Perhatian Terhadap Firman

Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku;
Amsal 4:20


Hal-hal yang negatif bisa memenuhi hati kita oleh karena setan menanamkan pikiran-pikirannya atau ide-idenya ke dalam hati kita. Semua ini bisa terjadi bila kita membiarkan mata, gerbang telinga, dan gerbang pikiran kita terbuka untuk setan. Hal-hal negatif diantaranya ialah: sakit penyakit, dusta, iri hati, rasa curiga, takut, cemas, kekurangan, rasa bersalah, dendam dan masih banyak lagi yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Nah, hal-hal negtif inilah yang menjadi permasalahan hidup kita sehari-hari. Selama kita hidup, kita tidak pernah terlepas dari semua itu. Namun, kabar baiknya ialah kita bisa mengalahkan semua itu dengan sebuah prinsip yang sama, yaitu dengan memberikan perhatian kita kepada Firman Allah.

Ada banyak gereja yang tidak mengajarkan kebenaran firman iman. Itu sebabnya orang-orang yang menghadiri gereja-gereja tersebut biasanya hidup di dalam kedagingan dan kekalahan. Setiap hari mereka hidup dalam emosi yang tinggi. Mereka tidak diajarkan bagaimana menjadi pemenang. Mereka hidup dalam dosa perzinahan, keserakahan dan segala macam dosa lainnya meskipun mereka pergi ke gereja setiap minggunya. Bahkan hari Sabtunya, sebelum ke gereja, ada yang melakukan hubungan seks dengan pacarnya atau teman selingkuhannya, misalnya.

Banyak orang yang merasa bahwa semua itu normal sebagai manusia. Tapi, menjadi normal bukan berarti kita benar melakukan hal-hal yang dilarang Allah. Sekali lagi saya tekankan, kita tidak akan biasa menjalani hidup yang berkemenangan tanpa kita memberi perhatian terhadap Firman Allah. Karena, dari sinilah iman kita bisa timbul sehingga kita tahu bagaimana menghadapi segala situasi. Biarlah kita berkata, "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya seoanjang hari" (Mazmur 119:97). (JH)



Orang yang memperhatikan Firman pasti akan bertahan sampai kesudahannya



~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Perhatikanlah Bunga

Perhatikanlah bunga bakung, yang tidak memintal dan tidak menenun, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakain seindah salah satu dari bunga itu.
Lukas 12:27

Banyak orang yang hanya memikirkan ayat di atas dengan soal pemenuhan kebutuhan saja karena dalam ayat-ayat sebelumnya dibahas tentang burung-burung yang diberi makan oleh Allah. Namun, lebih dari itu mereka tidak pernah memperhatikan soal bunga. Kalau saudara mau mengenal Allah lebih jauh lagi, lihatlah bunga. Apa maksudnya?

Mengapa Allah membuat bunga? Meskipun bunga banyak manfaatnya, tapi kenyataannya bunga itu tidaklah terlalu diperlukan. Manusia bisa hidup tanpa adanya bunga. Mereka ada hanya sebagai tambahan saja. Namun, hidup initerasa begitu indah dengan kehadiran bunga itu, bukan ?

Allah bukan hanya ingin saudara memiliki hidup yang berkelimpahan. Nyatanya, hidup berkelimpahan di luar Tuhan tidak dapat memuaskan kita, bukan? Ada sesuatu yang Allah inginkan agar kita memperhatikan bunga. Dalam segala hal Allah ingin agar kita meminta dan menerima dari-Nya supaya sukacita kita penuh (Yohanes 16:24). Nah, Allah ingin hidup kita ini mengeluarkan keindahan. Itu sebabnya, Ia ingin kita memikirkan bunga.

Setiap kali kita melihat bunga-bunga, ingatlah bahwa hidup kita harus memberikan keindahan bagi orang-orang di sekeliling kita. Hiudp saudara itu lebih indah dari pakaian yang paling mahal yang saudara kenakan. Hidup yang indah itu, bagaimana sih? Saya katakan bahwa setiap orang harus menjadi rohani dalam hidup ini. Bukan berarti bahwa setiap orang harus masuk dalam pekerjaan Tuhan. Menjadi rohani ialah pekerjaan apa pun yang saudara lakukan, saudara tetap bicara tentang Tuhan. Pokoknya, pembicaraan tentang Tuhan itu tidak pernah luput dari mulut kita. Setiap kali melihat bunga, setiap kali melihat kelimpahan yang Allah berikan, setiap kali kita melihat segala berkat-Nya yang agung, ingallah kasih-Nya, bicaralah tentang Dia. (JH)


Keindahan hidup harus menjadi ciri anak Tuhan yang berkemenangan

~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Bisa Melakukan Yang Tidak Bisa

Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walalupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.
Ibrani 11:11

Sara melahirkan anak ketika ia berumur 91 tahun. Secara fisik, hal ini tidak mungkin. Orang yang sudah lanjut usianya sudah tidak memiliki kemampuan lagi untuk melahirkan anak. Namun, Sara bisa melakukan apa yang tidak bisa dilakukannya. Ia bisa melakukan hal-hal yang tidak mungkin karena ia berpegang teguh pada janji-janji Allah.

Kita lihat contoh lainnya dalam Hakim-hakin 15:14-15
"Setelah ia sampai ke Lehi dan orang-orang Filistin mendatangi dia dengan bersorak-sorak, maka berkuasalah Roh TUHAN atas did dan tali-tali pada tangannya menjadi seperti batang rami yang telah habis dimakan api dan segala pengikatnya hancur tanggal dari tangannya. Kemudian ia menemui sebuah tulang rahang keledai yang masih baru, diulurkannya tangannya, dipungutnya dan dipukulnya mati seribu orang dengan tulang itu."

Simson membunuh 1.000 orang Filistin hanya dengan sebuah tulang rahang keledai. Ia bisa melakukan apa yang tidak bisa dilakukannya. Tidak ada satu orang pun di dunia iniyang dapat membunuh 1.000 orang hanya dengan tulang rahang. Namun, dengan pertolongan dan urapan Allah, situasinya bisa berbeda.

Kemampuan kita berasal dari Allah. Apa saja yang Allah ingin lakukan melalui kita, Ia pasti menolong kita. Allah tidak memiliki anak kesayangan. Siapa saja bisa dipakai Allahuntuk melakukan apa yang tidak bisa kita lakukan seperti Allah menolong Sara dan Simson. Yang penting kita memerlukan urapan-Nya.

Tanpa urapan Allah, kita tidak bisa melakukan hal-hal yang mustahil. Dimanakah urapan-Nya? Sudah ada di dalam diri kita! Banyak anak Tuhan yang tidak menyadari hal ini. Mereka malah hidup di dalam kekhawatiran dan ketakutan. Karena itu tetaplah tinggal di dalam Dia (I Yohanes 2:27). (JH)


Tdak ada perbendaharaan kata "MUSTAHIL" dalam hidup anak-anak Tuhan yang diurapi

~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Allah Tidak Bersalah

Apakah engkau hendak meniadakan pengadilan-Ku, mempersalahkan Aku supaya engkau dapat membenarkan dirimu?
Ayub 40:3


Banyak orang terlalu cepat menyalahkan Allah, terutama ketika mereka mengalami hal-hal yang buruk dalam hidup mereka atau ketika bumi dilanda bencana alam. Bayak orang yang berkata, "Bagaimanapun juga Allah yang bertanggung jawab terhadap semua bencana ini."

Coba sekarang tanyakan pada diri saudara yang selalu menyalahkan Allah: Apakah saudara yang bertanggung jawab terhadap anak-anak saudara yang terlibat narkoba, tawuran, dan berbagai kejahatan lainnya? Tentu saja saudara memiliki pengaruh dalam membesarkan anak-anak. Tetapi akhirnya, setiap pribadi membuat pilihannya sendiri dan dialah yang bertanggung jawab terhadap pilihannya sendiri, bukan ? Kita tidak bisa menyalahkan orang tua atau pasangan hidup kita atau orang lainnya. Bila kita memilih untuk melakukan yang salah, maka itu adalah pilihan kita sendiri.

Manusia bersalah. Setan bersalah. Tapi, Allah tidak pernah bersalah. Kita belum menyadarinya sebelum kita mengenal Firman Allah. Namun, setelah kita mengenal Firman Allah, baru kita tahu bahwa manusia telah diperintahkan Allah untuk menaklukkan bumi ini (Kejadian 1:28). Karena pilihan manusia salah, maka bukannya menaklukkan bumi tapi bumi yang akhirnya menaklukkan kita. Itu sebabnya terjadi bencana alam, sakit penyakit, kematian, dan peristiwa-peristiwa buruk lainnya. Apakah Allah yang bersalah?

Badai saja Tuhan Yesus redakan dalam Lukas 8:24. Bukankah aneh kalau Yesus meredakan sesuatu yang didalmmnya Allah bertanggung jawab? Bukankah Allah berfirman, "Akulah TUHAN yang menunjukan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi: sungguh, semuanya itu Kusukai" (Yeremia 9:24). Sekalipun bagi sebagian orang belum jelas, suatu hari nanti akan jelas bahwa Allah tidak pernah bersalah. (JH)


Pikiran kita terlalu cetek untuk menyalahkan Allah dalam segala perkara

~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Perjanjian Kata-kata Allah

... inilah perjanjian-Ku dengan mereka, firman TUHAN: ... firman-Ku yang Kutaruh dalam mulutmu tidak akan meninggalkan mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan mereka, ...
Yasaya 59:21



Sesuai dengan ayat di atas, Allah mengadakan perjanjian dengan kita agar kita memelihara firman atau kata-kata Allah di dalam mulut kita. Bahkan, kita harus meneruskan perjanjian itu sampai kepada keturunan kita turun temurun. Tentu saja Allah pasti tahu bahwa kata-kata itu begitu penting dan karenanyaIa menaruh kata-kata-Nya di mulut kita. Tentu saja kata-kata Allah yang ada di dalam mulut kita harus kita ucapkan.

Manusia pada umumnya sudah terprogram negatif. Apa yang keluar dari mulutnya semata-mata adalah negatif. Sumpah serapah, kata-kata jorok, kata-kata kasar dan meyakitkan, itu sering keluar dari mulut manusia. Kata-kata kita begitu penuh kelemahan. Artinya, kata-kata itu bukannya menyembuhkan tapi menyakitkan, bukannya membangun tapi menghancurkan, bukannya menghidupkan tapi mematikan. Sehingga, banyak orang mengajarkan agar kata-kata kita itu harus positif. Namun, sepositifnya kata-kata manusia, tetap lemah. Mengapa ? Karena kata-kata manusia bisa berubah, tidak kekal.

Tapi, ada satu kata-kata yang tidak pernah berubah, yaitu Firman Allah. Langit dan bumi akan lenyap, tapi Firman Allah kekal adanya. Menyadari betapa hebatnya kata-kata Allah ini, maka suatu kerugian kalau kita tidak mengucapkan kata-kata Allah yang telah ditaruh di dalam mulut kita, bukan ? Amsal 4:22 sendiri memberitahukan kepada kita, "Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka."

I Petrus 4:11 mengatakan, "Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah." Alkitab banyak bicara tentang pengucapan firman Allah melalui mulut kita. Sekarang tinggal saudara yang memutuskan apakah saudara mau sepakat dengan Allah atau tidak. (JH)



Dalam setiap situasi yang kita hadapi, jangan lupa untuk memperkatakan Firman Allah



~ Jamahan KuasaNya ~





AddThis Social Bookmark Button

Memburu-burukan Allah

Tetapi aku ini sengsara dan miskin - ya Allah, segeralah datang! Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku: ya TUHAN, janganlah lambat datang!

(Mazmur 70 : 6)

Pernahkah saudara memikiri keterlambatan Allah? Pernahkan saudara merasakan bahwa Allah itu begitu lamban? Hal ini dialami oleh Daud. Tanpa diragukan lagi Mazmur di atas ditulis oleh Daud sendiriyang sedang diganggu oleh Raja Saul. Karena itu ia berseru: "Ya Allah, segeralah datang! Janganlah lambat datang!" (ayat 6)

Jika saudara saat ini ada dalam situasi seolah-olah Allah sedang berlambat-lambat terhadap saudara, apa yang saudara lakukan? Biasanya orang cenderung marah terhadap Allah. Mereka sering menyalahkan Allah. Mereka maunya, "Cepetan Tuhan, cepat, cepat!" Malah, ada anak-anak Tuhan yang pergi ke dukun-dukun atau paranormal-paranormal untuk meminta pertolongan. Otak mereka telah dicuci oleh setan bahwa Allah lambat dan setan cepat.

Namun ada kabar baik yang harus saudara dengar saat ini. Allah tidak pernah terburu-buru. tapi Ia mulai bekerja, perhatikan! Ia dalam kesabaran-Nya menggenapi segala janji-Nya. Karena itu kita perlu belajar dari pengalaman Daud. Tindakan apa yang dia ambil? Ayat 5 begitu indah ditulis oleh Daud, "Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau: biarlah mereka mencintai keselamatan dari pada-Mu selalu berkata: "Allah itu besar!"

Ini pelajaran yang baik buat kita. Ketika Allah tidak bertindak cepat seperti yang kita ingini, ketika jadwal kita tidak sesuai dengan jadwal Allah, apa yang harus kita lakukan? Bergirang dan bersukacitalah di dalam Dia! Kasihi dan besarkan Dia! Biarkan Allah yang mengkhawatirkan waktu-Nya. Allah selalu bekerja dan kita tahu bahwa segala sesuatu bekerja bagi kita untuk mendatangkan segala kebaikan (Roma 8:28). (JH)

Selalu hiburkan diri kita bahwa Allah tidak pernah berhenti bekerja bagi kita

~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Menyelamatkan Diri

...Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus.
Titus 3:5


Seorang nenek, 78 tahun, sedang naik taksi di Jerman. Ia duduk di bagian depan. Dalam perjalanan, tiba-tiba sang sopir mengalami serangan jantung dan mati. Otomatis mobil tanpa kendali, tapi si nenek tidak panik. Ia langsung memeraikan perseneling mobil dan menarik rem tangan. Mobil berhenti setelah berjalan beberapa meter. Reaksinya yang cepat telah menyelamatkan nyawa si nenek dan orang-orang yang ada di sekitar kejadian.

Bisakah saudara menyelamatkan diri ? Kadang-kadang. Nenek penumpang taksi itu bisa menyelamatkan dirinya. Bisakah saudara menyelamatkan orang lain ? Kadang-kadang. Nenek penumpang taksi itu bisa menyelamatkan orang lain yang mungkin bisa terluka atau bahkan mati. Karena kita pikir kadang-kadang bisa menyelamatkan diri atau orang lain, kita menjadi cenderung berpikir bahwa kita juga bisa selamat dalam hal-hal rohani.

Kita berpikir bahwa perbuatan baik bisa menyelamatkan. Kita berpikir bahwa semua agama bisa menyelamatkan. Kita berpikir bahwa Yesus untuk orang Kristen, Muhammad untuk orang Islam, Sidharta Gautama untuk orang Budha, atau Konfusius untuk orang Konghucu. Namun, kebenarannya adalah setiap orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23) dan Yesus adalah untuk semua orang.

Alkitab mengatakan bahwa Yesus mati bagi dosa kita. Kalau kita bisa menyelamatkan diri sendiri, buat apa Yesus mati disalib ? Kalau memang ada jalan lain yang dapat menyelamatkan manusia dari dosa, buat apa Yesus datang ke dalam dunia ? Tidak! Kita tidak bisa menyelamatkan diri secara rohani. Karena itu, berikan segala hormat, pujian, dan kemuliaan kepada Yesus yang telah menderita dan mati bagi dosa kita sehingga kita bisa memiliki Sang Juru Selamat. (JH)


Hanya Yesus yang dapat menyelamatkan. Tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya

~Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Tuntunan Ilahi

Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu, kemudian dijual kepada orang Ismaelitu dengan harga dua puluh syikal perak. Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.
Kejadian 37:28

Seringkali kita cenderung mencari tuntunan Allah melalui hal-hal yang ajaib. kita mencari sebuah tanda, sebuah suara atau sebuah penglihatan. Padahal, belum tentu itu dari Tuhan. Awas, iblis bisa mengkamuflase hal-hal ajaib ini!

Namun, Allah sering menggunakan hal-hal yang bersifat umum, bahkan melalui peristiwa-peristiwa yang menyakitkan dalam memberikan tuntunan ilahi kepada kita. Misalnya, kita kehilangan pekerjaan, mengalami keretakan rumah tangga, mengalami ketidakstabilan dalam keuangan, tertimpa penyakit, dan sebagainya. Peristiwa-peristiwa hidup ini seringkali merupakan cara Allah menuntun kita. Allah menutup pintu untuk menunjukan kita arah yang lain.

Allah memiliki rencana untuk hidup kita. Demikian juga kita memiliki rencana. Namun, rencana Allah sering tidak sama dengan rencana kita. Kita sering mencari hal-hal yang berpandangan sempit. Kita sudah percaya bahwa Allah merencanakan yang terbaik bagi kita, tapi malah yang terburuk terjadi. Namun, kita harus hati-hati, jangan pernah salah menanggapi bahwa tuntunan Allah itu merupakan sebuah penindasan atau penganiayaan untuk kita.

Contoh hidup yang jelas ialah Yusuf. Ia bahkan sudah bermimpi akan berada di tempat yang paling tinggi. namun, apa yang dialami dalam hidupnya malah adalah kebalikannya. Sebenarnya, Allah menutup pintu bagi Yusuf untuk menunjukan arah yang lain, bahkan yang manfaatnya lebih baik bagi semua orang. Akhirnya Yusuf bisa berkata, "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan." Dengan maksud apa ? Yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar (Kejadian 50:20). Inilah tuntunan ilahi! (JH)


Sepertinya jalan buntu, namun justru itu adalah arah yang benar dari Allah


~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Pentingnya Salib

"Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kau gantung dia pada sebuah tiang"
Ulangan 21:22

Salib mungkin merupakan simbol kekristenan yang paling dikenali. Sebagai simbol, salib menjadi sebuah pengingat akan korban Yesus dua ribu tahun lebih yang lalu. Simbol salib sendiri tidaklah berpengaruh terhadap keselamatan kita. Yang berpengaruh terhadap keselamatan kita ialah curahan darah Yesus, sang Anak Domba yang tidak bercacat cela dan tidak berdosa. Ia telah menjadi korban supaya dosa kita diampuni. Penekanannya harus pada korban Kristus, bukan kayu salibnya.

Mengapa Yesus harus mati disalib ? Apakah tidak ada cara lainnya ? Tentu saja ada alasan Allah. Yesus disalib bukanlah sebuah kebetulan atau hanyalah sebuah kecelakaan. Allah itu sangat tepat dalam mengambil tindakan. Ia bekerja menurut 'master paln'-Nya. Dalam Kejadian 3:17 kita baca bahwa bumi dan manusia dikutuk Allah. Manusia telah makan buah yang dilarang Tuhan.

Dalam Hukum Taurat, Allah telah menetapkan bahwa kutuk itu ditimpakan kepada orang yang digantung pada tiang. Dalam terjemahan di atas , perkataan 'tiang' itu seharusnya 'tree (pohon).' Dan dalam Perjanjian Baru kita baca bahwa semua mausia telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23). Upah dosa adalah maut (Roma 6:23). Jadi, orang berdosa patut mendapatkan kematian kekal.

Sebagaimana manusia jatuh dalam dosa memalui pohon, demikian master plan Allah bahwa manusia berdosa harus ditebus memalui pohon pula. Galatia 3:13 jelas mengatakan, "Kristus telah menebus kita dari kutuk Hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib (tree)!" Inilah pentingnya salib. Kita patut bergembira karena kita luput dari kematian kekal. (JH)


Dahulu yang ada adalah kutuk, sekarang yang ada adalah berkat melalui Salib.


~ Jamahan KuasaNya ~



AddThis Social Bookmark Button

Yesus Selalu Beserta Kita

"Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman"
Matius 28:20


Bagaimana kita bisa menyadari bahwa Yesus selalu beserta kita ? Mungkin ini sebuah pertanyaan yang sering ditanyakan oleh banyak orang Kristen. Di samping kita membaca Alkitab setiap hari atau membaca renungan atau meluangkan waktu untuk berdoa, maka ada resep yang saya mau berikan kepada saudara.

Katakan ini dengan suara nyaring :
"Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamatku. Yesus adalah penyembuhku, pelepasku, Raja yang akan datang kembali, pembelaku, imam besarku, pendoa syafaat bagiku, pemeliharaku, pelindungku, sahabatku. Ia sekali-kali tidak akan pernah meninggalkan dan membiarkan aku."

Ucapkan itu setiap hari. Minimal sehari tga kali. Memang kita tidak dapat melihat Yesus karena Ia ada di dalam dunia roh. Namun, dunia roh itu lebih nyata daripada dunia fisik. Buktinya, dunia yang kelihatan ini ada karena adanya yang tidak kelihatan. Dunia roh yang tidak kelihatan itulah yang menciptakan dunia ini. Kita tidak bisa melihat malaikat, tapi malaikat itu sesungguhnya tersedia bagi kita. Jadi, jangan khawatir terhadap sesuatu yang akan mencelakakan kita.

Apa yang kita ucapkan itu bukanlah sekedar menyemburkan kata-kata, tapi kita percaya pada apa yang kita sedang katakan. Dalam setiap situasi, ucapkan kata-kata itu senantiasa supaya kesadaran Yesus menyertai kita bisa kita alami manifestasinya. Tujuan saudara mengatakan kata-kata di atas adalah untuk mengingatkan terus diri saudara akan janji-janji Allah.

Saya ingin saudara tahu bahwa saudra memiliki Allah yang mengasihi dan yang telah memberikan hidup-Nya bagi saudara. Ia menginginkan yang terbaik terjadi dalam hidup saudara. Alami kebaikan Allah supaya saudara dapat menjadi saksi Kristus. (JH)


Kesadaran bahwa Allah menyertai kita harus di latih setiap hari



~ Jamahan KuasaNya ~




AddThis Social Bookmark Button

Gereja "Pertama" Ditemukan

ARKEOLOG yang melakukan penggalian di Yordania menemukan apa yang mereka percayai sebagai gereja pertama di dunia, menurut sebuah laporan Senin lalu.

"Kami sudah membuka tentang apa yang kami percaya menjadi gereja pertama di dunia, tertanggal 33 M. sampai 70 M.," kata sejak Abdul Qader al Hussan, ketua Jordan Rihab Center for Archaeological Studies, kepada The Jordan Times.

Dia menambahkan bahwa penemuan tersebut sangat “menakjubkan.”

Gereja yang ditemukan di bawah tanah gereja Saint Georgeous di Rihab, Mafraq, di Yordania utara dekat perbatasan Suriah itu diperkirakan berusia hampir 2.000 tahun . St Georgeous didirikan pada 230 M., dan dianggap sebagai gereja "yang sesungguhnya" tertua di dunia.

Hussan mengatakan timnya mempunyai bukti yang dapat dipercaya bahwa gereja ini menjadi tempat perlindungan orang Kristen- 70 murid Yesus Kristus itu.

Ke-70 orang Kristen mula-mula ini sepertinya telah melarikan diri dari penganiayaan di Yerusalem, khususnya terhadap Rihab, dan gereja tersebut didirikan di Yordania utara. Sumber-sumber sejarah, menurut Hussan, mengisyaratkan ke-70 umat Kristiani pertama hidup dan menjalankan kepercayaan mereka di gereja bawah tanah dan hanya pergi ketika agama Kristen dipeluk oleh penguasa Roma. "Masa itulah St Georgeous dibangun," kata Hussan mengamati.

Gereja bawah tanah digambarkan sebagai gua dengan beberapa tempat duduk batu yang dipercaya digunakan bagi pastoral dan sebuah bidang di sekelilingnya, diperkirakan sebagai apse-sebuah tempat yang biasanya altar diletakkan.

"Sebuah tembok dengan sebuah pintu masuk adalah satu-satunya sekat yang memisahkan altar dengan tempat tinggal," lapor Hussan. Ada juga sebuah terowongan dalam gua yang diperkirakan menuju ke mata air, katanya.

Uskup Deputi dari Greek Orthodox Archdiocese Archimandrite Nektarious menggambarkan penemuan tersebut sebagai tonggak bersejarah penting bagi orang Kristiani di seluruh dunia.

"Satu-satunya gua lain di dunia yang bentuk dan tujuannya mirip ada di Thessalonika, Yunani," kata uskup, menurut The Jordan Times.

Pejabat di Kementerian Pariwisata Yordania mengatakan mereka bermaksud mempergunakan penemuan tersebut untuk memajukan kepariwisataan di daerah tersebut dalam waktu dekat.

Sekitar 30 gereja sudah ditemukan di Rihab, menurut Hussan, dan Yesus dan Maria diperkirakan pernah melewati tempat tersebut.
~ PerisaiNet ~

AddThis Social Bookmark Button

Cerita Tentang Tukang Ledeng

Suatu hari bos Mercedez Benz mempunyai masalah dengan kran air di rumahnya. Kran itu selalu bocor hingga dia kawatir anaknya terpeleset jatuh . Atas rekomendasi seorang temannya, Mr. Benz menelpon seorang tukang ledeng untuk memperbaiki kran miliknya . Perjanjian perbaikan ditentukan 2 hari kemudian karena si tukang ledeng rupanya cukup sibuk . Si tukang ledeng sama sekali tidak tahu bahwa si penelpon adalah bos pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman .

Satu hari setelah ditelpon Mr. Benz , pak tukang ledeng menghubungi Mr. Benz untuk menyampaikan terima kasih karena sudah bersedia menunggu satu hari lagi . Bos Mercy-pun kagum atas pelayanan dan cara berbicara pak tukang ledeng .

Pada hari yang telah disepakati , si tukang ledeng datang ke rumah Mr. Benz untuk memperbaiki kran yang bocor . Setelah kutak sana kutak sini , kranpun selesai diperbaiki dan pak tukang ledeng pulang setelah menerima pembayaran atas jasanya.

Sekitar 2 minggu setelah hari itu , si tukang ledeng menghubungi Mr. Benz untuk menanyakan apakah kran yang diperbaiki sudah benar-benar beres atau masih timbul masalah ? Mr. Benz berpikir pasti orang ini orang hebat walaupun cuma tukang ledeng . Mr. Benz menjawab di telepon bahwa kran dirumahnya sudah benar-benar beres dan mengucapkan terima kasih atas pelayanan pak tukang ledeng.

Tahukah anda bahwa beberapa bulan kemudian Mr. Benz merekrut si tukang ledeng untuk bekerja di perusahaannya ? Ya , namanya Christopher L.Jr . Saat ini beliau adalah General manager Customer Satisfaction and Public Relation di Mercedez Benz !

Jangan lupa dan aplikasikan dalam tingkah laku sehari hari :
1. Masukkan hanya informasi dan nasehat bergizi untuk otak kita . Jangan pernah memberinya sampah .
2. Jangan sampai rasa takut mengalahkan kita . Hadapi dia face to face !
3. Tersenyumlah dengan tulus hingga gigi kita terlihat dan Jadilah orang yang menyenangkan .
4. Selalu tambahkan keju dan pelayanan terbaik walaupun itu tidak diminta


~ gbisudirman2 ~

AddThis Social Bookmark Button