daerah yang mayoritas Kristen yakni dari Nias, Kalbar, Alor, Sumba, Mamasa, Atambua dan Manado," kisah Mangentang sambil berurai air mata.

Beberapa isu yang beredar menyatakan sebelumnya pihak Yayasan Setia telah menerima dana milyaran untuk relokasi STT Setia namun ini dibantah Mangentang. "TIdak benar isu itu. Kami pihak rektorat maupun Yayasan yang sudah kami klarifikasi kebenarannya tidak pernah menerima uang itu. Isu itu sangat menyesatkan. Kami sudah cek kepada Almaharhum Ketua Yayasan sebelum beliau meninggal maupun pimpinan yayasan lainnya semua tidak pernah menerima uang," tangkisnya.

Mangentang kemudian berharap agar semua pihak mendukung mereka kembali ke kampus mereka semula di Kampung Pulo Makasar Jakarta Timur. "Semua karena alasan kemanusiaan semata. Saya selaku Direktur tidak tega melihat penderitaan mahasiswa kami lebih lama lagi. Cukup sudah. Karena Pemerintah dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur bahkan Presiden sendiri telah memberikan pernyataan bahwa seusai lebaran kami boleh kembali lagi ke kampus kami. Nah sekarang sudah selesai lebaran jadi kami menagih janji itu," katanya. (Hendra)


Kronologi Peristiwa Penyerangan Terhadap Mahasiswa dan Kampus Sekolah TInggi Theologia Injili Arastamar (SETIA) Di Jakarta 25-27 Juli 2008


Mesjid Dijadikan Arena Provokasi


Waktu dan tanggal kejadian : JUMAT 25 Juli 2008

Pada hari Jumat 25 Juli 2208 jam 21.00 seorang mahasiswa Setia, Junius Koly berasal dari Alor NTT keluar dari Kampus Setia menuju ke Asrama Putra yang terletak di RT 04/RW 04 Kampung Pulo Pinang Ranti Makasar Jaktim. Ia berjalan kaki melintasi Gang Melinjo yang memisahkan Kampus Setia dan Asrama Putra. DI tengah jalan ia melihat seekor tikus melintas secara spontan ia mengambil sandal yang dipakainya dan melempar tikus itu. Sandal itu masuk secara tidak sengaja ke halaman rumah seorang warga yang ada di gang itu. Saat Junius akan mengambilnya tiba-tiba ia diteriaki maling. Sehingga dalam waktu singkat warga berkumpul dan menganiaya Junius. Akhirnya Junius diserahkan ke pihak kepolisian.

Pada hari Sabtu 26 Juli 2008 setelah diperiksa Junius tidak terbukti bersalah sehingga dikembalikan ke pihak STT SETIA. Jam 10 malam massa melempari asrama putra STT Setia lalu dari mesjid terdengar ajakan berjihad melawan Setia.

Hari Minggu 27 Juni 2008 Pukul 01.00 massa merusak dan menyerang asrama putri sambil berteriak Allahu Akbar, Allahu AKbar bahkan mereka mencoba membakar asrama tersebut. Penyerangan ini menyebabkan mahasiwi SETIA sangat ketakutan dan trauma mereka berteriak-teriak dan berlarian kesana kemari.

Selanjutnya pada Pukul 03.00 massa bergerak ke Kampus Utama SETIA dengan membawa beragam senjata tajam dan batu sambil berteriak-teriak bahwa mereka akan berjihad melawan Setia. Tapi saat itu pihak mahasiswa tidak melakukan perlawanan apapun. Mereka bahkan mendoakan agar massa itu sadar akan kejahatan yang sedang mereka lakukan terhadap sesama dan agar mereka diberkati oelh Tuhan. Hingga pagi hari ribuan massa telah datang dan memblokir semua akses ke Kampus SETIA. Hal ini menyebabkan mahasiswa tersandera dan kelaparan. Pagi hari pihak kepolisian tampak bisa meredakan suasana dan mengendalikan massa.

Namun Pukul 21.30 dari arah mesjid terdengar lagi provokasi agar massa bersiap untuk berjihad. Sementara pihak polisi yang sudah tiba dilokasi sejak pagi itu tidak dapat berbuat apa-apa malahan menyuruh mahasiswa untuk waspada dan menghindari serangan.

Senin 28 Juli 2008 Pasukan Brimob dari Polda Metro Jaya bukannya menangkap para pelaku penyerangan dan provokator malahan memaksa Mahasiswi Setia untuk dievakuasi. Saat evakuasi terjadi mahasiswi dihujani dengan batu-batu besar sehingga membuat badan dan kepala mereka berdarah-darah sementara aparat polisi tidak menghardik penyerang atau mengusir mereka. Hal sama juga dialami para mahasiswa ketika mereka dievakuasi dari tempat kejadian itu. Mereka ditombak dengan bambu runcing, dipukuli, dibacok dan diclurit serta di siram dengan air keras. Hingga saat ini ada seorang mahasiswa Setia yang masih berada di rumah sakit dalam kondisi kritis karena kepalanya terkena siraman air keras.

Pada hari minggu itulah hingga dini hari pihak STT Setia terpaksa meninggalkan kampus mereka yang sudah didiami selama 21 tahun lamanya. Mereka terusir dari tanah dan bangunan yang sah yang mereka miliki. Mereka diejek, dihina, ditendang, dibacok hanya karena mereka Kristen. Mereka tidak lagi dianggap sebagai warga negara yang sah yang sama hak dan kedudukannya dimata hukum dan pemerintahan. (Seperti yang dituturkan Pdt Matheus Mangentang dan Pdt Edison Djama kepada Hendra Kasenda dari Majalah Gema Pantekosta (GP Magazine)


17 Korban STT Setia

(Mereka memilih mengalah dan membalas aniaya yang mereka alami dengan doa dan kepasrahan karena mereka adalah para Hamba Tuhan, Calon Pendeta dan Calon pendidik. Sebetulnya kalau mau mereka bisa saja mereka membalas tapi mereka memilih meniru apa yang Yesus katakan, "Jika ada yang menampar pipi kirimu berikanlah pipi kananmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.")

  1. Ardian asal Sumba terkena siraman air keras di pundak kanan
  2. Marthen Lalo asal Sumba terkena lemparan batu di pelipis kanan dan dipukuli di kepala bagian belakang
  3. Gabriel Besi asal Atambua dibacok dengan clurit di bagian kepala dan kedua tangan
  4. Jupiter asal Atambua ditikam dengan samurai di pundak dan ditikam dengan bambu runcing di perut
  5. Lukas Asal Manado disiram dengan air keras di kepala, wajah dan leher
  6. Yunus asal Alor disiram dengan air keras di leher, bahu dan terkena lemparan batu
  7. Ramaeli asal Nias luka di wajah dan kepala akibat lemparan batu
  8. Disiplin asal Nias luka bakar di bahu karena terkena siraman air keras
  9. Demaus asal Luwu Sulawesi luka kepala akibat lemparan batu
  10. Henok asal Sumatra Utara Luka tusukan di leher akibat bambu runcing
  11. Kristian asal Mamasa seluruh badan terkena siraman air keras
  12. Alfred asal Kalbar luka-luka akibat lemparan batu
  13. Gabriel Umbi asal NTT luka memar pada paha kiri akibat tendangan berkali-kali
  14. Oktavianus Asal Maluku luka di punggung akibat ditendang berkali-kali
  15. Yohanes asal SUmba luka di kepala akibat pukulan benda keras
  16. Daniel asal Sumba luka akibat pukulan kayu dan pecah bibir
  17. Salmon asal sulut luka di pelipis


SERUAN KEPADA SELURUH ANAK BANGSA


Pemerintah RI
Tolonglah lindungi dan jamin keselamatan dan keamanan seluruh warga masarakat Indonesia tanpa memandang agama, suku atau predikat apapun.


Aparat Kepolisian
Tolonglah usut pelaku penganiyaan, penyerang dan provokator yang menyebabkan 1400 orang harus menderita selama berhari-hari. Tolonglah jangan takut dengan massa yang menggunakan atribut agama tertentu dan mengatasnamakan Allah untuk melakukan tindakan anarkis


Media Massa
Tolonglah menyampaikan pemberitaan dengan obyektif sesuai dengan kenyataan di lapangan. Sebagai contoh kasus pada saat penyerangan itu seluruh Media Nasional hanya mengungkapkan bahwa peristiwa itu merupakan bentrokan kecil antara masyarakat dan mahasiswa SETIA. Padahal yang benar peristiwa itu merupakan penyerangan, penganiyaan, penyiksaan dan pengrusakan yang dengan sengaja dilakukan oleh massa beratribut agama ISLAM yang semesinya Rahmatan Lil Alamin.


Masyarakat Kristen
Tolonglah doakan Setia karena hingga hari ini kami masih dalam kondisi yang sangat memprihtinkan


Organisasi Kristen
Tolonglah lebih aktif membela umat dan bersuara dengan nyaring menjadi corong yang menggaungkan kelangsungan hidup damai, pelakuan yang adil dan hidup penuh cinta kasih sesama anak bangsa


Masyarakat Kampung Pulo yang Menolak Setia
Tolonglah bermurah hati memberikan kesempatan bagi SETIA untuk mempersiapkan kampus baru ditempat lain namun sekarang ini ijinkan SETIA kembali beraktifitas dulu sambil menunggu kampus baru selesai dibangun


Seluruh anak bangsa
Marilah kita bergandeng tangan bersama membangun bangsa ini. SETIA telah turut membangun bangsa dengan menyediakan pendidikan bagi para guru agama agar anak-anak Indonesia beraklak baik di masa depan. MArilah buang kebencian dan kenakanlah cinta kasih diantara kita sesame anak bangsa.


~ GP Ministry ~





AddThis Social Bookmark Button


Lebih Dari Pemenang

Saudara-saudara, turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan.
Yakobus 5:10



Konon di jaman dahulu, ada seorang raja yang memerintah kerajaan yang besar. Pada suatu kali, raja itu hendak mengadakan perjalanan yang sangat jauh ke negeri seberang. Jalan yang harus dilaluinya adalah hutan-hutan, apadang tandus, bebatuan dan sebagainya. Raja lalu memberi perintah kepadea perwiranya, “Segeralah kalian lapisi permukaan jalan di negeri ini dengan kulit kambing, agar kakiku tidak kesakitan saat berjalan melewatinya!” Tentu saja perintah ini tidak dapat dilaksanakandengan baik. Sebanyak-banyaknya kulit kambing tidak cukup untuk melapisi seluruh negeri. Raja pun marah dan kecewa. Tak berapa lama kemudian, datanglah sang penasehat kerajaan dan berkata, “Raja, lapisi saja kaki raja dengan kulit kambing, maka kemanapun raja melangkah, kaki raja tidak terasa sakit.”

Kisah diatas mengilustrasikan seseorang yang menuntut perubahan dunianya. Namun, perubahan tersebut seharusnya di mulai dari diri sendiri. Dan biasanya perubahan yang kecil pun mampu membawa dampat yang besar. Ingatlah peribahasa “Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.” Ini seperti tidnakan Trevor dalam film “Pay It Forward.” Bahwa kebaikan kecil yang dia perbuat pada orang lain telah mengubah perilaku seluruh warga kotanya.

Yesus menekankan bahwa menjadi besar berarti menjadi seorang pelayan atau hamba (Matius 23:11). Seorang hamba berinisiatif melakukan pekerjaan yang di suruh majikannya. Dengan bersikap akatif seperti seorang ‘hamba’ perkara-perkara besar pasti nyata dalam hidup kita, dibandingkan menjadi ‘majikan’ yang bersifat pasif. Untuk melakukan perubahan juga diperlukan sikap aktif, artinya tindakan itu harus muncul dari usaha sendiri. Siapa pun kita dapat menjadi orang penting yang sanggup membawa perubahan di dunia ini, karena orang percaya bersama Roh Kudus akan menjadi orang yang lebih dari pemenang. (YK)



Perubahan dalam diri kita yang terutama bukan di luar tapi di dalam



~ Jamahan kuasaNya ~


AddThis Social Bookmark Button