Menciptakan Kemauan

Keinginan orang benar mendatangkan bahagia semata-mata, harapan orang fasik mendatangkan murka.

Amsal 11:23

Siapa yang tidak ingin kaya seperti William Henry Gates III yang populer dengan nama Bill Gates? Pria yang lahir pada tanggal 28 Oktober 1955 di Seattle Washington itu dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia sejak tahun 1995-2006 oleh majalah Forbes. Di usianya yang 29 tahun, wajahnya sudah 7 kali menghiasi sampul majalah Times. Kekayaan putra pasangan William H. Gates, Jr dan Mary Maxwell Gates pada tahun 2006 berkisar 56 milyar USD. Kesuksesannya tidak terlepas dari otak encernya. kecerdasan Gates sudah terlihat sejak belia, khusunya di bidang matematika dan IPA. Tetapi ketika beranjak remaja ia lebih tertarik menekuni dasar system GE dan meninggalkan pendidikan untuk menekuni kegemarannya tersebut. Di usia 14 tahun, Gates bekerja sama dengan Paul Allen mendirikan Traf-O-Data.

Selanjutnya Gates mendirikan perusahaan Microsoft bersama Paul Allen. Program Microsoft Disc Operating System(MS-DOS) adalah salah satu produk Microsoft. Sebenarnya program tersebut bukan karya Bill Gates sendiri, tetapi ia membeli dari penciptanya dan menjadi pemegang royalty atas penggunaan program tersebut pada setiap komputernya. Sebagai pemegang royalty, bisa dibayangkan betapa deras uang yang mengalir setiap detik ke rekening pribadinya.

Kesuksesan tidak hanya terkait dengan pendidikan yang tinggi, modal, dan sebagainya, melainkan kemauan untuk mengubah keadaan. Thomas Fuller berkata, "Tak akan pernah ada yang mudah bagi mereka yang tidak mempunyai kemauan." Bill Gates menuai suskes karena ia mempunyai kemauan untuk mencapai cita-citanya. Hari ini, mari ciptakan kemauan dalam diri kita untuk melakukan sesuatu, karena dari sebuah kemauan itulah lahir karya-karya yang luas biasa. (IS)

Jika kita tidak tahu secara jelas apa yang kita inginkan, mustahir kita bisa memperjuangkannya

~ BOM.Com ~



AddThis Social Bookmark Button

Menghadapi Penolakan

Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;

2 Korintus 4:8

Gadis kecil Lucille selalu menceritakan impiannya menjadi seorang artis terkenal kepada semua teman-temannya. Hampir semua orang yang mendengarnya selalu menertawakannya. Sebaliknya gadis itu tetap konsisten dengan mimpinya sampai usianya menginjak 18 tahun. Melanjutkan pendidikan ke Akademi Seni Drama di New York adalah salah satu upaya Lucille untuk mewujudkan cita-citanya tersebut. Lucille sepenuh hati menjalani pendidikan, tetapi 3 bulan kemudian ibu Lucille justru menerima surat pemecatan anaknya dari akademi seni itu. Demikian isi surat tersebut "Sekolah kami selalu melahirkan artis terkenal di Amerika. Tetapi sekolah kami tidak pernah menerima seorang murid yang tidak memiliki bakat sedikitpun seperti anakmu. Kami telah memutuskan untuk mengeluarkan dia dari akamdemi kami."

Lucille tidak gentar, sebaliknya ia berjuang lebih keras dengan cara melamar menjadi artis, tetapi perjuangannnya selalu kandas pada tahap wawancara. Berkat perjuangan yang terus-menerus dan tak kenal lelah, di usia 40 tahun, Lucille dipercaya membawakan sebuah acara di sebuah stasiun televisi. Acara yang ia bawakan itu sangat digemari oleh pemirsa televisi di Amerika Serikat. Nama Lucille Ball melambung dan ia pun benar-benar menjadi selebriti ternama. Program 'I Love lucy' mendapat 4 kali Emmy Award dan Lucille Ball digelari 'Queen of Comedy'

Semua orang pasti alergi dengan penolakan, apalagi bila diterima berulang-ulang. Tetapi hari ini kita belajar bahwa orang yang sukses adalah mereka yang tidak pernah menghiraukan penolakan pertama dan yang kesekian sampai ia meraih sukses. Jadi, teruslah mencoba dan jangan takut dengan sebuah penolakan! Dan kita pun akan berhasil. (IS)

Banyak orang yang gagal menggapai impiannya hanya karena terlalu cepat menyerah dan putus asa

~ BOM.Com ~



AddThis Social Bookmark Button

Tindakan Nyata Lebih Penting

Siapa mengerjakan tanahnya, akan kenyang dengan makanan, tetapi siapa mengejar barang yang sia-sia, tidak berakal budi.

Amsal 12:11

Suatu hari, seorang ilmuwan bertanya kepada guru agamanya, "Pak, apakah inti penting dalam agama?" "Jangan melakukan segala dosa, sebaliknya jalankan semua amal dan kebaikan" jawabnya. Ilmuwan itu menganggap bahwa hal itu adalah jawaban standar yang terlalu luas dan kurang jelas. "Apa yang Bapak katakan itu terlalu sedehana. Anak berusia tiga tahun pun tahu dengan jawaban seperti itu." uajarnya. "Memang anak kecil juga akan mengerti, tetapi orang tua yang telah berusia delapan puluh tahun belum tentu bisa melakukannya" jawab guru agama itu.

Banyak motivator, buku-buku laris dan seminar yang memberi kita tips atau penjelasan bagaimana menempuh jalan sukses. Tetapi hanya sebagian kecil saja yang benar-benar mengecap keberhasilan dan hidup yang bahagia itu. Mengapa? Karena seringkali kita hanya sebatas membaca dan tahu tetapi tidak berlanjut ke dalam tindakan nyata. Benjamin Disraeli berkata, "Tindakan tidak selalu membawa kebahagiaan, tetapi tidak ada kebahagiaan tanpa tindakan." Berapa banyak kita mendengar tentang seseorang yang ingin kaya, ingin terkenal, ingin pintar tetapi ia sendiri tidak melakukan apa-apa.

Pepatah mengatakan, "Banyak melihat, banyak ingat. Banyak praktek, banyak keterampilan." Tindakan nyata selalu lebih efektif dan membuat kita memiliki kemampuan yang lebih dari pada orang yang hanya belajar teori saja. Hari ini, apa yang menjadi impian Anda? Bergeraklah, lakukan sesuatu untuk mencapainya. Jangan biarkan langkah kita terhenti, hanya karena kita tidak berbuat apa-apa. (IS)

Orang yang tidak berbuat apa-apa, tidak akan mendapatkan apa-apa

~ BOM.Com ~



AddThis Social Bookmark Button

Jauhi Sikap Pura-Pura

Si pembenci berpura-pura dengan bibirnya, tetapi dalam hati dikandungnya tipu daya.

(Amsal 26:24)

Seorang perwira yang baru saja dinaikkan pangkatnya menjadi kolonel duduk di meja kerjanya dan dengan bangga melirik pada lencana yang di semat di bahunya. Tak lama, seorang petugas masuk ke kantornya, membungkukkan diri memberi hormat dan baru akan mulai bicara. Berlagak sibuk, saat itu juga kolonel itu menyela dan berkata, "Tunggu sebentar, aku harus menelepon seseorang. Ini penting sekali!" Ia dengan serius mulai menekan nomor teleponnya dan beberapa detik kemudian ia terlibat dalam pembicaraan. "Halo Jenderal Anwar, saya ingin menjawab undangan Anda untuk bisa bertemu dengan Presiden, tetapi bukankah Anda juga ingin agar saya bertemu dengan tiga jenderal lainnya? baik jam dua siang ya. Saya akan ada di sana." Kemudian sang kolonel meletakkan pesawat teleponnya dengan wajah angkuh lalu barulah ia berpaling kepada petugas tadi. Dengan ketus ia bertanya apa keperluannya. Lalu petugas itu dengan polos berkata, "Saya dikirim ke sini untuk menyambungkan kabel telepon bapak." Wajah sang kolonel langsung memerah.

Sikap pura-pura sangat identik dengan kebohongan. Salah satu karakter buruk ini tentu saja dapat menghambat kita dalam mencapai kesuksesan sejati. Setiap orang yang kita jumpai setiap hari, entah di kantor, di lingkungan rumah atau di dunia pelayanan, pastilah menginginkan kita bersikap apa adanya, tulus dan jujur.

Kepura-puraan mungkin awalnya bisa menutupi kesalahan tetapi tentu saja tidak akan bertahan lama. Semuanya dapat terbongkar kapan saja. Karena itu, di mana pun kita berada, mari kita belajar untuk selalu bersikap tulus dan terbuka. (IS)

Jika Anda melakukan sesuatu yang busuk, cepat atau lambat orang lain pasti akan mencium baunya

~ BOM.Com ~



AddThis Social Bookmark Button

Balas Dendam? No Way!

Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!

Roma 12:21

Ada seorang ibu mempunyai dua ekor anak ayam. Anak ayam itu sering mencari makan di halaman rumah tetangganya. Suatu hari, tetangga ibu itu marah, ia menangkap dua ekor anak ayam itu dan mencekiknya sampai mati. Setelah itu ia melemparkan bangkainya ke halaman rumah pemilik anak ayam tersebut. Tentu saja ibu yang memiliki anak ayam itu merasa sedih atas perbuatan tetangganya, tetapi ia tidak mencaci-makinya. Sebaliknya ibu itu mencabuti bulu anak ayam itu dan memasaknya menjadi kari ayam. Setelah kari ayam itu masak, ia memberikannya kepada si tetangga dan meminta maaf karena ia tidak berhati-hati menjada hewan peliharaannya. Tettangga yang sudah berbuat jahat itu merasa malu atas kebaikan si ibu. Sebenarnya, ibu itu pantas marah dan membalas kelakuannya, tetapi ia lebih memilih untuk membalas kejahatan dengan kebaikan.

Ketika ada orang yang menyakiti hati dan berbuat salah, kita cenderung ingin membalasnya. Jangankan memaafkan, melihat wajahnya saja kita sudah tidak mau. Ketika saya merasa sulit untuk memaafkan kesalahan orang lain, Tuhan selalu mengingatkan saya dengan doa bapa kami. "Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mau mengampuni orang yang bersalah pada kepada kami." Kata-kata itu yang menyadarkan saya bahwa jika saya tidak memberi maaf kepada orang lain, maka Tuhan pun akan menahan pengampunan-Nya atas hidup saya.

Membalas kejahatan dengan kebaikan memang bukanlah perkara mudah untuk dilakukan. Tetapi bila kita renungkan, balas dendam tidak akan menghasilkan apa-apa. Seperti kata pepatah, "Menang jadi arang, kalah jadi abu." Hari ini, mari kita belajar memaafkan! (IS)

Balas dendam membuat seseorang menjadi sama dengan musuhnya, tetapi pengampunan menjadikan dia sebagai pemenang

~ BOM.Com ~




AddThis Social Bookmark Button

Mental 'Kambing Hitam'

Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.

Kejadian 3:12

Pernah sebuah artikel dimuat dalam sebuah majalah mengenai pengalaman mendaki sebuah ekspedisi yang handal. Walaupun mereka telah melakukan segala sesuatu dengan perhitungan yang akurat dan benar, namun badai yang datang secara tiba-tiba membuat tim tersesat. Saat berusaha mencari jalan keluar, tiba-tiba terjadilah longsor yang membahayakan di lereng gunung dan hampir membuat mereka celaka. Tetapi untunglah mereka berhasil lolos ke sebuah batu untuk berlindung. Setelah badai dan longsor berlalu, mereka memutuskan untuk kembali melewati lereng itu lagi. Mereka menggunakan sebuah cermin untuk memantulkan sinar sebagai isyarat membutuhkan pertolongan. Mereka tidak panik atau berhenti berharap apalagi saling menyalahkan satu sama lain. Mereka begitu kompak dalam mengatur strategi dan jatah makanan yang tersisa. Sembilan hari kemudian sebuah helikopter pencari, terbang melintas dan melihat pantulan sinar dari cermin mereka dan mengirim tim penolong untuk menyelamatkan para pendaki tersebut.

Saya tertarik dengan kekompakan dan kerja sama yang dilakukan oleh para pendaki dalam cerita di atas. Dan yang lebih membuat saya kagum adalah di tengah situasi dan keadaan yang kacau, tidak nyaman dan buruk itu, mereka tetap berusaha tenang tidak saling menyalahkan apalagi mencari kambing hitam.

Dalam kehidupan ini ada segudang masalah yang dapat membuat kita panik dan takut. Tetapi bagaimana dengan sikap kita? Menyalahkan orang lain, lingkungan, keadaan ekonomi atau sebaliknya mencari solusinya dan berharap pada Tuhan? Hai ini, mari buang mental yang suka mencari kambing hitam, dan jadilah bijak dalam mencari jalan keluar atas semua masalah kita. (IS)

Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk saat listrik mati

~ BOM.Com ~



AddThis Social Bookmark Button

Be Strong!

TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.

Mazmur 28:7

Ada sebuah cerita tentang seorang anak laki-laki yang berusia 10 tahun. Ia mengikuti sebuah lomba rally sepeda pada perayaan 17 Agustus. Melihat saingannya yang menggunakan sepeda mahal dengan asesoris yang menarik, ia sempat menjadi minder. Apalgi sepeda yang ia gunakan hanyalah sepeda tua. Sebelum rally di mulai, ia menundukkan kepada dan berdoa. Orang-orang yang melihatnya menertawakannya, tetapi anak itu tidak menghiraukannya.

Tiba saatnya perlombaan pun dimulai. Ia berusaha mengayuh sepeda bututnya dengan kencang dan akhirnya ia melejit bak meteor mendahului teman-temannya yang lain. Di akhir pertandingan, si anak keluar menjadi pemenang. Seusai lomba, salah seorang temannya bertanya, "Apa yang kamu lakukan tadi sebelum perlombaan dimulai? Apa yang kamu minta pada Tuhan? Pasti kamu berdoa agar menjadi juara kan?" Anak itu menjawab, "Bukan itu yang aku minta, tetapi aku berdoa supaya aku tidak menangis seandainya aku kalah dalam pertandingan tadi."

Sebenarnya si anak dalam cerita di atas, sedang meminta hati yang tegar untuk menghadapi kenyataan apa pun, termasuk hal buruk yaitu kekalahan. Orang yang bisa menghadapi kenyataan hidup yang penuh dengan tantangan yang sulit ini adalah mereka yang telah mempersiapkan diri dan mentalnya dengan baik. Sebaliknya, mereka yang tidak siap menjadi stress dan putus asa bahkan bunuh diri.

Hai ini marilah kita berdoa agar tuhan memberi ketegaran dalam menghadapi dunia yang semakin jahat ini. Tanpa kekuatan Tuhan, rasanya akan sulit bagi kita untuk keluar sebagai pemenang dalam pertandingan kehidupan ini. (IS)

Life is a game, sometimes we loose, sometimes we win, no problem!

~ BOM.Com ~



AddThis Social Bookmark Button

Akibat Tamak

Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."

Lukas 12:15

Nazir adalah seorang pria yang memiliki ladang yang cukup luas. Suatu hari, ada seorang juragan yang berkata bahwa ia akan memberi tanah kepada Nazir seberapapun yang diinginkannya. Cara mengukurnya adalah si Nazir harus berjalan dan memberi tanda di setiap jalan yang dia tempuh sampai kembali ke tempat semula, sebelum matahari terbenam. Pagi-pagi Nazir sudah berjalan, dengan penuh semangat ia segera berlari 10 km jauhnya. Tetapi ia merasa tidak cukup luas tanah yang akan diperolehnya. Ia terus berlari sampai 20 km, tetapi itu pun belum cukup. Sampai akhirnya ia berlari 30 km. Ini berarti ia harus menempuh perjalanan pulang 60 km lagi. Lama-kelamaan, Nazir semakin lemah karena lelah dan lapar. Namun, hasratnya yang kuat mendorong ia terus bergerak, meskipun dengan merangkak. Sebelum tiba di tempat semula, ia telah lebih dulu jatuh pingsan dan mati. Akhirnya, hanya tanah ukuran 1 meter kali 2 meter saja yang ia dapat.

Ketamakan dapat membuat kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki. Sifat dan karakter ini, akan membuat kita berusaha terus-menerus mendapatkan yang lebih banyak lagi dengan rakus dan ambisius. Padahal kita memiliki keterbatasan untuk menikmatinya bukan?

Hari ini mari kita belajar bersyukur untuk setiap hal yang telah kita dapatkan, karena yang terpenting adalah kita dapat menikmatinya dengan sukacita. Firman-Nya berkata, "Berilah kepada kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya." Yesus mengajarkan kepada kita untuk tidak menjadi orang yang tamak. Mari kita belajar melakukannya! (IS)

Injaklah gas kegigihan tanpa lupakan rem ketamakan

~ BOM.Com ~



AddThis Social Bookmark Button

Mahkota Kerendahan Hati

Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.

Mazmur 149:4

Napoleon Bonaparte adalah seorang maharaja Perancis dari Italia. Ia berhasil menguasai hampir seluruh daratan Eropa dalam 8 tahun pertempuran. Dengan angkatan perangnya pada tahun 1812 ia bermaksud menyerang Rusia, tapi pada bulan Oktober 1813 ia kalah dalam perang Lwaipzig. Akibatnya ia harus turun tahta dan dibuang ke pulau Elba. Dalam pengasingannya, Napoleon dan keluarganya hidup sebagaimana masyarakat umum, tidak ada fasilitas dan penghormatan layaknya seorang pemimpin negara. Suatu hari ia berjalan ditemani sang istri menyusuri sebuah pantai. Langkah mereka semakin mendekati pelabuhan terdekat. Dipelabuhan tersebut sedang berlangsung bongkar muat isi kapal.

Tiba-tiba mereka dikejutkan oleh suara keras para awak kapal yang sedang mengusung barang turun dari kapal. "Minggir! Minggir!" teriak para awak kapal berulang kali memerintahkan Napoleon segera menepi. Terang saja sikap mereka memancing amarah istri Napoleon. "Kalian semua kurang ajar! Di depan kalian adlah maharaja Perancis, seharusnya kalianlah yang harus memberi jalan" teriak wanita itu. Napoleon segera memberi isyarat kepada istrinya agar menahan diri. "Mereka sangat lelah bekerja. Jangan marah kepada mereka." Bisik Napoleon. Bahkan Napoleon langsung memerintahkan beberapa temannya untuk membantu awak-awak kapal tersebut menurunkan barang-barang dari kapal.

Segala sesuatu yang kita lakukan berulang-ulang akan mendjadi kebiasaan. Bila kita membiasakan diri hidup dlam kerendahan hati, maka lambat laun kita akan memiliki karakter tersebut. Kerendahan hati bukanlah sebuah karunia Roh melainkan buah Roh, karakter yang harus terus ditumbuhkembangkan setiap hari. Bagaimana menurut Anda? (IS)

Rendah hati itu unik saat Anda merasa memilikinya Anda justru tidak memilikinya

~ BOM.Com ~



AddThis Social Bookmark Button

Do It Now!

Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu.

Prngkhotbah 5:3

Di kota Vanastorbil, tinggallah seorang yang sangat kaya bernama Jonathan Brown. Ia mempunyai banyak uang, tanah, rumah dan pabrik. Suatu saat ia berkata, "Segala yang aku miliki, akan menjadi milik Tuhan saat aku emninggal dunia." Kemudian ia membuat surat wasiat. Untuk sebuah gereja kecil dekat rumahnya, ia merencanakan untuk membangun sebuah bangunan besar lengkap dengan menara yang tinggi. Untuk gembalanya sebuah rumah baru dengan kamar yang luas dan nyaman. Sebuah perpustakaan di desa akan mendapat bagian pula. Ia teringat untuk membantu sebuah sekolah di mana anak-anak muda belajar dan mendalami pengetahuannya. Anak sahabatnya dipersiapkan untuk dikirim ke sekolah misi. Semua biaya akan ditanggungnya. Ketika gembalanya menyarankan tuan Brown memberikan sebagian hartanya lebih dahulu, ia menggumam, "Aku akan menjadi miskin bila aku berikan hartaku sebelum meninggal."

Sekian puluh tahun berlalu, akhirnya meninggallah tuan Jonathan Brown pada usia seratus dua tahun. Semua kenalannya berkumpul dan pengacaranya membacakan surat wasiat. Tetapi tidak ada penerima waris yang ditemukan. Gereja kecil dekat rumahnya sudah tutup dan tidak terdengar lagi beritanya. Gembalanya sudah meninggal. Perpustakaan di desa sudah tidak ada lagi. Sekolah yang ingin dibantunya, sudah tutup. Sementara itu, anak yang akan dibiayai sekolahnya, telah menjadi tua.

Kisah ini mengingatkan, agar kita tidak menahan setiap kebaikan untuk orang lain. Apa yang bisa dilakukan hari ini, lakukanlah karena esok mungkin terlambat. (IS)

Now or never

~ BOM.Com ~



AddThis Social Bookmark Button

Mencontoh Yang Baik

Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus.

2 Timotius 1:13

Suatu hari, seorang pemuda berjalan-jalan melintasi sebuah kebun. Tatapan matanya terhenti ketika melihat dua ekor burung gagak. Gagak yang satu terlihat aktif, sedangkan yang satunya lagi santai. Burung gagak yang pasif hanya tinggal terdiam di sarangnya. Sementara burung gagak yang aktif, terbang ke suatu tempat dan kemudian kembali lagi menjatuhkan makanan ke dalam sarang burung gagak yang sangat pasif. Dari pemandangan itu, sang pemuda berpikir, "Wah, ternyata memang benar Tuhan itu mengasihi ciptaanNya, lihat burung gagak itu tidak melakukan apa-apa, dia mendapatkan makanan dari kawannya."

Kemudian timbullah pemikiran bahwa dia bisa mencontoh burung gagak yang pasif itu. Sejak hari itu, ia hanya duduk di bawah pohon. memang setiap hari ia mendapatkan beberapa buah yang jatuh dari beberapa pohon. Tetapi lama-kelamaan buah di dalam pohon itu pun habis. Suatu hari ada seorang bijaksana melintas, dan bertanya mengapa setiap hari ia hanya duduk di bawah pohon. Kemudian pemuda itu menceritakan kisah dua ekor burung gagak yang menginspirasi dia untuk mencontoh hal yang sama. Orang bijak itu pun berkata, "Mengapa engkau hanya melihat dan mencontoh burung gagak yang pasif? Seharusnya engkau mencontoh dan melakukan apa yang dilakukan oleh urung gagak yang aktif."

Banyak hal disekeliling kita yang dapat memberi isnpirasi. Namun diperlukan satu kejelian dan kebijaksanaan untuk menentukan mana contoh yang tepat dan baik untuk diterapkan dalam kehidupan kita. Bijaklah dalam melihat sesuatu, jangan sampai kita mengambil dan menerapkan hal yang keliru yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri. Anda setuju? (IS)

Suskses datang dari kemampuan menilai dan mencontoh yang baik

~ BOM.Com ~



AddThis Social Bookmark Button

Singkirkan Cara Instan

Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.

Amsal 13:11



Seourang raja sedang mengadakan sayembara terhadap kedua puteranya untuk menentukan siapa diantara mereka yang tepat menggantikan dirinya menjadi seorang raja. Sang raja membawa mereka ke sebuah kebun. Ayah ingin kalian mengumpulkan buah apel yang ada di pohon itu!" Raja menunjuk 2 pohon apel yang ada tepat ditengah taman. Di sebelah pohon apel telah disiapkan satu tempat buah yang besar, sebilah kapak tajam, tali dan beberapa batang bambu. Dengan cepat si sulung mengambil kapak dan mulai menebang pohon apel itu. Tidak lama, dikeranjangnya sudah penuh dengan buah apel. Lalu ia membawanya ke sang ayah. "Pekerjaanmu bagus anakku." Senyum puas terlihat diwajah si sulung.

Lalu raja memperhatikan si bungsu yang sedang memanjat pohon apel dan memetik buahnya satu persatu dan ketika ada buah yang ada di dahan yang tertinggi iapun menggunakan bambu yang ada untuk memetik buah apel itu. Memang diperlukan waktu yang lama namun ia berhasil mengumpulkan semua buah apel dari pohon tersebut. Kemudian raja berkata, "Annakku, ayah sudah mendapatkan calon pengganti ayah dan pilihan ayah jatuh pada pangeran bungsu."

Si sulung meraih keberhasilan dengan cara yang mudah. Ia tidak mau susah payah untuk mengumpulkan buah apel satu persatu. Namun si bungsu menikmati prosesnya. Cara yang mudah dan cepat belum tentu adalah cara yang tepat untuk mendapatkan keberhasilan. Seringkali kita harus berjuang dan berkorban untuk mendapatkan yang diinginkan. Pepatah bijak berkata "Kemenangan yang diperoleh dengan susah payah biasanya akan lebih bertahan lama." So, mulai hari ini singkirkanlah pola hidup instan dari pikiran kita. (IS)



Kecenderungan berpikir instan membuat orang sering lupa bahwa tidak ada kemenangan tanpa sebuah proses



~ BOM.Com ~





AddThis Social Bookmark Button

Mengembangkan Sikap Mental Positif

Janganlah mereka memfitnah, janganlah mereka bertengkar, hendaklah mereka selalu ramah dan bersikap lemah lembut terhadap semua orang.
Titus 3:2


Tahukan Anda apa rahasia dibalik kesuksesan para profesional? Selain kecerdasan dan kemampuan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan, ternyata ada hal mendasar yang sangat berpengaruh bagi kualitas kesuksesannya. Hal tersebut adalah sikap mental positif. Berikut ini ada daftar kepribadian menarik yang membuat mental kita positif :

Santun.
Sikap yang satu ini merupakan kualitas diri yang menguntungkan dimanapun kita berada. Saat ini kesopanan merupakan hal yang langka di tengah-tengah keadaan yang semakin menuntut kita bersikap frontal terbuka. Padahal kebiasaan bersikap santun adalah ekspresi mengontrol diri dan menguasai emosi. Dan sikap ini tentu saja sangat dibutuhkan dalam rangka menggapai kesuksesan.

Humoris.
Humor diyakini dapat mengatasi masalah apapun yang melilit kehidupan. Humor membuat kita tetap tersenyum ditengah ketegangan hidup. Hal ini berdampak baik terhadap perkembangan mental kita yang tidak langsung mempengaruhi kesuksesan.

Rendah hati.
Sikap sombong dan egois tidak akan ditemukan pada orang-orang yang berkepribadian baik. Sikap rendah hati membuat kita care dan mau mendengarkan orang lain. Orang yang rendah hati mudah menghargai orang lain dan ia pun dihargai orang lain juga.

Sportif.
Bersikap sportif berarti mau berkompetisi secara sehat. Orang yang sportif jika menang tidak akan besar kepala dan jika kalah tidak akan mengeluh apalagi menggerutu. Tak lupa, tulus meminta maaf bila bersalah. Dengan demikian orang lain akan menaruh hormat dan respek kepada kita. Anda ingin berhasil? Mari kita kembangkan sikap mental positif mulai hari ini! (IS)



Sikap Anda terhadap kehidupan menentukan sikap kehidupan terhadap Anda ( John C. Maxwell )


~ BOM.Com ~



AddThis Social Bookmark Button

Prinsip Ilmu Padi

Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian.
Amsal 29:23



Ketika kompetisi Liga Jerman musim 2007-2008 bergulir, Luca Toni dan Miroslav Klose, dua pemain yang baru bergabung dengan Bayern Munich, saat itu menjadi bahan pemberitaan hangat. Bukan saja keterampilan mereka dalam bermain, melainkan juga kerjasama mereka dalam menciptakan gol demi gol, menyita perhatian penontonnya. Karena prestasi yang mengagumkan itu, mereka dijuluki pasangan maut. Bahkan Otmar Hitzfeld, sang pelatih menyebut kedua pesepak bola tersebut sebagai "Hadiah dari Tuhan bagi Munich." Namun di tengah banjir pujian itu, Klose tetap bersikap rendah hati. Keberhasilan yang ia raih tidak membuatnya besar kepala dan menepuk dada. "Yang terbaik adalah tidak terlalu banyak membicarakan bagaimana baiknya kondisi saya dan Toni saat ini. Justru yang harus dikritisi dari kami adalah, kami belum memanfaatkan semua peluang yang kami miliki." Begitu tanggapan Klose terhadap pujian yang dilontarkan terhadapnya.

Kita pantas mengacungkan dua jempol untuk pernyataan Klose. Bahkan di puncak suksesnya, tidak ada sedikit pun kata-kata meninggikan diri sendiri keluar dari mulutnya. Padahal, keadaan seperti itu sangatlah rentan bagi kedua pesepak bola tersebut untuk bersikap tinggi hati.

Seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk. Prinsip itulah yang seharusnya kita terapkan dan lakukan dalam kehidupan ini. Hari ini, mari kita selalu mengingat bahwa semakin kita sukses dan diberkati, semakin nama Tuhanlah yang harus dipermuliakan. Biar Tuhan semakin besar dalam hidup kita dan kita semakin kecil. Jadi, selamat tinggal kesombongan dan keangkuhan! (IS)



Padi makin merunduk sementara ilalang makin mendongak




AddThis Social Bookmark Button

Berkat Dari Singa

Tetapi Daud berkata kepada Saul: "Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya,
I Samuel 17:34


Melihat pengalaman Daud dalam melawan singa mengilhami kita untuk meneladaninya dalam mempercayai Allah. Melalui iman ia mengalahkan singa dan beruang, ketika singa datang untuk memangsa domba-dombanya, Daud memperoleh kesempatan yang indah untuk menghajarnya. Mengpa Daud begitu yakin bisa mengalahkan singa itu? Karea ia memiliki keyakinan bahwa selama ia berjalan bersama Allah, semua kesempatan yang ada akan menghasilkan mujizat. Kalau Daud tidak berjalan bersama Allah, belum tentu ia dapat menjadi raja.

Apabila singa datang... Inilah sebuah kesempatan berkat bagi Daud. Kalau kita menghadapi singa, kita tidak mungkin berpikir bahwa itu adalah berkat bagi kita, iya kan? Kita pasti berpikirnya bahwa itu adalah bahaya buat kita. Namun bagi Daud, datangmya singa ternyata merupakan berkat yang terselubung. Setelah ia bisa mgnalahkan singa, ternyata begitu Daud menghadapi Goliat yang lebih hebat dari singa, ia lebih menyadari lagi bahwa itu adalah berkat yang lebih besar lagi.

Setiap kesulitan dan pencobaan yang kita hadapi, kalau kita menerimanya dengan cara yang benar, maka itu adalah sebuah kesempatan ilahi. Singa-singa apa yang datang kepada saudara saat ini? Hajar dan kalahkan supaya begitu Goliat datang kepada saudara, saudara tidak kaget lagi. Saudara dapat meraih kemenangan yang bahkan lebih besar lagi.

Jangan minder, sepertinya saudara tidak memiliki kuasa apa-apa. Ingat pelajaran Tabernakel yang saya samapaikan, di luarnya ditutupi oleh kulit kambing dan lumba-lumba. Memang dari luar tidak kelihatan kemuliaannnya. Tapi yang di dalamnya, kemuliaan Shekinah memancar dengan penuh kuasa. Kiranya Allah membuka mata saudara di dalam setiap pencobaan, kemalangan dan ketidakberuntungan. (JH)


"Apabila datang singa (Pencobaan)" adalah berkat terselubung bagi setiap orang percaya

~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Kasih Yang Kekal

Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.
Yeremia 31:3


Dalam bukunya, "Make Your Life Worthwhile" Richard Armstrong menyampaikan cerita tentng seorang pria yang berusaha mendapatkan balasan cinta dari seorang wanita selama 42 tahun. Tahun demi tahun pria tegardan pemalu ini menyelipkan surat cinta setiap minggunya di bawah kolong pintu rumah si wanita. Tapi tidak ada satupun respons dari si wanita tersebut. Setelah menulis 2.184 surat cinta tanpa pernah ada jawaban, pria itu akhirnya memberanikan diri untuk muncul dihadapan wanita itu. Ia mengetuk pintu rumah si wanita yang segan-seganan itu dan mengutarakan soal pernikahan. Betapa senang dan terkejutnya si pria itu, ternyata si wanita itu menerimanya.

Dalam Alkitab, kitapun bertanya-tanya tentang sikap Allah terhadap bangsa Israel. Sudah berabad-abad, Allah terus mengejar bangsa Israel yang tegar tengkuk dan keras kepala. Memang ada beberapa pribadi yang respons terhadap Allah, seperti Abraham, Musa, Daud, dan lain-lainnya. Tapi dlam skala besar, Allah belum mendapatkan jawaban dari bangsa Israel. Sampai hari ini pun mereka masih tetap menolak Yesus. Beberapa kali mereka berseru kepada Allah dalam memohon pertolongan-Nya, tapi akhirnya mereka masih menolak-Nya juga. Mengapa Allah masih tegar dalam mengejar bangsa Israel sampai sekarang? yeremia telah memberitahukan kepada kita bahwa semuanya itu terjadi karena kasih-Nya yang kekal terhadap mereka.

Bahkan sampai sekarang pun, Allah terus mengejar saudara yang masih mengeraskan hati. Saudara semakin terus sibuk dengan urusan-urusan duniawi saja. Saudara mungkin jatuh ke dalam kebejatan moral dan dosa-dosa lainnya. Tapi, selama saudara mau berbalik kepada Allah, maka Ia tetap menyambut saudara dengan kasih-Nya yang kekal. (JH)



Jangan putus asa terhadap Allah karena Ia tidak pernah putus asa terhadap kita


~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Dalam Kegelapan

Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.

Rut 3:8

Banyak kejahatan umumnya terjadi di dalam kegelapan. Dalam kegelapan malam pencuri menyelinap ke dalam rumah untuk mencuri. Dalam kegelapan malam pembunuh mencari korban berikutnya. Dalam kegelapan malam para anggota geng menyusun rencana mereka, dan sebagainya. Tuhan Yesus sendiri mengatakannya dalam Yohanes 3:19, "Terang telah datang ke dalamm dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat."

Sungguh sebuah kesempatan yang sempurna-seorang pria sendirian dengan seorang wanita di waktu tengah malam. Tidak ada seorang pun yang melihat. Terjadinya di tengah malam dimana semua orang sedang tidur pulas. Rut adalah orang asing. Terlebih buruk lagi ia adlah seorang Moab. Sejak zaman Musa, suku Moab tidak mau memberi jalan bagi bangsa Israel untuk melewati negeri mereka. Mereka bahkan pernah menyewa Bileam untuk mengutuki bangsa Israel. Akibatnya, di antara kedua bangsa ini sudah tidak ada lagi sikap saling mengasihi.

Boaz adalah seorang yang sangat kaya. Setiap orang umumnya berpendapat bahwa orang kaya bisa memiliki segala-galanya. Boaz pasti bisa mempermainkan Rut yang miskin, palagi terjadinya di tengah malam. Namun, Boaz adalah seorang yang memiliki kehormatan dan integritas yang tinggi - bahkan di dalam kegelapan.

Allah ingin kita berperilaku yang benar di dalam kegelapan sama seperti di dalam terang. Tidak jadi soal orang lain sedang memperhatikan kita. Kegelapan bukanlah saat dimana kita mengambil kesempatan. Justru kita harus menunjukan karakter Kristen kita. Semua terbuka dihadapan Allah. "Maka kegelapan pun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang" (Maz 139:12). (JH)

Pastikan Allah dapat mempercayai kita sekalipun dalam kegelapan malam

~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Ketika Kita Tidak Mengampuni

Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!

Mazmur 32:1

Mazmur 32 di atas merupakan sebuah kesaksian dari sukacita pengampunan yang Daud alami selama hidupnya. Ia mengungkapkan bahwa betapa menderitanya hidup di dalam dosa yang tidak diampini dan betapa senangnya hidup di dalam pengampunan. Ia sangat menderita atas dosa-dosa perzinahan, penyalahgunaan kekuasaan, dan pembunuhan yang terjadi karena hawa nafsunya terhadap Batsyeba.

Dalam cerita yang terdapat dalam II Samuel 16-18, kita melihat ada perbedaan yang menyolok di antara dua orang ini, yakni Daud dan Ahitofel. Daud adalah orang yang diampuni karena mengakui dosa-dosanya sedangkan Ahitofel adalah orang yang tidak mengampuni. Kisah Daud sangat jelas. Ia berdosa, kemudian bertobat dan menerima pengampunan. Kisah Ahitofel agak samar. Ia adalah penasihat terbaik Daud, yang nasihat-nasihatnya adalah sama dengan petunjuk yang dimintakan daripada Allah (II Samuel 16:23).

Namun, ketika Absalom anak Daud memberontak, Ahitofel berubah keberpihakannya. Ia akhirnya menjadi penasihat Absalom. Selidik punya selidik, alasan pengkhianatan bisa kita lihat dari daftar silsilahnya. Dalam II Samuel 23:34 dicatat bahwa Ahitofel mempunyai anak yang bernama Eliam. Eliam mempunyai anak yang bernama Batsyeba (II Samuel 11:3). Jadi, Batsyeba yang dizinahi oleh Daud adalah cucu dari Ahitofel. Ternyata Ahitofel memendam dendam atas kematian menantunya dan pelecehan terhadap cucunya.

Seingkali terjadi bahwa kita diampuni oleh Tuhan, tapi saudara-saudara seiman sendiri tidak mengampuni. Akhirnya kita bisa melihat bahwa Daud mati dengan tenang karena ia diampuni Tuhan, tapi Ahitofel mati bunuh diri karena tidak mengampuni (II Samuel 17:23). (JH)

Hati yang tidak mengampuni membuat tangan Tuhan menekan kita dengan berat

~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Kemenangan Dalam Situasi Sulit

Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya.
II Korintus 2:14a


Kehidupan yang berkemenangan adalah salah satu karakteristik yang Allah ingin kita kembangkan dalam hidup ini melalui karya anugerah-Nya. Bahkan sekalipun kita berada dalam situasi yang sulit, Tuhan ingin kita belajar berjalan dalam kemenangan yang disediakan bagi kita di dalam Kristus.

Rasul Paulus mengalami situasi yang sulit di Troas. Ketika ia melakukan perjalanan misionasinya ke Troas, hatinya merasa tidak tenang sekalipun Tuhan sudah membuka pintu penginjilan di sana. Alasannya adalah karena tidak dijumpainya partner dalam pelayanan di sana. Ia tidak menjumpai Titus saudaranya. Memang dalam situasi tertentu kita tidak bisa bekerja sendirian. Kegelisahan Pulus masuk akal juga. itu sebanya ia meninggalkan Troas dan pergi ke Makedonia.

Berdasarkan keadaan yang dialami oleh Rasul Paulus, kelihatannya ia menyerah terhadap keadaan. Sepertinya ia kalah. Namun, Paulus memiliki pandangan yang lebih mengagumkan dari yang orang lain lihat. Ia berkata dalam situasi yang dihadapinya, "Kristus selalu membawa kami dijalan kemenangan-Nya." Kenyataannya, Rasul Paulus semakin luas dalam penginjilannya dan ia mengalami kemenangan yang gemilang sepanjang hidupnya. Sampai-sampai ia berkesimpulan, "Tidak ada yang dapat memisahkankaku dari kasih Kristus."

Mungkin saudara sedang dalam pergumulan hidup atau dalam situasi yang paling sulit saat ini. Kelihatannya saudara seperti dikalahkan oleh keadaan. Tetapi, bangkitlah dan katakan: "Puji syukur kepada-Mu, ya Tuhan yesus, Engkau menuntunku di jalan kemenangan-Mu." Kristus yang menuntun kita kepada kemenangan. Yesus telah menang atas maut. Dia sudah bangkit! Sekarang Ia ingin kita memandang-Nya agar kita dapat dituntun di jalan kemenangan-Nya hari lepas hari. (JH)


Di Dalam situasi sulit justru ada kemenangan di dalam Kristus


~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Makanan Rohani

Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal."
Yohanes 4:32


Makanan itu penting untuk kehidupan. Tanpa makanan kita tidak mungkin bisa bertumbuh. Kita mendapatkan kekuatan dan daya tahan tubuh dari makanan. Namun, makanan dapat membunuh kita. Makanan yang tidak tepat memebunuh lebih banyak orang daripada penyakit.

Seperti halnya tubuh memerlukan makanan, demikian juga dengan kerohanian kita. Roh kita perlu diberikan makan. Caranya ialah melalui jiwa kita. Kita perlu memberi makan pikiran kita serta keinginan kita. Makanan apa? Tuhan Yesus berkata dalam matius 4:4, "Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."

tuhan Yesus lebih memperhatikan makanan rohani ini daripada makanan jasmani. Kalau seseorang di dunia ini cuma memikirkan makanan jasmani, maka orang itu tidak akan pernah tahu tujuan hidupnya di dunia ini. Ia hidup hanya sekedar hidup sambil menunggu kematian. Makanan jasmani adalah fana, sebentar saja habis lenyap. Karena itu, manusia tidak bisa hidup dari makanan saja.

itu sebabnya, Yesus menekankan makanan rohani karena dapat menuntun kita pada keselamatan. Dari makanan rohani ini, yakni dari Firman Allah, manusia dapat mengetahui jalan keselamatan dan dapat memiliki hidup yang sebenarnya. Yesus begitu tergetar hati-Nya melihat respons wanita dan orang-orang sekotanya terhadap anugerah keselamatan seperti yang kita baca dalam ayat-ayat bacaan di atas.

Demikian juga, kita seharusnya menginini makanan-makanan Allah atau perkara-perkara Allah. Makanan yang salah dapat membawa hidup kekristenan kita kepada kegagalan dan depresi. Karena, keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera (Roma 8:6). (JH)


Mulailah rawat diri kita dengan makanan-makanan rohani yang sehat

~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button