SUMPAH PALSU

“Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat” (Matius 5:37).Empat murid SMU terlambat masuk sekolah. Mereka masuk ke dalam kelas dengan memberikan alasan bahwa mobil yang mereka kendarai gembos. Bu guru hanya tersenyum dan berkata bahwa ujian baru saja diadakan dan jawaban sudah dikumpulkan. Tetapi Bu Guru memberikan kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan ujian baru. Empat murid yang terlambat itu disuruh berdiri di setiap pojok kelas dengan membawa secarik kertas dan pulpen. Pertanyaannya: ban manakah yang tadi pagi gembos?

Tahukah Anda apa jawaban mereka? Ada yang menjawab ban depan kiri, ban depan kanan, ban belakang kiri, dan ban belakang kanan. Kebohongan yang terungkap tanpa bisa dicegah!

Alkitab menyatakan bahwa semua kebohongan berasal dari iblis, sebab dia adalah bapa segala dusta (Yoh. 8:44). Apabila kita berdusta, maka kita bukan berbicara berdasarkan inspirasi Roh Kudus, tetapi inspirasi setan. Dulunya, sebelum kita dilahirkan kembali, kita dikenal sebagai manusia yang mempunyai sifat dasar sebagai pembohong. Apa kata Alkitab tentang manusia? “Sejak lahir orang-orang fasik telah menyimpang, sejak dari kandungan pendusta-pendusta telah sesat” (Mzm. 58:4). “Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku” (Mzm. 51:7).

Karena itu Yesus mengajarkan bahwa kita harus berbicara benar. Dalam salah satu ajaran Mishnah (berisi 63 poin mengenai hukum Yahudi) dikatakan bahwa sumpah dibagi dua: mengikat dan tidak mengikat. Tetapi, apa sih sebenarnya arti sumpah itu? Dan bolehkah orang Kristen bersumpah?

Sumpah, menurut Alkitab adalah tindakan ibadah, karena setiap orang yang bersumpah melibatkan Allah sebagai saksi. Jadi pengertian bahwa tidak ada sumpah yang tidak mengikat itu suatu anggapan yang keliru. Dalam PL kita menemukan bagaimana Allah bersumpah kepada umat-Nya (Mzm. 110:4; 132:11; Yes. 45:23; Ibr. 6:13-17).

Dalam beberapa kesempatan, Rasul Paulus mengikatkan dirinya dalam sebuah perjanjian, seperti perkataannya, “Tetapi aku memanggil Allah sebagai saksiku…..” (2 Kor. 1:23); “Sebab Allah adalah saksiku…..” (Fil. 1:8); “Di hadapan Allah kutegaskan: apa yang kutuliskan kepadamu ini benar, aku tidak berdusta” (Gal. 1:20).

Pertanyaannya, apakah Paulus mengucapkan sumpah? Saya tidak bermaksud mempertentangkan apakah orang Kristen bersumpah ataukah tidak, tetapi yang penting di sini adalah BERBICARA DENGAN BENAR! Banyak orang Kristen mengucapkan janji, bahkan dengan embel-embel perkataan “Allah adalah saksiku” tetapi apa yang diucapkannya itu kebohongan belaka. Mereka belum sadar bahwa melibatkan Allah dalam setiap perkataan atau janji merupakan tindakan yang serius. Allah akan menuntut setiap perkataan yang main-main dan menyepelekan Allah sebagai saksi.

Jangan membiasakan diri berjanji tetapi tidak mau menepatinya. Anda bukanlah manusia lama tetapi manusia baru yang telah mengenakan Kristus. Perbaharui perkataan Anda dan jangan main-main dengan ucapan Anda.

Jangan berjanji bila kau tak dapat menepatinya.

Sumber : Salib.net

GELAS KOSONG

Seorang sahabat berkunjung ke kantor kami dan seperti biasa dia akan menggerakkan tangannya seakan sedang memegang sebuah gelas dan meminum sesuatu. Dia berharap agar setiap orang yang melihat gerakannya akan mengerti dan segera membuatkan segelas kopi kesukaannya. Aku berpikir, bagaimana dia akan bereaksi jika aku menyodorkan sebuah gelas kosong lengkap dengan penutupnya kehadapannya? Mungkin dia akan tersinggung dan marah, mungkin dia akan tertawa dan bertanya : "Kalian kehabisan kopi ya?" atau dia dapat mengambil gelas itu dan mengisinya dengan apa yang dia sukai, sebanyak yang diinginkannya. Jika aku adalah dia, bagaimana aku akan bereaksi?

Aku tak tahu bagaimana orang lain memandang hidupnya dan aku tidak terlalu peduli untuk memikirkan bagaimana aku sendiri memandang hidup ini. Segalanya seperti air yang mengalir. Kadang air itu bersih dan menyegarkan, kadang air itu berlumpur. Aku tidak yakin kemana air - air itu akan mengalir dan bermuara. Tak ada satu tujuan yang pasti. Sampai ide tentang gelas kosong ini datang.

Aku baru menyadari ... Setiap pagi ada sebuah gelas kosong yang dikirimkan oleh sahabat lamaku dan aku akan menemukannya tergeletak dalam bungkusan berwarna putih di depan pintu rumahku.

Ketika ia mengirimkan sebuah gelas kristal yang indah dan mengkilap, aku bahagia sekali dan aku mengisinya dengan anggur manis dan madu yang masih segar. Aku menikmatinya dengan tawa dan iringan musik sepanjang hari.

Suatu pagi aku membuka bungkusan sama yang selalu dipakai oleh sahabatku untuk membungkus 'gelas kosong' dan berharap aku menemukan sebuah gelas kristal yang lebih indah dan bagus dari gelas yang kemarin. Tapi aku malah menemukan sebuah gelas yang sedikit pecah dan sangat jelek. Aku kecewa sekali. Aku tak ingin menggunakan gelas itu dan aku tak akan menuangkan anggur atau apapun ke dalam gelas itu.

Mungkin hanya dengan sedikit air putih jika aku tak dapat lagi menahan rasa hausku. Aku ingin hari itu cepat berlalu. Aku membiarkan gelas 'buruk rupa' itu tetap kosong di pojok meja yang sengaja kupindahkan agar jauh dari penglihatanku. Aku berharap sebuah gelas kristal akan kuterima dari sahabatku keesokan hari ... ...

Tiga hari ... Hanya sedikit air putih untuk menghilangkan dahaga.

Tiga bulan ... Lebih banyak air putih untuk memuaskan dahaga.

Dan ... enam tahun-delapan belas hari, Sekali lagi, aku baru menyadari ... Selama ini, aku selalu menyalahkan gelasnya. Aku tidak berani mencoba mengisi gelas kosong yang buruk rupa itu dengan anggur manis dan madu segar. Atau aku terlalu angkuh?

Aku meraih gelas kosong itu dan menatapnya sesaat. Aku menuang sedikit anggur manis dan mencicipinya dengan ragu - ragu ...

Aku terdiam dan berpikir, mengapa rasanya seperti ini? Sama sekali tidak berbeda dengan apa yang aku rasakan ketika aku menggunakan gelas kristal.

"Astaga! Lidahku pasti sudah kelu."

Selama enam tahun lebih aku tidak mencicipi anggur manis. Mungkin aku sudah lupa pada rasanya ...

Tiga hari ... Hanya sedikit anggur manis untuk melatih kembali kepekaan lidahku pada berbagai jenis anggur.

Tiga bulan ... Lebih banyak anggur untuk memuaskan perasaanku yang masih aneh kurasakan.

Lima bulan ... Aku terpana menatap gelas kosong yang buruk rupa itu ketika aku sedang menggunakannya. Aku lupa jika gelas yang aku pakai bukan gelas kristal yang indah. Tapi perasaanku lebih bahagia saat ini, ketika gelas 'buruk rupa' ini kupenuhi dengan anggur.

Ternyata bukan gelasnya yang salah tapi isinya.

Sesekali, jika aku merindukan rasa air putih yang pernah menemaniku, maka aku akan mengisi gelas kosongku dengan air putih.

Gelas kosong : kehidupan setiap hari
Anggur/madu : perbuatan baik, sikap positif, antusiasme, etc.
Air putih : refleksi diri, menemukan diri sendiri dan tujuan hidup.

Kita cenderung bersikap menyalahkan orang lain, menyalahkan kondisi hidup yang kita alami. Tanpa kita sadari, semakin lama kita terpuruk dalam pemikiran dan sikap seperti itu, maka semakin banyak pula waktu dan kesempatan yang kita biarkan 'lewat' dengan sia - sia. Tuhan tidak menciptakan kita untuk menyesali kondisi hidup kita dan menyalahkan orang lain, tetapi untuk melakukan hal - hal baik dengan apa yang kita miliki saat ini dan di mana pun kita berada. Itu sebabnya, hari in, Ia masih memberikan sebuah Gelas Kosong bagi kita.

~ Elis Yapari (elisse0477@yahoo.co.uk)



Sumber : CK

TIDAK MENANGIS WAKTU AKU KALAH

"Aku berdoa supaya aku tidak menangis waktu aku kalah...."

Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri,sebab memang begitulah peraturannya.

Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Mark-lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya. Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip di atasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendiri.

Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah di antaranya. Namun, sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa.

Matanya terpejam, dengan tangan bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, "Ya, aku siap!". Dor!!! Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil tu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing.

"Ayo..ayo... cepat..cepat, maju..maju", begitu teriak mereka. Ahha...sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan... Mark-lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Mark. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati. "Terima kasih."

Saat pembagian piala tiba. Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya."Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?"Mark terdiam. "Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan" kata Mark. Ia lalu melanjutkan, "Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongku mengalahkan orang lain, aku, hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah."
Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan.

Teman, anak-anak, tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding kita semua.Mark, tidaklah bermohon pada Tuhan untuk menang dalam setiap ujian. Mark, tak memohon Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya. Ia tak berdoa untuk menang, dan menyakiti yang lainnya.
Namun, Mark, bermohon pada Tuhan, agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua. Ia berdoa, agar diberikan kemuliaan, dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga. Mungkin, telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada Tuhan, untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata.

Padahal, bukankah yang kita butuh adalah bimbingan-Nya, tuntunan-Nya, dan panduan-Nya? Kita, sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa, dan kita sering merasa cengeng dengan kehidupan ini. Tak adakah semangat perjuangan yang mau kita lalui? Saya yakin, Tuhan memberikan kita ujian yang berat, bukan untuk membuat kita lemah, cengeng dan mudah menyerah.

Jadi, teman, berdoalah agar kita selalu tegar dalam setiap ujian. Berdoalah agar kita selalu dalam lindungan-Nya saat menghadapi itu ujian tersebut.

Amin....

Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya. Amsal 15:23

Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang. Amsal 16:24

Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya, orang yang berpengertian berkepala dingin. Amsal 17:27


Sumber : CK

Kubur Mengecoh Para Ahli

Dalam 5 tahun terakhir, kubur menjadi tema penting yang banyak disorot surat kabar, buku, siaran TV, maupun film. Kubur yang merupakan simbol peristirahatan terakhir yang tenang sekarang membangunkan banyak orang dan menggemparkan. Pada Nopember 2002, peti tulang (ossuary) yang dipercaya dari Yakobus dipamerkan di Royal Ontario Museum selama 2 bulan. Dalam kebiasaan Yahudi, mayat mereka yang meninggal biasa dikubur di gua buatan dan disimpan di kamar-kamar yang ada di dalamnya, dan setahun kemudian tulangnya disimpan dalam peti tulang terbuat dari batu kapur.

Peti tulang ini terkenal karena adanya inskripsi berbunyi ‘Yakobus, anak Yusuf, saudara Yesus.’ Benarkah peti itu menyimpan tulang Yakobus saudara Yesus? Peti tulang dimiliki Oded Golan, pedagang antik yang membelinya dari orang Arab beberapa dasawarsa sebelumnya. Keberadaan peti tulang itu kemudian dicurigai para ahli, sehingga pada pertengahan tahun 2003, ‘Israel Antiquities Authority’ (IAA) mengumumkan bahwa peti tulang itu kuno (berasal abad-6sM s/d 1M) tetapi inskripsinya merupakan pemalsuan modern.

Pameran Peti Tulang berbuntut panjang, sebab dalam perbaikan keretakan yang timbul dalam proses pengiriman ke Kanada, terlihat beberapa fakta pemalsuan sehingga Oded Golan pemiliknya dicurigai sebagai tokoh dibalik mata rantai pemalsuan banyak benda antik, karena itu ia diajukan ke pengadilan, dipenjarakan, kemudian dikenai tahanan kota selama pengadilan berjalan yang sampai saat ini masih berlangsung. Tidak kurang tuduhan pemalsuan didukung para ahli seperti Yuval Goren dari Departemen Arkaelogi Universitas Tel Aviv, dan Avner Ayalon dari Geological Survey of Israel (GSI).

Berbagai kecurigaan dialamatkan pada klaim bahwa peti tulang itu milik Yakobus, di antaranya bahwa inskripsi itu terlihat memotong patina (lapisan kerak yang terbentuk karena kelapukan zaman) jadi tidak ditulis pada saat peti tulang itu digunakan. Kecurigaan lain adalah inskripsi itu terdiri dari dua bagian ‘Yakobus anak Yusuf’ dan ‘saudara Yesus’ yang berbeda bentuk hurufnya jadi kemungkinan besar ditulis oleh dua tangan berbeda. Hal lain yang mengarah pada tuduhan pemalsuan adalah bahwa lika-liku peti tulang itu umumnya sudah aus termakan usia termasuk ukiran roseta (hiasan berbentuk mawar) yang ada disitu, tetapi inskripsi itu kelihatannya masih baru dengan irisan tajam. Bukan itu saja, inskripsi itu memiliki kesalahan huruf dan sintaks yang kemungkinan besar terjadi karena menjiplak inskripsi artifak yang ada pada gambar-gambar dalam buku-buku tentang epigrafi kuno.

Yang lebih menunjukkan pemalsuan adalah bahwa Oded Golan dituduh terlibat pemalsuan banyak benda antik belasan tahun terakhir termasuk pemalsuan ‘inskripsi Jehoash’ yang dianggap peninggalan Bait Allah yang dibuat raja Salomo. Ketika rumahnya digeledah, ditemukan ruangan di lantai atap yang digunakan sebagai studio untuk memalsu inskripsi benda-benda antik dalam berbagai perkembangannya, bahkan di ruang kerja rahasianya itu ditemukan kamar mandi yang tidak terpakai dimana ‘peti tulang Yakobus’ itu diletakkan begitu saja di atas toilet, padahal menurut pengakuannya peti itu diasuransikan sebesar satu juta dolar. Dalam penelitian di pengadilan ia menyangkal bahwa studio itu tempat kerjanya, tetapi diakui disewa cukup lama oleh orang Mesir yang ia lupa namanya, bahkan siapa yang menjual peti tulang itu kepadanya ia juga lupa namanya. Amir Ganor kepala unit pencurian IAA menemukan berbagai alat pemalsuan di studio itu.

Yang menjadikan masalah kubur itu terangkat kepermukaan adalah karena ada juga para ahli yang membela bahwa inskripsi itu asli, jadi milik ‘Yakobus saudara Yesus,’ dan mereka berusaha untuk mempopulerkannya melalui media ilmiah. Dalam hal memberi nama, nama yang dikaitkan nama saudara tidak umum digunakan di Israel, biasanya dikaitkan nama ayah atau tempat asal.

Lima tahun kemudian pada Maret 2007, Discovery Channel memutar film berjudul ‘The Lost Tomb of Jesus.’ Film ini dibuat oleh sutradara film fiksi James Cameron dan Simcha Jacobovici. Film ini mendiskusikan penemuan kuburan keluarga di Tapiot dipinggir kota Yerusalem pada tahun 1980 yang didalamnya ditemukan 10 peti tulang dimana 6 diantaranya memiliki inskripsi nama-nama Yusuf, Maria, Mariamene-e-mara, Yesus anak Yusuf, Yudas anak Yesus, dan Matius. Film ini disusul terbitnya buku karya Jacobovici berjudul ‘The Jesus Family Tomb.’ Yang membuat film ini kontroversial adalah klaim keduanya bahwa Yesus disitu adalah Yesus Injil, dan kuburan itu berisi 5 keluarga Yesus.

Cameron dkk mengemukakan teori bahwa menurut penelitian DNA, Yesus dan Mariamene bukan saudara seibu, jadi mestinya suami isteri dan memiliki anak bernama Yudas anak Yesus. Argumentasi statistik juga digunakan untuk mendukung teori bahwa kuburan itu kubur keluarga Yesus karena disebutkan bahwa komposisi keluarga Yusuf cukup langka untuk ditemukan dalam keluarga-keluarga Yahudi. Pernyataan yang belum teruji kebenarannya yang diekspos melalui mass-media dan film, lebih-lebih oleh sutradara yang terkenal dengan film-film fiksinya (a.l. Titanic), tentu saja cepat menyebar luas dan banyak orang terkecoh seakan-akan klaim film itu benar. Pernyataan Cameron dan Jacobovici dalam Discovery Channel yang mengutip dukungan para ahli ternyata dibantah oleh para ahli yang disebutkan. Dalam cerita fiksi film, terlalu mudah kita dikutip pendapat para ahli yang ditafsirkan sendiri padahal para ahli itu tidak bermaksud begitu.

Bobot sensasi ‘peti tulang Yakobus,’ menjadikan skandal Talpiot menuai kritik yang lebih berbobot. Dipertanyakan bagaimana Yusuf yang miskin yang tinggal di Nazareth bisa memiliki kuburan keluarga di pinggir Yerusalem yang notabene hanya mampu dimiliki orang kaya? Data statistik tidak berbicara banyak karena kuburan keluarga mencakup berbagai generasi orang mati dan nama-nama keluarga Yesus adalah nama yang populer dan banyak digunakan oleh orang Yahudi, dan data untuk diukur adalah asumsi bukan realita. Nama-nama yang di klaim sebagai keluarga Yesus, setidaknya tiga bukan keluarga yaitu Mariamene, Yudas anak Yesus, dan Matius. Tidak ada catatan abad pertama menyebutkan mereka keluarga Yesus, kesimpulan film itulah yang menyebutkan demikian.

Mereka yang skeptik terhadap kebangkitan Yesus cenderung mempopulerkan teori ‘Yesus sebagai Pemberontak Yahudi,’ bahkan John Dominic Crossan, pendiri Jesus Seminar’ mengikuti Martin Hengel menyatakan bahwa ada kemungkinan Yesus tidak dikubur, soalnya para pemberontak Yahudi cenderung disalib dan mayatnya dibiarkan menjadi mangsa anjing-anjing dan binatang pemangsa lainnya yang berkeliaran di bawah salib sebagai shock therapy bagi pengikutnya. Maka adalah bertentangan kalau tulang-tulang pemberontak bisa dikubur di kuburan keluarga dengan tenang, padahal bisa dijadikan obyek kultus yang keramat dan menjadi mesin pemanas pengikut pemberontak. Dan kalau kubur Yesus ada, bukankah para pemimpin Yahudi kala itu cukup menunjuk kubur Talpiot sebagai bukti Yesus mati daripada menebarkan kabar angin tentang ‘teori pencurian mayat’? (Matius 28:13).

Nama Mariamene-e-mara yang diklaim sebagai nama lain ‘Maria Magdalena’ juga rekayasa yang dicari-cari. Memang penemu makam Talpiot Francois Bovon semula memperkirakan nama Mariamene mungkin nama lain Maria Magdalena, tapi kemudian dalam suratnya (Maret 2007), Bovon menolak mengkaitkan nama itu sebagai Maria Magdalena. Bovon menyebut bahwa nama Mariamene adalah nama lain dari Maria, dan memang dalam ‘Kisah Filipus’ (The Act of Philips) ada ditulis tentang Mariamne yang adalah saudara Filipus yang menjadi penginjil dan ikut membaptis, dan mengikuti ritual asketik yang vegetarian, perjamuan kudus dengan air, dan tidak menikah. Maka mengkaitkan nama Mariamene yang diidentikkan dengan Maria Magdalena merupakan spekulasi yang tendensius.

Menarik menyaksikan pemikiran James Tabor yang mendukung teori bahwa itu makam ‘Yesus anak Yusuf’ padahal dalam bukunya ‘Jesus Dynasty’ ia mengemukakan teori nama ‘Yesus ben Panthera’ (Yesus anak Panthera, serdadu Romawi). Dalam Injil, Yesus tidak biasa disebut dengan nama ‘Yesus anak Yusuf’ tetapi ‘Yesus orang Nazaret.’ Karena itu terlihat sekali bahwa Talpiot merupakan skandal baru yang dibesar-besarkan untuk menolak kebangkitan Yesus dari kematian, untuk itu perlu ada kuburannya!

James Cameron, Jacobovici, dan James Tabor, ketiganya meng’klaim’ bahwa ‘peti tulang Yakobus’ berasal dari Talpiot, ini memperbesar kemungkinan Talpiot menjadi kuburan keluarga Yesus. Seperti diketahui, pada tahun 1980, di Talpiot ditemukan 10 peti tulang dimana 6 diantaranya berisi inskripsi dan 4 lainnya tidak, dan yang ke-10 kemudian disebut hilang. Maka yang hilang ini kemudian diklaim oleh mereka sebagai peti tulang Yakobus.

Kalau kita mempelajari peti tulang Yakobus dan Talpiot, jelas keduanya berbeda. Peti tulang Yakobus lebih kecil dari peti tulang Talpiot, dan bentuknya lebih polos dibandingkan dengan Talpiot yang diberi relif ukiran. Lagipula, menurut penelitian para ahli, tanah yang menempel di peti tulang Yakobus tidak berasal dari Talpiot. Oded Golan sendiri mengaku bahwa peti tulang Yakobus berasal dari Silwan yang jauh dari Talpiot. Amos Kloner yang memimpin penggalian di tahun 1980 menyebutkan dengan pasti bahwa peti tulang yang ditemukan di Talpiot dan kemudian hilang tidak mungkin peti tulang Yakobus karena peti tulang yang hilang itu tidak memuat inskripsi apapun, dan Joe Zias dari IAA menyebut usaha mengkaitkan peti tulang Yakobus dengan Talpiot, secara ilmiah tidak jujur.

Yang lebih menafikan kemungkinan peti mati Yakobus sebagai berasal dari Talpiot adalah bahwa Talpiot baru ditemukan pada tahun 1980, sedangkan peti mati Yakobus berasal dari penemuan sebelum 1980. Di pengadilan, Oded Golan mengaku sudah memiliki peti tulang Yakobus itu beberapa tahun sebelum 1978 sebab pada tahun itu, Pemerintah Israel mengeluarkan peraturan bahwa semua penemuan arkaeologis menjadi milik negara. Laboratorium FBI meneliti foto atas peti tulang Yakobus yang dibuat dalam studio Oded Golan berasal dari tahun 1970-an. Jadi mustahil peti tulang Yakobus berasal dari Talpiot.

Menarik menyaksikan kontroversi Kubur yang mengecoh para ahli ini. Kita menyadari bahwa banyak kepentingan politis berada dibalik sensasi kubur ini, a.l.: (1) masyarakat pers, penerbit, dan film punya kepentingan menjadikan sensasi agama menjadi komoditi yang potensial menggaet untung besar (ingat sukses cerita fiktif ‘The Da Vinci Code’); (2) para skeptik yang menolak ‘Yesus yang Bangkit’ sangat terobsesi untuk ‘mematikan’ Yesus dan untuk itu diperlukan ‘kubur’nya untuk ditemukan; (3) Ada kepentingan besar para pedagang antik yang ingin menjual benda antik setinggi mungkin harganya (lihat skandal harga Injil Yudas). Hanya dengan merekayasa mengkaitkan suatu benda antik dengan peristiwa besar seperti ‘pembangunan Bait Allah Salomo’ atau ‘Kehidupan Yesus,’ harga bisa didongkrak tinggi; (4) Kepentingan para pemilik museum yang tidak ingin kalau benda-benda antik di museumnya yang dibeli mahal bukan barang kuno tetapi hasil rekayasa; dan (5) Popularitas yang dicari sebagian orang dari sensasi ini.

Inilah dunia teologi dan ilmu pengetahuan. Kalau dahulu para rasul dianggap mempercayai ‘kebangkitan Yesus’ sebagai bukan sejarah ilmiah melainkan hanya gagasan iman halusinatif atau proyektif, ternyata sensasi kubur belakangan ini menunjukkan kepada kita bahwa apa yang disebut bersifat ‘ilmiah’ (science) ternyata bisa merupakan sejarah yang dimanipulasi atau direkayasa (science fiction). Ini menunjukkan dengan jelas bahwa para ahli sejarah, arkeolog, dan teolog bisa saja mengungkapkan ilmu sejarah yang fiktif dan direkayasa berdasarkan iman skeptik mereka. Fakta ini sebaliknya bisa menguatkan kita untuk kembali bertanya, bahwa para Rasul yang hidupnya sederhana dan telah diubahkan oleh Tuhan dan menjadi orang-orang yang tulus, sebagai saksi mata kebangkitan dan karenanya berani menjadi martir yang mati syahid, bukankah mereka melaporkan dengan jujur kenyataan sejarah yang sebenarnya bahwa Yesus memang bangkit dari kubur?

Oleh: Herlianto


Sumber : Salib.net

Konspirasi Media Menyalibkan Yesus

Simbiosis antara kerakusan kapitalis & bidat purba yang dikemas modernGayung bersambut. Begitulah para penulis antikristen saat bersua kapitalis transnasional. Terbentuk konspirasi yang saling mendukung, menguntungkan, dengan gelimang dollar yang aduhai!

Cerdik, tetapi menyesatkan. Itulah kesimpulan yang dapat ditarik kala mengamati fenomena getol-nya media-media “menyalibkan” Yesus. Skenario yang terencana matang dengan dukungan ahli-ahli teologi yang salah menempatkan iman, dan sumber-sumber purba sempalan yang terlalu dilebih-lebihkan nilainya; dikemas apik oleh media dan dipromosikan dengan gencar. Jadilah dagangan yang meng-guncang iman. Awalnya, munculnya pengania-yaan Yesus di media terlihat acak dan tidak memiliki pola tertentu. Namun, jika kita cermat mengamati, di antara produk-produk media seperti Beyond Belief, The Da Vinci Code, Misquoting Jesus, The Lost Gospel, The Gospel of Judas, The Secret of Judas, dan The Lost Tomb of Jesus terdapat mata rantai yang menghubungkan: ide perekayasaan Injil, kesamaan latar belakang pencetusnya (penulis, ilmuwan, sutradara, atau produser) dan dukungan raksasa kapitalis media.

Hal yang sangat menonjol dari gempuran media tersebut adalah usaha yang pantang menyerah untuk membuktikan bahwa Yesus bukanlah Allah yang menjelma menjadi manusia. Mereka berusaha merekayasa Yesus sesuai dengan gambaran yang mereka ciptakan sendiri serta mencari sumber-sumber yang mendukung. Dan, mereka mengklaim sumber itu sudah ditemukan: Perpustakaan Nag Hammadi.

GNOSTISISME YANG BERSALIN RUPA

Perpustakaan Nag Hammadi adalah koleksi teks Gnostik Kristen yang ditemukan di kota Nag Hammadi, Mesir, pada tahun 1945. Di dalamnya terdapat tiga belas kodeks ‘naskah’ papirus yang dijilid kulit dan terkubur dalam bejana yang disegel. Kodeks ini diyakini seba-gai suatu perpustakaan yang disembunyikan oleh para biarawan di St. Pakhomius saat kepemilikan atas tulisan-tulisan tersebut dikecam sebagai sesat.Tulisan-tulisan dalam kodeks tersebut dibuat dalam bahasa Koptik, meskipun karya-karyanya mungkin merupakan terjemahan dari bahasa Yunani. Naskah yang paling terkenal dalam kodeks tersebut adalah Injil Maria (Magdalena), Injil Thomas, dan Injil Yudas. Secara umum, manuskrip-manuskrip tersebut adalah salinan dari naskah-naskah asli yang dipercaya beberapa ahli bertarikh akhir abad kedua (walaupun pembuktiannya belum final, bisa jadi naskah-naskah itu berumur lebih muda), saat Injil-injil kanonik (Matius, Markus, Lukas, Yohanes) telah populer digunakan di gereja-gereja purba.

Teks-teks dalam naskah Nag Hammadi sangat menarik bagi orang-orang yang merasa tidak puas dengan gambaran Yesus selama ini: manusia sejati sekaligus Allah sejati. Terutama, sejak ditemukannya naskah ini, orang-orang seakan mendapat pijakan yang kuat atas ide mereka untuk merekonstruksi Yesus dan kekristenan.

ORANG-ORANG YANG MEMPROMOSIKAN GNOSTISISME

Lalu bagaimana orang-orang itu saling terkait? Kaitan yang terdapat diantara orang-orang tersebut bisa dilihat dari ide yang diajukan dalam karya-karya mereka yang berusaha memasyhurkan gnostisisme serta cabang-cabangnya karena dalam gnostisisme, keilahian Yesus disangkal.

Dan Brown misalnya, novel The Da Vinci Code (Doubleday—anak Random House, 2003) berusaha me-masyhurkan Injil Maria (Magdalena) dan Injil Filipus—juga naskah Nag Hammadi— yang di dalamnya terdapat konsep tentang Yesus Kristus yang menikahi Maria Magdalena. Kabarnya, beberapa ide novel itu menjiplak buku Michael Baigent, Henry Lincoln, dan Richard Leigh: Holy Blood, Holy Grail (1982). Bahkan Leigh dan Teabing (anagram dari Baigent) menjadi tokoh antagonis dalam novel. Michael Baigent adalah editor Majalah Freemasonry Today—Freemasonry adalah salah satu bentuk neo-gnostisisme.

Bart D. Ehrman, penulis Misquoting Jesus (Harper, 2005)—berisi penghakiman sepihak bahwa bapa-bapa gereja telah memanipulasi isi Injil kanonik—adalah anggota tim penafsir Injil Yudas dan penulis pengantar tambahan dalam Injil tersebut. Berkali-kali ia mengatakan bahwa ada bentuk kekristenan yang hilang yaitu kekristenan yang terdapat dalam Injil-injil Nag Hammadi.

Elaine Pagels menulis dalam bukunya, Beyond Belief (Random House, 2003), bahwa seharusnya Injil Thomas—Injil yang ditemukan dalam kepustakaan Nag Hammadi—ditempatkan sebagai Injil kelima untuk melengkapi Injil kanonik atau bahkan se-harusnya menggantikan Injil Yohanes. Elaine Pagels adalah anggota tim penafsir Injil Yudas—Injil kepustakaan Nag Hammadi yang berisi Yudas Iskariot sebagai murid kesayangan Yesus dan pengkhianatannya malah merupakan perintah Yesus.

Herb Krosney penulis The Lost Gospel (National Geographic, 2006) yang menarasikan kisah penemuan Injil Yudas adalah wartawan dan salah satu produser televisi National Geographic. Dalam salah satu wawancara dengan National Geographic, ia mengungkapkan, “Injil Yudas akan membuka pengetahuan tentang sejarah dunia yang selama ini tidak terlalu dipahami(tentang kekristenan—red.) dan memberikan penafsiran baru tentang Yudas Iskariot dan hubungan dirinya dengan Yesus.”

Marvin Meyer yang menerjemah-kan Injil Yudas (National Geographic, 2006) adalah salah satu anggota Jesus Seminar yang dipimpin Robert Funk.

KAITAN DI ANTARA MEREKA

Jesus Seminar adalah kelompok yang terdiri dari 200 ahli Perjanjian Baru yang didirikan Robert Funk pada tahun 1985 untuk memilah perkataan-perkataan Yesus dalam kategori dan menandainya dengan warna yang berbeda—selama ini hanya warna merah untuk ucapan Yesus dan warna hitam untuk tulisan yang lain—jika semua setuju ucapan itu asli, diberi warna merah; jika ada yang agak diragukan, diberi warna merah jambu; jika seba-gian besar dari mereka meragukan, ucapan itu diberi warna abu-abu; dan jika seluruh anggota tidak setuju, diberi warna hitam.

Hasilnya hanya 18 persen perkataan Yesus yang benar-benar mereka anggap valid keluar dari mulut Yesus dan berdasar kesimpulan itu, Yesus digambarkan sebagai pribadi bijaksana, tetapi tidak pernah mengkhotbahkan Injil Kerajaan Allah, tidak mati disalib-kan, apalagi bangkit dari kematian. Di dalamnya terdapat Karen Armstrong (Penulis Sejarah Tuhan, History of God, Ballantine—anak Random House, 1993), Robert Price (penulis buku Deconstructing Jesus: yang isinya menyangkal Yesus pernah hidup di dunia), dan James M. Robinson (The Secret of Judas, Harper, 2006). Robinson, Meyer, Ehrman, Pagels menjadi bagian terpenting atas terbitnya The Gospel of Judas. Menurut mereka, Yesus tidak bisa disamakan dengan Allah yang menjelma menjadi manusia. Dia hanyalah manusia biasa. Pemahaman inilah yang mendasari naskah-naskah Gnostik Nag Hammadi.

Semangat mereka untuk menon-jolkan Injil-injil di luar empat Injil kanon tersebut membuktikan bahwa mereka sedang mengusung Neo-gnostisisme, paham yang menjadi bagian dari paham Gerakan Zaman Baru (New Age—paham yang mengajarkan bahwa manusia dapat mencapai kesempurnaan dan setara dengan Tuhan melalui laku tertentu, misalnya dengan meditasi, yoga, atau dalam gnostisisme dengan menyerap pengetahuan baru). Atau dengan kata lain mereka sedang menampilkan gnostisisme dalam wajah baru. Namun, apakah motivasi mereka sedemikian “suci”; memperjuangkan keyakinan apa pun risikonya?

KONSPIRASI DIMOTORI UANG

Bukankah media massa dan Yudas Iskariot tahu Yesus bisa mendatangkan uang. Sepertinya Brown, Ehrman, Pagels, Meyer, dan Robinson juga tahu itu. Saat mereka bertemu media dengan membawa konsep “penyaliban” yang disukai media; klop sudah. Hanya saja, media melangkah lebih jauh daripada yang dilakukan Yudas. Yudas menjual Yesus seharga 30 keping perak (harga budak belian di Palestina pada abad pertama), tetapi menyesal saat mengetahui gurunya disalib dan kemudian menggantung dirinya (Matius 27:3-5). Media menjual Yesus dengan nilai yang bermiliar kali 30 keping, sekaligus menjadi hakim atas-Nya, dan menjadi “eksekutor” penyaliban-Nya.

HARGA KOMODITAS YESUS

Hal paling mencolok dalam fenomena ini adalah perputaran kapital yang mega besar. Buku The Da Vinci Code (penerbit Doubleday—anak perusa-haan Bertelsmann AG yang salah satu anak perusahaannya adalah perusa-haan rekaman BMG) yang terjual lebih dari 60,5 juta kopi (dengan pemasukan kotor mendekati $600 juta atau Rp5,4 triliun)—diterjemahkan dalam 44 bahasa—di seluruh dunia menempatkan penulisnya di deretan orang terkaya di dunia—hanya dari satu judul buku—dan tidak hanya mendongkrak novel-novel awalnya, tetapi bahkan mendongkrak larisnya buku-buku sejenis, seperti The Last Templar dan The Templar Legacy (Ballantine, 2005). Ke-suksesan novel tersebut tidak lepas dari dukungan penuh semangat New York Times, People Magazine, dan Washington Post. Beberapa waktu kemudian, Sony Corp melalui anak perusahaannya, Columbia Pictures, membayar Dan Brown $6 juta (Rp54 miliar) untuk mendapatkan hak pembuatan film berdasar novelnya karena Sony mengendus bau uang di dalamnya. Dan, filmnya sendiri—walau mendapat banyak kritik karena tidak sesuai kelas pemenang Oscar, Ron Howard (Beautiful Mind) dan Tom Hanks (Forest Gump)—meledak di pasar dan menambah pundi-pundi Sony Corp setidaknya $756 juta (setara Rp6,8 triliun). Jadi total uang yang “dimainkan” dari novel, film, dan pernak-pernik The Da Vinci Code jauh lebih banyak daripada anggaran wajib belajar Indonesia (berarti seluruh anak SD-SMP di Indonesia bisa sekolah gratis dengan uang itu).

JANGAN TERKEJUT!

Kemungkinan besar, konspirasi-kons-pirasi yang bertujuan untuk melemahkan iman orang-orang percaya di masa depan akan makin canggih dan intensif; disertai dengan “bukti-bukti” yang seakan-akan sulit disangkal. Namun, seperti yang dikatakan Paulus, “… karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu” (Ef. 6:12). Jadi, bersiap-siaplah sebab seperti dikatakan Yesus, “Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati” (Mat. 10:16).


Sumber : Salib.net

TERSENYUM SELALU

Saya adalah ibu tiga orang anak (umur 14, 12, dan 3 tahun) dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikannya diberi nama "Tersenyum". Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan tersenyum kepada tiga orang dan mendokumentasikan reaksi mereka. Saya adalah seorang yang mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang dan mengatakan "hello", jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah.

Segera setelah kami menerima tugas tsb, suami saya,anak bungsu saya, dan saya pergi ke restoranMcDonald's pada suatu pagi di bulan Maret yang sangat dingin dan kering. Ini adalah salah satu cara kamidalam antrian, menunggu untuk dilayani, ketika mendadak setiap orang di sekitar kami mulaimenyingkir, dan bahkan kemudian suami saya ikut menyingkir.Saya tidak bergerak sama sekali...suatu perasaan panik menguasai diri saya ketika saya berbalik untuk melihat mengapa mereka semua menyingkir.

Ketika berbalik itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang sangat menyengat, dan berdiri di belakang saya dua orang lelaki tunawisma. Ketika saya menunduk melihat laki-laki yang lebih pendek, yang dekat dengan saya, ia sedang "tersenyum". Matanya yang biru langit indah penuh dengan cahaya Tuhan ketika ia minta untuk dapat diterima. Ia berkata "Good day" sambil menghitung beberapa koin yang telah ia kumpulkan. Lelaki yang kedua memainkan tangannya dengan gerakan aneh sambil berdiri di belakang temannya.

Saya menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental dan lelaki dengan mata biru itu adalah penolongnya. Saya menahan haru ketika berdiri di sana bersama mereka.

Wanita muda di counter menanyai lelaki itu apa yang mereka inginkan. Ia berkata, "Kopi saja, Nona" karena hanya itulah yang mampu mereka beli. (Jika mereka ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh mereka, mereka harus membeli esuatu. Ia hanya ingin menghangatkan badan). Kemudian saya benar-benar merasakannya - desakan itu sedemikian kuat sehingga saya hampir saja merengkuh dan memeluk lelaki kecil bermata biru itu. Hal itu terjadi bersamaan dengan ketika saya menyadari bahwa semua mata di restoran menatap saya, menilai semua tindakan saya.

Saya tersenyum dan berkata pada wanita di belakang counter untuk memberikan saya dua paket makan pagi lagi dalam nampan terpisah. Kemudian saya berjalan melingkari sudut ke arah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu sebagai tempat istirahatnya. Saya meletakkan nampan itu ke atas meja dan meletakkan tangan saya di atas tangan dingin lelaki bemata biru itu.

Ia melihat ke arah saya, dengan air mata berlinang, dan berkata "Terima kasih." Saya meluruskan badan dan mulai menepuk tangannya dan berkata, "Saya tidak melakukannya untukmu. Tuhan berada di sini bekerja melalui diriku untuk memberimu harapan."

Saya mulai menangis ketika saya berjalan meninggalkannya dan bergabung dengan suami dan anak saya. Ketika saya duduk suami saya tersenyum kepada saya dan berkata, "Itulah sebabnya mengapa Tuhan memberikan kamu kepadaku, Sayang. Untuk memberiku harapan." Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan pada saat itu kami tahu bahwa hanya karena Kasih Tuhan kami diberikan apa yang dapat kami berikan untuk orang lain.

Hari itu menunjukkan kepadaku cahaya kasih Tuhan yang murni dan indah. Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah, dengan cerita ini ditangan saya. Saya menyerahkan "proyek" saya dan dosen saya membacanya. Kemudian ia melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkan saya membagikan ceritamu kepada yang lain?" Saya mengangguk pelahan dan ia kemudian meminta perhatian dari kelas. Ia mulai membaca dan saat itu saya tahu bahwa kami, sebagai manusia dan bagian dari Tuhan, membagikan pengalaman ini untuk menyembuhkan dan untuk disembuhkan..

Dengan caraNya sendiri, Tuhan memakai saya untuk menyentuh orang-orang yang ada diMcDonald's, suamiku, anakku, guruku, dan setiap jiwa yang menghadiri ruang kelas di malam terakhir saya sebagai mahasiswi.. Saya lulus dengan satu pelajaran terbesar yang pernah saya pelajari: PENERIMAAN YANG TAK BERSYARAT.

Banyak cinta dan kasih sayang yang dikirimkan kepada setiap orang yang mungkin membaca cerita ini dan mempelajari bagaimana untuk MENCINTAI SESAMA DAN MEMANFAATKAN BENDA-BENDA BUKANNYA MENCINTAI BENDA DAN MEMANFAATKAN SESAMA.

Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh anda dengan cara apapun, tolong kirimkan cerita ini kepada setiap orang yang anda kenal. Disini ada seorang malaikat yang dikirimkan untuk mengawasi anda. Supaya malaikat itu bisa bekerja, anda harus menyampaikan cerita ini pada orang-orang yang ingin anda awasi. Seorang malaikat menulis: Banyak orang akan datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya sahabat2 sejati yang akan meninggalkan jejak di dalam hatimu. Untuk menangani dirimu, gunakan kepalamu. Tetapi untuk menangani orang lain, gunakan hatimu.

Tuhan memberikan kepada setiap burung makanan mereka, tetapi Ia tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka. Ia yang kehilangan uang, kehilangan banyak; Ia yang kehilangan seorang teman, kehilangan lebih banyak; tetapi ia yang kehilangan keyakinan, kehilangan semuanya. Orang-orang muda yang cantik adalah hasil kerja alam, tetapi orang-orang tua yang cantik adalah hasil karya seni. Belajarlah dari kesalahan orang lain. Engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk mendapatkan semua itu dari dirimu sendiri.


Sumber : CK

SELALU MENYUKAI APAPUN YANG KITA DAPATKAN

Kata-kata di atas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hatiyang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasadamai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akansenantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama : Kita seringmemfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kitamiliki. Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaantetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi olehrumah yang besar dan indah,mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkanlebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kitaterus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yanglebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita takpernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''. Orang yang''kaya'' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapatmenikmati apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kitamemiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaantak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan inidengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan disekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akanmerasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, danorang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Andacintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudanrasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapatmembeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihatseseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga sikakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderunganmembanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lainlebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai,lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.

Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilansaya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dangelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisahsetiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan diatas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihisaya. Saya menjadi gemar bergonta-ganti pekerjaan, hanya untukmengimbangirekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yangpenting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini takakan pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang sayadapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.

Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput dipekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakitjiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam,''Lulu,Lulu.''

Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orangini. Si dokter menjawab, ''Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolakoleh Lulu.'' Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain iaterkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembokdan berteriak,''Lulu, Lulu''.''Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?'' tanyanya keheranan. Dokterkemudian menjawab,''Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu.''

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Saya inginmengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedangterapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia.

Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, ''Saya mempunyai dua anaklaki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup ditanahseberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapatberjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya jugaakan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya disurga.''


Sumber : CK

PENCURI IMPIAN

Ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari sangat menonjol dibanding dengan rekan-2nya, sehingga dia seringkali menjadi juara di berbagai perlombaan yang diadakan. Dia berpikir, dengan apa yang dimilikinya saat ini, suatu saat apabila dewasa nanti dia ingin menja di penari kelas dunia. Dia membayangkan dirinya menari di Rusia, Cina, Amerika, Jepang, serta ditonton oleh ribuan orang yang memberi tepukan kepadanya.

Suatu hari, dikotanya dikunjungi oleh seorang pakar tari yang berasal dari luar negeri. Pakar ini sangatlah hebat,dan dari tangan dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan sang pakar tersebut, bahkan jika mungkin memperoleh kesempatan menjadi muridnya. Akhirnya kesempatan itu datang juga. Si gadis muda berhasil menjumpai sang pakar di belakang panggung, seusai sebuah pagelaran tari.

Si gadis muda bertanya "Pak, saya ingin sekali menjadi penari kelas dunia. Apakah anda punya waktu sejenak, untuk menilai saya menari ? Saya ingin tahu pendapat anda tentang tarian saya".

"Oke, menarilah di depan saya selama 10 menit",jawab sang pakar.

Belum lagi 10 menit berlalu, sang pakar berdiri dari kursinya, lalu berlalu meninggalkan si gadis muda begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah katapun. Betapa hancur si gadis muda melihat sikap sang pakar.Si gadis langsung berlari keluar. Pulang kerumah, dia langsung menangis tersedu-sedu. Dia menjadi benci terhadap dirinya sendiri. Ternyata tarian yang selama ini dia bangga-banggakan tidak ada apa-apanya di hadapan sang pakar. Kemudian dia ambil sepatu tarinya, dan dia lemparkan ke dalam gudang. Sejak saat itu, dia bersumpah tidak pernah akan menari lagi.

Puluhan tahun berlalu. Sang gadis muda kini telah menjadi ibu dengan tiga orang anak. Suaminya telah meninggal. Dan untuk menghidupi keluarganya, dia bekerja menjadi pelayan dari sebuah toko di sudut jalan. Suatu hari, ada sebuah pagelaran tari yang diadakan di kota itu. Nampak sang pakar berada di antara para menari muda di belakang panggung. Sang pakar nampak tua, dengan rambutnya yang sudah putih. Si ibu muda dengan tiga anaknya juga datang ke pagelaran tari tersebut. Seusai acara, ibu ini membawa ketiga anaknya ke belakang panggung, mencari sang pakar, dan memperkenalkan ketiga anaknya kepada sang pakar. Sang pakar masih mengenali ibu muda ini, dan kemudian mereka bercerita secara akrab.

Si ibu bertanya, "Pak, ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati saya. Ini tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan anda bertahun-tahun yang silam. Sebegitu jelekkah penampilan saya saat itu, sehingga anda langsung pergi meninggalkan saya begitu saja, tanpa mengatakan sepatah katapun?"

"Oh ya, saya ingat peristiwanya. Terus terang, saya belum pernah melihat tarian seindah yang kamu lakukan waktu itu. Saya rasa kamu akan menjadi penari kelas dunia. Saya tidak mengerti mengapa kamu tiba-2 berhenti dari dunia tari", jawab sang pakar.

Si ibu muda sangat terkejut mendengar jawaban sang pakar. "Ini tidak adil", seru si ibu muda. "Sikap anda telah mencuri semua impian saya. Kalau memang tarian saya bagus, mengapa anda meninggalkan saya begitu saja ketika saya baru menari beberapa menit. Anda seharusnya memuji saya, dan bukan mengacuhkan saya begitu saja. Mestinya saya bisa menjadipenari kelas dunia. Bukan hanya menjadi pelayan toko!"

Si pakar menjawab lagi dengan tenang "Tidak .... Tidak, saya rasa saya telah berbuat dengan benar. Anda tidak harus minum anggur satu barel untuk membuktikan anggur itu enak. Demikian juga saya. Saya tidak harus menonton anda 10 menit untuk membuktikan tarian anda bagus. Malam itu saya juga sangat lelah setelah pertunjukkan. Maka sejenak saya tinggalkan anda, untuk mengambil kartu nama saya, dan berharap anda mau menghubungi saya lagi keesokan hari. Tapi anda sudah pergi ketika saya keluar. Dan satu hal yang perlu anda camkan, bahwa anda mestinya fokus pada impian anda, bukan pada ucapan atau tindakan saya. Lalu pujian? Kamu mengharapkan pujian? Ah, waktu itu kamu sedang bertumbuh. Pujian itu seperti pedang bermata dua. ada kalanya memotivasimu, bisa pula melemahkanmu. Dan faktanya saya melihat bahwa sebagian besar pujian yang diberikan pada saat seseorang sedang bertumbuh, hanya akan membuat dirinya puas dan pertumbuhannya berhenti. saya justru lebih suka mengacuhkanmu, agar hal itu bisa melecutmu bertumbuh lebih cepat lagi. Lagipula, pujian itu sepantasnya datang dari keinginan saya sendiri. Tidak pantas anda meminta pujian dari orang lain".

"Anda lihat, ini sebenarnya hanyalah masalah sepele. Seandainya anda pada waktu itu tidak menghiraukan apa yang terjadi dan tetap menari, mungkin hari ini anda sudah menjadi penari kelas dunia.

MUNGKIN ANDA SAKIT HATI PADA WAKTU ITU, TAPI SAKIT HATI ANDA AKAN CEPAT HILANG BEGITU ANDA BERLATIH KEMBALI. TAPI SAKIT HATI KARENA PENYESALAN ANDA HARI INI TIDAK AKAN PERNAH BISA HILANG SELAMA- LAMANYA ...".


Sumber : CK

Kelompok 99

Zaman dahulu kala, hiduplah seorang Raja. Raja ini seharusnya puas dengan kehidupannya, dengan segala harta benda dan kemewahan yang ia miliki. Tapi Raja ini tidak seperti itu. Sang Raja selalu bertanya-tanya mengapa ia tidak pernah puas dengan kehidupannya. Tentu saja, ia memiliki perhatian semua orang kemana pun ia pergi, menghadiri jamuan makan malam dan pesta yang mewah, tetapi, ia tetapi merasa ada sesuatu yang kurang dan ia tidak tahu apa sebabnya.

Suatu hari, sang Raja bangun lebih pagi dari biasanya dan memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar istananya. Sang Raja masuk ke dalam ruang tamunya yang luas dan berhenti ketika ia mendengarkan seseorang bernyanyi dengan riang... dan perhatiannya tertuju kepada salah satu pembantunya... yang bersenandung gembira dan wajahnya memancarkan sukacita serta kepuasan. Hal ini menarik perhatian sang Raja dan ia pun memanggil si hamba masuk ke dalam ruangannya.

Pria ini, si hamba, masuk ke dalam ruangan sang Raja seperti yang telah diperintahkan. Lalu sang Raja bertanya mengapa si hamba begitu riang gembira. Kemudian, si hamba menjawab, "Yang Mulia, diri saya tidaklah lebih dari seorang hamba, namun apa yang saya peroleh cukup untuk menyenangkan istri dan anak-anak saya. Kami tidak memerlukan banyak, sebuah atap di atas kepala kami dan makanan yang hangat untuk mengisi perut kami. Istri dan anak-anak saya adalah sumber inspirasi saya, mereka puas dengan apa yang bisa saya sediakan walaupun sedikit. Saya bersukacita karena mereka bersukacita."

Mendengar hal tersebut, sang Raja menyuruh si hamba keluar dan kemudian memanggil asisten pribadinya masuk ke dalam ruangan.Sang Raja berusaha mengkaji perasaan pribadinya dan mengkaitkan dengan kisah yang baru saja didengarnya, berharap dirinya dapat menemukan suatu alasan mengapa ia seharusnya dapat merasa puas dengan apa yang dapat diperoleh dengan sekejap tetapi tidak, sedangkan hambanya hanya memperoleh sedikit harta tetapi memiliki rasa kepuasan yang besar. Dengan penuh perhatian, sang asisten pribadi mendengarkan ucapan sang Raja dan kemudian menarik kesimpulan. Ujarnya, "Yang Mulia, saya percaya si hamba itu belum menjadi bagian dari kelompok 99." "Kelompok 99? Apakah itu?" tanya sang Raja. Kemudian, sang asisten pribadi menjawab, "Yang Mulia, untuk mengetahui apa itu Kelompok 99, Yang Mulia harus melakukan hal ini... letakkan 99 koin emas dalam sebuah kantung dan tinggalkan kantung tersebut di depan rumah si hamba, setelah itu Yang Mulia akan mengerti apa itu Kelompok 99."

Sore harinya, sang Raja mengatur agar si hamba memperoleh kantung yang berisi 99 koin emas di depan rumahnya. Walaupun ada sedikit keraguan mucul, dan sang Raja ingin memberikan 100 koin emas, namun ia menuruti nasihat si asisten pribadi dan tetapi meletakkan 99 koin emas.

Esok harinya, ketika si hamba baru saja hendak melangkahkan kakinya keluar rumah, matanya melihat sebuah kantung. Bertanya-tanya dalam hatinya, ia membawa kantung itu masuk ke dalam dan membukanya. Ketika melihat begitu banyak koin emas di dalamnya, ia langsung berteriak girang. Koin emas... begitu banyak! Hampir ia tidak percaya. Kemudian ia memanggil istri dan anak-anaknya keluar memperlihatkan temuannya. Si hamba meletakkan kantung tersebut di atas meja, mengeluarkan seluruh isinya dan mulai menghitung. Hanya 99 koin emas, dan ia pun merasa aneh. Dihitungnya kembali, terus menerus dan tetap saja, hanya 99 koin emas. Si hamba mulai bertanya-tanya, kemanakah koin yang satu lagi? Tidak mungkin seseorang hanya meninggalkan 99 koin emas. Ia pun mulai menggeledah seluruh rumahnya, mencari koin yang terakhir. Setelah ia merasa letih dan putus asa, ia memutuskan untuk bekerja lebih keras lagi untuk menggantikan 1 koin itu agar jumlahnya genap 100 koin emas.

Keesokan harinya, ia bangun dengan suasana hati yang benar-benar tidak enak, berteriak-teriak kepada istri dan anak-anaknya, tidak menyadari bahwa ia telah menghabiskan malam sebelumnya dengan bekerja keras agar ia mampu membeli 1 koin emas. Si hamba bekerja seperti biasa, tetapi tidak dengan suasana hati yang riang, bersiul-siul seperti biasanya. Dan si hamba pun tidak menyadari bahwa sang Raja memperhatikan dirinya ketika ia melakukan pekerjaan hariannya dengan bersungut-sungut.

Sang Raja bingung melihat sikap si hamba yang berubah begitu drastis, lalu memanggil asisten pribadinya masuk ke dalam ruangan. Diceritakan apa yang telah dilihatnya dan si asisten pribadinya tetap mendengarkan dengan penuh perhatian. Sang Raja bertanya, bukankah seharusnya si hamba itu lebih riang karena ia telah memiliki koin emas.

Jawab si asisten,"Ah.. tetapi, Yang Mulia, sekarang hamba itu secara resmi telah masuk ke dalam Kelompok 99." Lanjutnya, "Kelompok 99 itu hanyalah sebuah nama yang diberikan kepada orang-orang yang telah memiliki semuanya tetapi tidak pernah merasa puas, dan mereka terus bekerja keras mencoba mencari 1 koin emas yang terakhir agar genap 100 koin emas. Kita harusnya merasa bersyukur dengan apa yang ada, dan kita bisa hidup dengan sedikit yang kita miliki. Tetapi ketika kita diberikan yang lebih baik dan lebih banyak, kita menghendaki lebih! Tidak menjadi orang yang sama lagi, yang puas dengan apa yang ada, tetapi kita terus menghendaki lebih dan lebih dan memiliki keinginan seperti itu kita membayar harga yang tidak kita pun sadari. Kehilangan waktu tidur, kebahagiaan, dan menyakiti orang-orang yang berada di sekitar kita hanya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan kita sendiri. Orang-orang seperti itulah yang tergabung dalam Kelompok 99!"

Mendengar hal itu, sang Raja memutuskan bahwa untuk selanjutnya, ia akan mulai menghargai hal-hal yang kecil dalam hidup. Berusaha untuk memiliki lebih itu bagus, tetapi jangan berusaha terlalu keras sehingga kita kehilangan orang-orang yang dekat dengan kita, jangan pernah menukar kebahagiaan dengan kemewahan!


Sumber : CK

UCAPAN BAHAGIA VERSI IBLIS

....pingin tau ?...
"Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka," Matius 5:1-2
Sejak kecil saya sangat suka membaca pasal-pasal "Khotbah Di Bukit",terutama perikop tentang "Ucapan Bahagia" Tuhan Yesus. Namun saya cukup tersentak ketika membaca Ucapan Bahagia versi Iblis" yang saya terima melalui sebuah email,
........tetapi di sisi yang lain, " Ucapan Bahagia versi Iblis" ini mengingatkan saya untuk lebih berjaga-jaga, karena saat inikita memang hidup di hari-hari yang jahat, dimana Iblis bekerja luar biasa giatnya.
"Ucapan Bahagia versi Iblis" bunyinya kira-kira seperti ini :
---Berbahagialah orang yang terlalu capek karena kesibukan mereka, sehingga mereka tidak punya waktu untuk bersekutu dengan Tuhan. Mereka adalah anak-anakku yang mengerti kerinduan hatiku yang terdalam.
---Berbahagialah orang yang selalu mengharapkan pujian atas apa yang mereka perbuat. Aku bisa memperalat dan menunggangi ambisi mereka melalui pujian.
---Berbahagialah orang yang memelihara hati yang terlalu sensitif. Dengan sedikit "sentilan" saja mereka tersinggung. Mereka akan kurang bersemangat di dalam bekerja dan akan segera menghilang dalam pelayanan. Mereka ini adalah fansku yang setia.
---Berbahagialah mereka para pembuat masalah. Mereka akan disebutanak-anakku.
---Berbahagialah orang yang selalu mengeluh. Aku senang karena benih sungut-sungut yang kutabur bertumbuh subur di hati dan lidah mereka.
---Berbahagialah mereka yang egois, suka mementingkan diri sendiri dan tidak peduli pada orang lain. Mereka adalah pengikut-pengikutku yang setia.
---Berbahagialah mereka yang suka menggosip, karena mereka akan menimbulkan perpecahan dan pertengkaran. Ini sungguh sangat menyenangkan hatiku.
---Berbahagialah orang yang mengaku mengasihi Tuhan, tetapi membenci saudara-saudaranya. Mereka akan hidup bersamaku selamanya sampai ke kekekalan.
---Berbahagialah orang yang membalas kebaikan dengan kejahatan, penganiayaan dengan penganiayaan dan kebencian dengan kebencian. Mereka akan mendapat upah yang sama denganku di kegelapan.
---Berbahagialah orang yang membaca tulisan ini dan merasa isinya pas untuk orang lain dan bukan untuk dirinya sendiri. Dia ada dalam tanganku.
Keputusan untuk masuk ke dalam kelompok orang yang berbahagia menurut versi Tuhan Yesus atau versi Iblis ada di tangan kita! Jika ingin menjadi orang yang berbahagia menurut versi Tuhan Yesus, kita harus hidup dalam ketaatan dan berjaga-jaga seperti halnya kelima orang gadis yang bijaksana (MAT 25:1-13). Jagalah pelita hati kita agar tetap menyala. Isilah minyaknya setiap hari dengan berdoa dan merenungkan firmanNya.
Sumber : AP

Kesaksian pelepasan dan pertobatan Ry dari jerat Iblis

Tuhan Yesus Mengalahkan Lucifer III
Shalom
Nama saya: Ludi Hasibuan
Berikut ini akan saya sampaikan sebuah kesaksian tentang saudara sepupu saya dan saudara seiman yang bernama Ry (17)। Tulisan ini merupakan kesaksian langsung yang saya alami। Serta berdasarkan yang dialami, dilihat, didengar dan dirasakan langsung oleh Ry. Tulisan ini dibuat berdasarkan apa adanya, tidak ada pengurangan dan penambahan.
Semuanya ditulis apa adanya. Bagi yang belum sempat membaca tulisan saya yang pertama. Saya akan sedikit mengulanginya saja. Ry adalah korban dari Gereja Setan yang membuat dirinya terikat oleh lucifer. Ry yang masih berusia muda diberi kemampuan yang luar biasa tentang pengetahuan tekhnolgi informasi komputer.
Padahal Ry masih duduk di SMA dan tidak pernah mengenyam pendidikan komputer. Ia bisa menjadi "master dibidang TI Komputer", ia bisa menghacker dan mengcracker semua program komputer. Ia bisa menembus "firewall" web sites yang ada di Indonesia maupun luar negeri. Saya membaca secara langsung surat dari Bill Gates,juragan Microsoft kalau dirinya "mau kapan" saja bekerja di Microsoft, ia langsung diterima. Ry akan digunakan oleh Lucifer untuk menjadi operator/program/pengendali manusia dengan menggunakan komputer. Alat tersebut akan ditanam dalam tubuh manusia dengan memakai symbol 666. Ry akan dijanjikan berkuasa secara mutlak dengan penuh kekayaan selama 3.5 tahun. Ry telah mengalami pelepasan melalui doa dan kuasa dari Yesus Kristus,pada hari Sabtu, 10 Januari lalu. Tuhan Yesus berhasil mengalahkan lucifer melalui hamba Tuhan, Pendeta Joshua Tumakaka dari Gereja Tiberias Indonesia.
Berikut tulisan dibawah ini merupakan rangkaian kejadian lainnya:
Rabu, 28 Januari, bertempat di Gereja Tiberias Indonesia, Plaza Jambu Dua, Bogor. Disaksikan sekitar 150 jemaat yang menghadiri kebaktian yang dipimpin oleh Pdt.Josua Tumakaka. Ditengah acara kebaktian Ry kembali diserang oleh Lucifer. Di depan ratusan jemaat yang ada didalam gedung tersebut. Ry yang tubuhnya tengah dikuasai oleh Lucifer berkata," Akulah lucifer.Yang diciptakan dari Api dan berasal dari neraka. Ry telah menjadi milikku tak semudah itu mengambilnya." Mendengar teriakan Ry tersebut membuat gempar para jemaat yang ada di dalam ruangan itu. Dengan angkuh dan sombongnya Lucifer mengatakan kalau ruangan gereja ini telah dikuasainnya dan tidak mungkin Mesias dan Roh Kudus bisa masuk ke dalam ruangan ini. Pdt. Josua Tumakaka dan para pekerja meminta para jemaat untuk menghadap ke Ry dan berdoa serta memanjatkan puji-pujian untuk meminta pertolongan dan kehadiran Yesus Kristus. Ry secara lantang memanggil Pdt Josua Tumakaka dengan panggilan Josua. Ia menantang Pdt.Josua untuk berkelahi. Ry menjadi mengamuk melemparkan kursi dan mengacak-acak segala sesuatu benda yang ada di dalam ruangan itu. Seluruh jemaat semakin keras berdoa dan bernyanyi memohon kehadiran Roh Kudus dan Tuhan Yesus. Ry yang berada di dalam alam roh, mengatakan kalau dirinya tengah dililit oleh naga dan lehernya dililit oleh ekor naga sehingga ia susah untuk berbicara. Tubuh Ry yang sedang dikuasai oleh Lucifer dengan sombongnya berkata." Mesias kau telah tiga kali mengalahkanku tapi kali ini tidak bisa."
Bahkan dengan lantang ia mengatakan kalau akhir jaman akan segera tiba dimana manusia akan mengenakan tanda 666. Manusia akan taat dan patuh akan perintahnya. Ry yang berada dibawah lucifer menunjuk ke suatu arah (posisi) yang disebutnya Mesias. Ia akan menyerang Mesias.Baru selangkah berjalan ke arah tersebut. Tubuh Ry terplanting sejauh 2 meter dan jatuh tersungkur kaku dengan posisi seperti di SALIB. Pdt. Josua meminta tubuh Ry untuk dibawa ke depan altar. Saya dan Mario, sepupu saya bersama 3 orang pekerja membawa tubuh Ry ke hadapan altar. Saat itu Ry telah melemah karena Kuasa ROH KUDUS telah masuk ke dalam ruangan tersebut. Pdt.Josua mengatakan akan mengadakan perjamuan kudus. Ry kembali mengamuk-amuk dan mengatakan kalau tubuh dan darah Yesus tidak bisa menaklukannya. Pdt. Josua memimpin perjamuan kudus tersebut. Ry diminta oleh Pdt.Josua untuk memanggil dan menyebut nama TUHAN YESUS. TOLONG SAYA. Ry dengan susah payah menyebut nama TUHAN YESUS hingga berhasil. Ry bisa menyebut nama tersebut dan menerima perjamuan kudus. Ketika ia menerima TUBUH KRITUS, ia merasakan pahit dan asin yang luar biasa tapi ia bisa menelannya. Kemudian ia menerima anggur sebagai Darah Kristus. Ia menelannya dengan susah payah. Ry merasakan bahwa anggur tersebut serasa cuka dan sesuatu yang pahitnya luar biasa. Setelah menerima itu, Ry terbebas dari kuasa lucifer. Ia memberitahu kepada seluruh jemaat. Ry diberi karunia berupa bisa melihat di alam roh dan mendengar suara dari alam roh. Kalau ia melihat tiga orang pria. Laki-laki pertama tidak bisa dilihat mukannya karena wajahnya tertutup sinar yang sangat terang sekali. Bercahaya putih yang indah, kemilau dan penuh kedamaian. Ry belum pernah melihat cahaya seperti itu di dunia itu. Ia diapit oleh pria lainnya, tua berkumis dan berjenggot serta membawa tongkat. Pria lainnya adalah seorang pria tua berjenggot dengan kepala setengah botak. (Persis seperti yang tertera dalam Alkitab dalam Matius 17:1-8). Ry mendengar suara yang keras dan bergemuruh."Bertobatlah sebab kerajaan Allah sudah dekat". Ry menyampaikan apa yang didengarnya kepada seluruh jemaat yang ada di dalam ruangan itu. Hal ini membuat seluruh jemaat bergetar hati dan tubuhnya. Semuanya menangis dan memanjatkan doa dan puji-pujian syukur kepada Yesus Kristus.
Pdt.Josua Tumakaka mengatakan kepada Ry kalau dirinya harus menerima Baptisan Selam. Ry harus melakukan itu dengan segera. Ia mengatakan kepada Ry kalau hari Jumat, 30 Januari ada Baptisan Selam. Ry harus melaksanakannya. Kami sekeluarga berjanji akan menemani Ry untuk melakukan Baptisan Selam.
Jumat, 30 Januari 2004.
Baptisan selam ini dipimpin oleh Pdt.Yesaya Pariadji, Pdt Josua Tumakaka, Pdt. Dolf M, para pekerja dan keluarga besar Ry yang berjumlah 15 orang. Kami yang menemani Ry dari rumah sebelum menjalani Baptisan Selam.Memulainya dengan berdoa. Ry sudah sangat muak dan marah kepada lucifer yang terus menerus mengganggu dan menyerang dirinya. Ry ingin melalui Baptisan Selam ini semuanya bisa diselesaikan dan dirinya, jiwanya, rohnya dan nyawanya secara 100% akan menerima TUHAN YESUS seluruhnya. Ry mengakui kenapa sampai berlarut-larut dirinya harus melawan lucifer karena pikirannya sering diganggu oleh lucifer dengan hal yang bersifat manusiawi, kedagingan dan yang bersifat logika. lucifer yang pandai berdusta membuat dirinya sering diliputi keragu-raguan untuk meyakini bahwa TUHAN YESUS mampu mengalahkan segalanya dan JURU SELAMAT satu-satunya. Ry meminta kepada keluarga yang mendampinginya untuk mendoakan agar semuanya tuntas dan dirinya yakin akan TUHAN YESUS sebagai JURU SELAMAT. Kami mengiringi perjalanan menuju ke lokasi Baptisan Selam dengan doa dan sepanjang jalan menuju ke lokasi diiringi dengan doa dan puji-pujian. Kami tiba dilokasi dengan selamat. Ry tetap kami dampingi dan perkuat imannya dengan membacakan berbagai Firman Tuhan yang ada di dalam Alkitab. Ry mendengarnya dan menyimaknya dengan baik. Kami sekeluarga menyadari bahwa hari ini adalah pertarungan terakhir bagi Ry melawan lucifer. Kami sekeluarga menginginkan semuanya cepat berakhir dan Ry bisa diselamatkan. Menjelang Baptisan Selam, terlebih dahulu kami berkumpul dalam ruangan lobi di lokasi tersebut. Ry mulai diserang kembali oleh lucifer. Kamipun berdoa terhadap Ry agar dirinya bisa menguasai pikirannya. Kami meminta Ry untuk selalu menyebut DARAH YESUS BERKUASA. TUHAN YESUS TOLONG SAYA...
Ry mengatakan kalau sy akan diserang dan diganggu oleh legion (setan yang diusir Tuhan Yesus hingga masuk ke dalam tubuh babi). Kami berdoa terus kepada Tuhan Yesus untuk menyelamatkan diri Ry. Sebelum memasuki Baptisan Selam. Ry terlebih dahulu menerima perjamuan kudus. Ry kembali diserang oleh lucifer. Ry merasakan leher dan mulutnya berada dalam cengkraman naga sehingga dirinya sulit mengucapkan kata-kata. Ry bisa menerima perjamuan kudus tersebut walaupun dengan susah payah. Kami menyadari bahwa ini merupakan awal dari sebuah akhir penantian yang panjang dari Ry. Apapun resikonya kami telah berserah pasrah kepada TUHAN. Kami mengharapkan Ry bisa diselamatkan dan dirinya bisa bekerja diladang TUHAN. Kamipun mempersiapkan diri untuk memasuki ke dalam ruangan untuk melakukan Baptis Selam yang dipimpin Pdt. Yesaya Pariadji. Kami telah melihat sikap Ry yang telah berubah. Ia kembali telah diserang oleh lucifer. Ry yang tengah dirasuki oleh lucifer memasuki ruangan dan mendekati Pdt.Yesaya Pariadji. Pdt.Pariadji terlebih dahulu memberkati diri Ry dengan dalam nama Bapak dan Putra dan Roh Kudus. Ry pun mengamuk dan memukul Pdt. Yesaya Pariadji tapi tidak kena. Ry kemudian berteriak," I'm lucifer. I'm from hell.I wants this kids. Ry is my son." Kemudian secara bersama-sama kamipun berdoa untuk menyelamatkan Ry. Kami berdoa agar lucifer dibakar oleh API ROH KUDUS sehingga ia kembali ke neraka. lucifer berkata dusta kalau seluruh tempat ini telah dikuasainnya dan tidak ada lagi yang bisa menembusnya. Ia kemudian masuk ke dalam lingkaran dan membuat tanda bintang seperti yang ada dalam symbol setan (pentagram). Dengan sombong dan angkuhnya ia mengatakan dirinya tidak dapat dikalahkan. Jika Mesias datang maka nyawa Ry akan diambilnya seperti Hana. Kamipun terus berdoa dan memanggil TUHAN YESUS untuk segera hadir dan menyelamatkan Ry. Ry sendiri berjuang dan berontak lebih keras dari sebelumnya. Ry yang mempunyai nama depan Boas ini melawan terus menerus. Hingga Ry yang dikuasai Lucifer berkata "Boas. engkau mau mengkhianati aku."
Ry terus menerus melawan. Pdt. Josua dan Pdt.Dolf yang memimpin pelepasan ini memutuskan untuk memasuki PERJAMUAN KUDUS. Kamipun memanjatkan puji-pujiaan dan berdoa bersama-sama. Ry pun bisa mengikuti Perjamuan Kudus ini walaupun dengan susah payah tapi lucifer telah keluar dari dirinya. Ry mengatakan dirinya melihat kembali (Ry menyebutnya tiga jagoan) yaitu YESUS KRISTUS dengan sinar kemuliannnya, Nabi Musa dan Nabi Elia. 10 Malaikat besar yang memimpin pasukan, Ry hanya mengenal 4 Malaikat besar yaitu Pemimpin Malaikat Perang, Michael, Malaikat Pembawa Berita (Ry melihat malaikat ini memegan gulungan kertas) Gabriel, Malaikat yang membawa Sangkakala Besar dan Malaikat Yang Akan Datang Pada Akhir Jaman untuk mencabut nyawa manusia. Serta jutaan malaikat (Ry menyebutnya seperti jumlah rambut banyaknya) yang ada dibelakang para malaikat besar ini. Ry mengatakan kalau dirinya harus bisa berjalan sendiri (tidak boleh dipapah) dan mengikuti ke arah jalan yang dilalui YESUS KRISTUS. Ry menuju berjalan ke tempat dimana akan dilakukan Baptisan Selam. Ry terlihat seperti orang yang kesilauan (melihat cahaya terang). Ry selalu berkata," Aduh terang sekali॥ Silau-silau aku tak tahan melihatnya." Kamipun memanjatkan puji-pujian dan doa kepada TUHAN YESUS.
Kemudian para pendeta mengajak Ry untuk mengikuti Baptisan Selam. Ry awalnya menolak karena merasakan hawa yang panas disekitar lokasi. Pdt.Josua dan Pdt.Dolf.M memaksa Ry untuk masuk ke dalam. Kemudian terdengar teriakan keras. "Panas. panas. panass. Aku tidak mau masuk ke neraka lagi,"raung suara itu. Setelah itu Ry tergeletak, Ry merasakan ada yang lepas dari dirinya dan ia merasakan air yang sangat sejuk sekali.Air tersebut menjadi air tersejuk yang ia rasakan selama hidupnya. Mendadak Ry memberi tanda untuk mendengarkan perkataan ini," INILAH ANAK YANG KUKASIHI. KEPADANYALAH AKU BERKENAN DENGARKANLAH. DIA DAN SEBARKANLAH FIRMANNYA KEPADA UMAT MANUSIA." Setelah perkataan itu selesai terdengarlah suara petir yang menggelegar. Kami semua yang hadir disanapun pada menangis॥ Hati kami semua bergetar, tubuh kami seperti lemas dan ada rasa haru yang luar biasa hingga membuat diri ini menangis meraung-raung karena ada rasa suka cita yang besar.
Ry telah dibebaskan sepenuhnya dari cengkraman lucifer. Ry mendapat karunia yang luat biasa dari TUHAN YESUS. Kini Ry melalui nama YESUS KRISTUS telah mampu mengusir setan dan menyembuhkan penyakit. Hal ini kami lihat dengan mata kepala sendiri pada hari Senin, 2 Februari lalu ketika melakukan ibadah keluarga di Cinere.
Amien॥
Halleluyah...
NOTE : Dibawah ini ada sebuah catatan kaki. Tergantung anda yang membacanya. Apakah mempercayainya atau tidak. Tapi kami semua (keluarga besar Ry dan orang-orang yang mengiktui pelayanan pembebasan Ry dari Lucifer. Tidak menganggapnya sebagai sebuah peristiwa kebetulan) yang mengalami sebuah peristiwa yang luar biasa.
1. Bagi anda yang pernah menyaksikan VCD atau film pelepasan Mongol, orang yang mengalami hal yang sama dengan Ry. Dalam film ada dua nama yang disebut oleh Lucifer sebagai pengganti Mongol dan nama Ry disebutnya (namun menyebutnya memakai bahasa Inggris dan diakuinya dari luar negeri). Ry akan menjadi panglima besar tentara setan. Selain itu nama lain yang disebutnya yaitu Hana atau Anna. Ia telah dipilih oleh lucifer sebagai Ratunya Lucifer. Hana atau Anna berasal dari Menado. VCD tersebut dibuatnya beberapa tahun yang lalu
2. Ketika tanggal 10 Januari lalu, saat kami melakukan pelepasan untuk pertama kalinya Ry dari tangan lucifer. Pada waktu yang sama dilangsungkan pelepasan yang sama terhadap Hana atau Anna di Manado. Waktu dan jamnya sama. (Hal ini baru kami ketahui dari Pdt.Josua Tumakaka beberap waktu kemudian). Ry bisa diselamatkan tapi Hana atau Anna harus diserahkan kepada Tuhan Yesus. Kami keluarga besar Ry turut berduka cita atas kepergian Hana atau Ana.
3. Ketika hari Jumat, 30 Januari lalu, Baptisan Selam yang dijalankan Ry berlangsung dari jam 12.00 -15.15 WIB. Ketika Ry selesai mengucapkan perkataan," INILAH ANAK YANG KUKASIHI. KEPADANYALAH AKU BERKENAN. DENGARKANLAH DIA DAN SEBARKANLAH FIRMANNYA KEPADA UMAT MANUSIA." Terdengar suara petir menggelegar. Kebetulan ketika Baptisan Selam yang berlangsung di kawasan Kelapa Gading hanya mendung dan tidak turun hujan. Keesokan harinya ketika kami membaca Kompas edisi Sabtu,31 Januari. Jakarta diguyur hujan es dan pohon tumbang dan jalanan menjadi macet total. Waktu kejadian sekitar jam 15.00 WIB. Apakah ini sebuah kebetulan ? (Kami tidak mempercayainya sebagai sebuah kebetulan belaka) Terserah anda yang menilainya.
4. Setelah selesai peristiwa yang dialami Ry. Kami berusaha berpikir secara jernih. Apakah pada pelepasan Ry tentang masalah hari dan waktunya merupakan kebetulan belaka ? Ry melakukan Baptisan Selam pada hari Jumat antara jam 12.00 - 15.00. Berdasarkan catatan yang ada didalam Alkitab bahwa Tuhan Yesus di salib pada hari Jumat antara jam 12.00 - 15.00. Apakah ini suatu kebetulan ? Terserah anda yang menilai.
PENUTUP
Satu hal pasti. Saya yang turut serta dalam peristiwa ini. Ingin membagikan pengalaman yang luar biasa yang saya alami sehingga bisa memperkuat iman kita. 5 kali saya mengikutinya dan 5 kali saya mendapat peringatan kalau "AKHIR JAMAN SUDAH DEKAT". "BERTOBATLAH KARENA KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT". Jangan tanya pada saya masalah waktu. Kapan akhir jaman itu akan datang ? Sebab tidak ada yang tahu. Yang tahu hanya Tuhan sendiri. Saya hanya menyampaikan apa yang saya lihat dan saya rasakan. Sisanya berpulang kepada diri anda sebab keselamatan berasal dari diri anda sendiri.
Terima kasih.
Amien .
Halleluyah॥
Jkt, 3 - 2 - 2004.
Ludi Hasibuan.
Sumber : AP

Kesaksian mantan peramal dan ahli Hong Sui (Jong Khim Long / Tjuk Lin Tse / Yusuf )

Nama asli saya adalah Tjong Khim Long/ Tjuk Lin Tse alias Yusuf. Tjuk Lin Tse adalah nama praktek saya. Saya berasal dari Kalimantan Barat dan sudah menetap di Jakarta selama 21 tahun sebagai seorang Sinshe. Saya juga masuk dalam ikatan Sinshe-sinshe di Indonesia. Sebagai peramal nasib, saya mulai dengan memasang tarip sebesar Rp. 500, untuk setiap pasien. Tarip terakhir sebelum saya bertobat, yaitu tahun 1988 sebesar Rp. 150.000, setiap pasien untuk waktu 1/2 jam. Pasien saya begitu banyak sampai harus menunggu giliran 2-3 bulan, bahkan 4 bulan untuk diramal nasibnya.

Selama 21 tahun saya tidak pernah memasang iklan, tetapi dapat menjadi begitu terkenal dan saya mempunyai 46 orang murid, baik di dalam maupun di luar negeri, terdiri dari 34 pria dan 12 wanita: Murid yang paling jauh dari Canada, sedangkan yang paling dekat dari Singapore dan Malaysia. Yang dari Indonesia terpencar dari berbagai daerah. Setiap murid harus membayar antara 9-10 juta rupiah pada saat itu. Mereka belajar hal meramal nasib, melihat Hong Sui,membuat Hoe dan Pak Kwa


1. Cara meramal nasib


Sekarang saya mau menerangkan bagaimana saya meramal nasib. Sewaktu pasien mendaftar dan tiba gilirannya untuk diramal maka pada saat pasien datang, saya dapat mengetahui persoalan apa yang terjadi yang menyebabkan pasien tersebut mencari saya; baik itu masalah usaha, masalah rumah tangga dan lain-lain. Saya juga dapat mengetahui penyakit apa yang diderita oleh pasien tersebut atau penyakitnya mengharuskan dia dioperasi dan barapa kali dia sudah dioperasi saya dapat mengetahuinya. Lebih dari itu, anak-anaknya dengan tanda-tanda yang ada pada tubuhnya laki-laki atau perempuan, janda atau duda dan lain-lain, semuanya dapat saya ketahui.

Sebenarnya itu bukan karena kehebatan saya, sebab cara saya meramal berasal dari ilmu keturunan nenek moyang saya, bukan karena mempelajari buku-buku. Sejak kecil saya sudah dilatih dengan sembahyang, puasa serta membaca manntra-mantra.

Pada saat saya menghadapi pasien untuk diramal, sebenarnya roh yang pada pasien itulah yang telah memberitahu kepada roh yang mengikuti saya.

Murid saya yang belum sepenuhnya luluspun sudah dapat disertai dengan roh yang dapat memberitahukan segala sesuatu kepadanya. Dengan adanya roh dari pasien yang memberitahukan kepada roh yang mengikuti saya, kemudian mamberikan firasat kepada saya, maka saya berani menyampaikan ramalan nasib pasien saya secara tepat.

Lalu bagaimana saya yang memiliki latar belakang kehidupan yang sedemikian, dapat percaya kepada Tuhan Yesus, padahal sebelumnya saya sama sekali tidak dapat percaya kepada Tuhan Yesus. Menurut pendapat saya sebelumnya, Tuhan Yesus tidak sebangsa dengan saya, bagaimana Dia dapat membawa saya ke Sorga? Mimpipun tidak mungkin, pikir saya. Saya mengatakan, bahwa Alkitab adalah tulisan manusia, bukan secara langsung dijatuhkan dari langit. Namun ternyata saat ini saya dapat menjadi orang yang lebih percaya kepada Tuhan Yesus, lebih daripada sebagian orang-orang Kristen. Saya menjadi Kristen bukan melalui kesaksian Orang Kristen, bahkan seandainva ada yang menyodorkan 100 juta rupiah sekalipun supaya saya mau menjadi orang Kristen, saya akan menolaknya. Saya dapat percaya kepada Tuhan Yesus melalui satu proses yang panjang dari Tuhan sendiri.


2. Kenapa saya dapat percaya kepada Tuhan Yesus ?



Tgl. 01 Pebruari 1988 itulah titik awal di mana saya mulai percaya kepada Tuhan Yesus. Setiap manusia memiliki cinta kasih dan melalui hal inilah saya dapat mengenal Tuhan Yesus. Cinta kasih yang akan saya paparkan di sini adalah cinta kasih antara suami istri. Pada tgl.23 Maret 1987 isteri saya telah meninggal dunia karena penyakit tidak nafsu makan. Meskipun saya seorang Sinshe, saya tidak pernah membuka resep untuk isteri saya, melainkan menghubungi Sinshe lain yang terkenal untuk membukakan resep untuk istri saya.

Di rumah saya ada satu kamar yang keadaannya seperti layaknya sebuah kelenteng, 21 tahun yang lalu patung yang saya sembah itu dapat bergerak dan selama isteri saya sakit, saya menyembah kepada berhala-berhala itu. ternyata hasilnya tidak ada,demikian juga usaha-usaha saya yang lain bagi kesembuhan isteri saya. Terakhir isteri saya masuk rumah sakit, tetapi dokter tidak dapat menemukan penyakit apa yang diderita oleh istri saya.

Hasil check up secara menyeluruhpun mengatakan bahwa isteri saya sehat, tidak ada sesuatu penyakit. Saat itu keadaan isteri saya setiap hari hanya dapat makan sebanyak dua (2) sendok, jika ditambah

satu(l)sendok lagi dia akan muntah. Setelah menghadapi jalan buntu, isteri saya menyatakan bahwa dia menerima Tuhan Yesus dan percaya kepadaNya.

Meskipun saya sama sekali tidak percaya kepada Tuhan Yesus, namun karena rasa cinta kasih saya kepada isteri, saya terpaksa mengijinkannya.

Pada saat istri saya percaya kepada Tuhan Yesus, dia tidak didoakan oleh siapa-siapa, hanya seorang putra dan putri saya yang belum Kristen pada saat itu. Setelah didoakan, pada malam itu isteri saya dapat tidur dengan nyenyak. Keesokan harinya, ketika dia bangun, wajahnva begitu berseri-seri dan sejak itu setiap malam dia dapat tidur dengan tenang. Di lain pihak ternyata hal itu justru membuat saya tidak dapat tidur.

Kenapa dapat terjadi hal yang demikian?Bayangkan, isteri saya sudah percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi di rumah saya masih penuh dengan berhala. Menurut ramalan saya dalam waktu 8-10 hari lagi istri saya akan pulang ke rumah dan situasi rumah yang demikian jelas akan merupakan satu persoalan untuknya.Sebagai orang yang percaya Tuhan Yesus, isteri saya akan mengucapkan "Haleluyah dan Puji Tuhan", sedangkan saya masih harus mengucapkan kata-kata untuk berhala. Perbedaan hidup yang demikian jelas akan mendatangkan suasana yang tidak baik.


3. Berhala-berhala dirumah saya di hancurkan

Segera saya mengumpulkan murid-murid saya untuk mengadakan rapat, tetapi mereka juga tidak dapat memberikan satu usul tepat sebagai jalan keluarnya. Namun karena rasa cinta kasih saya, segala macam berhala itu kemudian saya hancurkan, termasuk patung yang dapat bergerak dari zaman dinasti Ming tersebut. Kira-kira 6 jam sebelum isteri saya meninggal dunia, dokter baru dapat menemukan bahwa isteri saya terkena penyakit kanker usus yang sebelumnya kami mengira hanya wasir saja.

Saat isteri saya meninggal dunia saya belum percaya kepada Tuhan Yesus, namun dikarenakan isteri saya sudah percaya kepada Tuhan Yesus, upacara kematiannya diadakan secara Kristen dan kemudian setiap malam hari diadakan kebaktian penghiburan di rumah untuk beberapa waktu saya terpaksa mengikuti berdoa di dalam nama Tuhan Yesus dan mendengarkan tentang perihal Tuhan Yesus yang menyelamatkan dan memberikan Sorga kepada orang yang percaya kepadaNya.

Saya ingin sekali mengetahui di mana isteri saya, di Sorga atau di Neraka. Menurut kata orang-orang Kristen dan pendeta-pendeta, isteri saya ada di Sorga, tetapi bagaimana mereka dapat memberikan bukti kepada saya. Tidak ada orang yang pernah ke Sorga dan kembali serta memberitahukan kepada saya, bahwa isteri saya ada disana.


4. Mengikuti seminar pertumbuhan gereja di Korea Selatan

Pada bulan Agustus 1987 di Korea Selatan diadakan Seminar Pertumbuhan Gereja bagi orang-orang Asia dan kami sekeluarga yang bejumlah 7 orang ikut mendaftarkan diri. Saya hanya mengikuti acara-acara tersebut, tetapi tidak mengikuti kebaktiannya. Banyak Gereja-gereja di Asia mengirimkan utusannya ke Korea tapi saya ikut datang ke sana hanya untuk mengetahui tentang Tuhan Yesus saja.

Saya mempunyai 4 orang anak, seorang putra dan 3 orang putri. Putri saya yang sulung bisu tuli sama sekali tidak dapat mendengar meski ada bunyi petasan sekalipun. Putri sulung saya yang demikian juga saya ajak ke Korea. Kami juga pergi ke Bukit Doa di mana berduyun-duyun orang yang datang ke sana. Saat itu ada 163 orang dari Indonesia yang pergi ke sana termasuk saya sekeluarga. Di sana ada gua-gua untuk berdoa dan saya hanya sekedar mau tahu saja tentang gua-gua tersebut.

Saya sudah antri tetapi tidak pernah mendapat giliran. Di sana saya bertemu seorang penatua yang berasal dari Taiwan. Saya melihat dia berdoa untuk menyembuhkan orang-orang sakit tanpa mantera-mantera atau obat, hanya berdoa dalam nama Tuhan Yesus. Ada seseorang yang tangannya selisih panjang pendek, setelah didoakan dalam nama Tuhan Yesus, tangan yang pendek dapat menjulur keluar menjadi sama panjang !Saya juga adalah mantan pemain akrobat dan tukang sulap, tetapi apa yang saya lihat ini bukan sulapan.

Kemudian saya meminta kepada penatua tersebut untuk menyembuhkan anak saya yang sulung. Dia menjawab bahwa dirinya tidak dapat menyembuhkan, yang diandalkan hanya kuasa dari Tuhan Yesus. Kesempatan inilah saya pergunakan untuk dapat melihat bagaimana kuasa Tuhan Yesus tersebut. Penatua itu meletakkan kedua jarinya di telinga anak saya lalu berdoa. Dia mengatakan, bahwa di dalam nama Tuhan Yesus anak ini harus dapat mendengar dan dapat berkata-kata Amin.

Pada saat penatua itu selesai berdoa, dia memetikkan tangannya di belakang anak saya, anak saya sudah dapat mendengar. Peristiwa itu betul-betul membuat hati saya terharu, sebab 31 tahun putri sulung saya tidak pernah mendengar sesuatu suara apapun. Sekarang dia dapat mendengar hanya melalui doa. Penatua itu mengajarkan putri saya untuk mengucapkan kata-kata "Haleluyah" dan putri saya dapat mengikutinya meskipun dengan ucapan yang belum sepenuhnya tepat. Saat itu saya rasakan diri saya seperti orang udik yang pertama kali datang ke kota. saya merasakan kebesaran Tuhan Yesus.


5. Saya mulai merasakan kuasa Tuhan Yesus yang heran

Dari Korea saya kembali ke Indonesia mampir di Taiwan dan Hongkong. Biasanya setiap kali saya berada di Singapore atau Taiwan selalu didatangi banyak orang yang ingin diramal nasibnya, sehingga tidak dapat pergi ke mana-mana. Tetapi seat itu tidak ada yang mengetahui kedatangan saya di Taiwan sehingga saya dapat pergi ke tempat rekreasi Wu Lay. Ketika saya kembali dari tempat rekreasi tersebut, ternyata kaki saya menjadi bengkak, lebih besar dari sepatu saya. Dikarenakan jadwal penerbangan yang sudah diatur maka dari Taiwan saya mampir ke Hongkong dengan kaki yang bertambah bengkak lagi.

Saya sempat berpikir jika demikian jangan-jangan saya harus menenteng sepatu saya sampai ke Indonesia. Oleh karena itu saya memanggil kedua putri saya untuk mendoakan saya. Setelah didoakan dalam nama Tuhan Yesus ternyata belum terlihat hasilnya, didoakan kedua kali juga belum tampak adanya perubahan, sehingga saya katakan biar sajalah, saya mau tidur saja tetapi keesokan harinya ketika saya bangun ternyata kaki saya sudah sembuh.

Dengan penuh sukacita saya pulang ke Indonesia bukan dengan menenteng sepatu, tetapi memakai sepatu.Saat itu saya belum mau percaya juga kepada Tuhan Yesus dan sesampai di Indonesia saya teruskan pekejaan saya sebagai peramal nasib. Saat itu saya juga mengidap penyakit kencing manis dan tekanan darah tinggi kronis. Dengan keadaan tersebut saya ingin dapat mengetahui lebih jauh sampai dimana kuasa dari Tuhan Yesus.

Saya sudah tidak mau makan obat lagi melainkan saya memanggil putra dan putri saya untuk mendoakan saya. Setelah berdoa saya pergi ke dokter untuk check up. Dokter menanyakan selama satu bulan saya tidak periksa itu telah berobat ke mana? Dokter terheran dengan hasil check up. Saya jawab, bahwa saya tidak berobat ke mana-mana. Dokter itu tidak percaya, tanpa berobat bagaimana mungkin penyakitnnya dapat sembuh dan normal seperti itu, baik kencing manis maupun tekanan darah saya sudah normal kembali.

Dulu tekanan darah saya untuk turun menjadi 150 saja sulit, tetapi sekarang dapat menjadi 130 - 85. Hal itu semakin membuat saya tahu bahwa ada kuasa yang besar di balik doa . Saya mau tidak mau harus mengakui kebesaran Tuhan Yesus, tetapi saya belum dapat percaya sepenuhnya kepadaNya, masalahnya adalah terletak pada pekerjaan saya sebagai peramal yang dengan begitu mudah dapat menghasilkan uang. Saat itu dalam sehari saja dapat memperoleh hasil 500-600 ribu rupiah padahal tanpa modal.Jika saya harus percaya kepada Tuhan Yesus, jelas pekerjaan saya tersebut harus saya tinggalkan dan saya tidak dapat mencari uang.

Posisi saya memang terjepit, sehingga saya memilih untuk tetap menjadi peramal nasib. Dan satu hal yang aneh ternyata juga banyak orang Kristen yang mau diramal nasibnya. Hal itu saya ketahui sebab sepulangnya saya dari Korea saya membeli 100 buah Alkitab dan setiap pasien yang datang kepada saya, saya berikan sebuah Alkitab, di antara :mereka ada yang menyatakan, bahwa dirinya sudah memiliki Alkitab, berarti mereka adalah orang Kristen, mereka percaya kepada Tuhan Yesus.

Ketika saya menanyakan kepadanya apakah Tuhan Yesus tidak menolong? Dia menjawab, bahwa dulu Tuhan Yesus menolong, tetapi sekarang tidak. Saya menasehati mereka, bahwa mereka pasti ada sesuatu kesalahan dan saya anjurkan segera kembali sungguh-sungguh datang kepada Tuhan . Saya bersaksi kepadanva bahwa saya yang paling tidak percaya, ternyata Tuhan Yesus masih mau menolong saya. Saat itu ramalan saya semakin terkenal, banyak juga orang-orang Kristen yang mau tahu, karena ada peramal yang membagikan Alkitab. Mereka menyatakan, bahwa di dunia ini sayalah satu-satunya peramal yang demikian.


6. Sekarang saya bertobat sungguh-sungguh

Untuk mengakhiri kesaksian saya, pada tgl. 01 Pebruari 1988 pukul 01.00 barulah saya percaya kepada Tuhan Yesus dengan sungguh-sungguh. Hari itu saya selesai melihat dua Hong Sui dan yang terakhir di Pondok Indah, suatu tempat yang begitu luas baik tanah dan bangunannya. Ketika tiba di sana, hujan turun dengan lebatnya, sehingga saya kesulitan untuk turun dari mobil. Saya membawa kompas, tetapi dari dalam mobil jarum penunjuk tidak dapat menunjuk dengan tepat,sehingga saya terpaksa turun dengan payung untuk melihat tempat tersebut. Sepulangnya dari sana, kira-kira sudah jam 20.00, setelah makan lalu tidur karena badan terasa sudah kurang enak.

Tengah malam saya terbangun dengan pernafasan yang tidak lancar alias sesak. Sebagai seorang Sinshe saya tahu bahwa ini merupakan gangguan jantung. Rasanya saya sudah tidak tahan, udara yang keluar terasa lebih banyak dari yang saya hirup dan dengan situasi yang demikian, saya sadari dalam waktu 5-10 menit saya akan meninggal dunia. Di saat yang demikian, saya teringat kuasa doa dan mulailah saya berlutut di atas tempat tidur, berdoa kepada Tuhan Yesus supaya melalukan masa kritis tersebut.

Sehingga saya dapat melihat hari esok. Setelah "Amin" ternyata hasilnya tidak ada,bahkan pernafasan saya terasa bertambah sesak.

Saya mengulangi lagi dengan berlutut dan berdoa kepada Tuhan Yesus dan Amin lagi, ternyata hasilnya juga tidak ada.

Hati saya menjadi sedemikian sesak dan menurut perhitungan, sisa waktu tinggal kira-kira dua menit lagi.

Waktu yang pendek itulah yang akan menentukan saya masih dapat hidup atau harus meninggalkan dunia ini. Dalam keadaan demikian untuk kembali menyembah berhala pada saat seperti itu sudah tidak memungkinkan , sebab semua berhala sudah tidak ada lagi, sehingga satu-satunya jalan adalah saya harus kembali berlutut dan berdoa kepada Tuhan Yesus.

Situasi sudah sedemikian gawat, saya tidak hanya berdoa supaya disembuhkan, bahkan saya berjanji jika saya disembuhkan saya mau percaya dan menurut kepada Tuhan Yesus, bersaksi dan melayani Tuhan Yesus, meninggalkan segala profesi lama saya.Saat itu saya yakin, bahwa Tuhan Yesus hadir di depan saya. Seperti biasanya saya mengakhiri doa dengan kata "Amin",tetapi heran saya, baru mengucapkan kata "A", belum sampai "MIN", pernapasan saya sudah lancar dan sembuh secara sempurna.

Rasanya tubuh saya begitu segar seperti menjadi muda kembali dan saya dapat merasakan sukacita besar yang belum pernah saya alami selama 61 tahun saya hidup di dunia ini. Sejak saat itulah saya betul-betul percaya kepada Tuhan Yesus. Saya adalah orang yang berpegang teguh kepada janji, sebab itu saya juga menepati janji saya kepada Tuhan Yesus.

Tgl. 01 April 1988 saya mengumumkan, bahwa praktek meramal nasib, serta Hong Sui saya tutup meskipun masih banyak orang yang minta diramal, bahkan yang dari Taiwan, Singapore atau Malaysia. Tuhan mengasihi semua manusia, tetapi sayang hanya sedikit yang mau mengasihi Tuhan Yesus. Saya merasa sangat berhutang kepada Tuhan Yesus yang begitu mengasihi saya dan saya ingin dapat membalas kasihNya.

Saya himbau Anda, kenalilah Tuhan YesusKristus, Percaya dan terimalah Dia dengan bulat hati. Percayalah kepadaNya senantiasa dengan 100% jangan 99%, maka hidup Anda diselamatkan, disembuhkan, diPulihkan di Dunia maupun di Sorga. Kiranya melalui kesaksian ini, ini dapat berguna bagi Anda dalam menguatkan iman semua saudara seiman. AMIN.

Yohanes 3:16 : Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Yohanes 14:6 : Kata Yesus kepadanya:"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku".

Ibrani 2: 3-4 : Bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai sedangkan Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan oleh Roh Kudus, yang dibagi-bagikanNya menurut kehendakNya.

Ibrani 4:17b : "Pada hari ini, iika kamu mendengar suaraNya, janganlah keraskan hatimu!"

Kisah Para Rasul 4:12 : "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Yohanes 1:12 : Tetapi semua orang yang menerimaNya diberinya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang parcaya dalam NamaNya.

Amin.
Sumber : AP

KESAKSIAN BEKAS IMAM HAMRAN AMBRIE - TUHAN MEMBERITAHU SAYA SECARA PERIBADI


Pada waktu dahulu saya merupakan seorang yang amat aktif dalam Islam,juga merupakan salah seorang daripada Pengerakkan Muhammadiah dan seorang pengajar Islam.Pada tahun 1947,saya telah dipilih untuk menjadi pengerusi kepada Kongress Muslim Kalimantan di Amutai,bersama- sama dengan K.H Idham Chalid. Pada tahun 1950-51 saya menjadi Imam Muslim bagi pasukan tentera di Banjarmasin, dengan kedudukan yang tinggi.Rencana saya telah diterbitkan dalam beberapa majalah Islam seperti Mingguan Adil di Solo,Mingguan Risalah Jihad di Jakarta dan Mingguan Anti-komunis di Bandung.Saya telah bekerjasama dengan Gerakkan Anti-Kristian dari tahun 1936 di Muara Teweh (Barito) dan sehingga tahun 1962 bersimpati dengan kumpulan yang merancang untuk membina undang-undang Islam di seluruh Indonesia,yang mana secara tidak lansung adalah bertentangan dengan pendirian Kristian.

Sebenarnya saya telah memiliki Kitab Suci Injil sendiri semenjak tahun 1936.walau bagaimanapun, saya tidak membaca dan mencari kebenarannya, tetapi mencari perenggan yang boleh membantu saya untuk berdiri teguh sebagai seorang Muslim yang mempunyai sikap anti-Kristian, dan bersedia untuk menyerang keimanan orang Kristian secara lebih berkesan.

Saya juga mengutuk 'Isa Al-Masih sehingga saya berumur 40 tahun,menolak terus yang mengatakan Dia adalah daripada Tuhan.Saya sengaja mentertawakan dan menolak kebenaran.Tetapi kasih Tuhan sungguh hebat,Dia berusaha,mencari dan menyelamatkan saya.

Dalam tahun 1961,semasa saya mencatat khotbah saya di masjid,saya melihat ayat daripada surah Al-Maidah 68, yang berbunyi:

"Katakanlah, wahai orang yang beriman! Kamu tidak mempunyai apa-apa kecuali kamu berpegang kepada Taurat dan Injil,dan semua ini akan membuka mata kamu kepada Tuhan kamu."

Saya sudah membaca ayat ini beratus kali,tetapi akhirnya Tuhan telah berbisik kepada jiwa saya tentang `Taurat dan Injil' yang mana tertulis di dalam Al-Quran adalah sama Taurat dan Injil yang terdapat di dalam Kitab Suci Injil sekarang.Saya selalu berpendapat bahawa Taurat dan Injil yang terdapat dalam Al-Quran telah lenyap,dan kandungan ini adalah ringkasan di dalam Al-Quran .Saya merasa yakin bahawa Taurat dan Injil,yang terdapat dalam Kitab Suci Injil sekarang adalah palsu,dan kandungan yang sebenar telah disalah-atur dan dilupakan serta ditambah-tambahkan oleh sesetengah pihak.

Bagaimanapun, jiwa saya memberitahu saya bahawa Taurat/Injil yang ada di dalam Al-Kitab sekarang adalah benar.Fikiran saya tidak percaya apa yang dikatakan oleh hati saya: "Tidak!Taurat dan Injil yang ada di dalam Al-Kitab sekarang adalah palsu".Fikiran saya bertentangan dengan jiwa saya dan perasaan saya,dan saya menjadi tidak pasti serta ragu-ragu terhadap apa yang betul sebenarnya.

Untuk membuatkan jiwa saya merasa aman,saya menyerahkan masalah saya ini dengan melakukan sembahyang tahjud,yang mana sembahyang ini adalah untuk meminta pertolongan daripada Tuhan agar Dia memberi petunjuk yang pasti kepada kebenaran.Saya meminta Tuhan menolong saya untuk memilih yang mana satu daripada dua kepercayaan ini yang benar.Ini adalah doa saya:

"Oh Tuhan,Pencipta Syurga dan bumi,Tuhan orang Islam, Kristian,Budha, Tuhan bulan dan bintang,lembah dan gunung;Tuhan semesta alam,tolong tunjukkan aku kebenaran tentang apa yang tertulis di dalam Al-Quran yang berkaitan dengan Taurat dan Injil.Adakah ini membawa makna bahawa Taurat dan Injil yang sebenar sudah lenyap yang terdapat ringkasan dalam Al-Quran ?Jika ini adalah benar,aku merayu kepadaMu untuk kuatkan hatiku bahawa aku mungkin tidak belajar Kitab Suci Injil .Tetapi jika "kebenaran di dalam Taurat dan Injil" yang tertulis di dalam Al-Quran ,bermakna kebenaran harus dicari di dalam Kitab Suci Injil sekarang,aku merayu padaMu untuk membuka pintu hatiku semoga aku lebih bersungguh-sungguh untuk belajar Kitab Suci Injil secara jujur."

Saya tidak bertanya kepada sesiapa pun untuk menolong saya membuat keputusan saya.Saya tidak bertanya kepada Imam,orang yang alim dalam Islam,atau kawan-kawan saya yang bijak pandai.Saya bertanya terus kepada Tuhan yang Maha Tahu untuk membuat pilihan bagi saya,jadi saya membuat pilihan yang betul menurut kehendak Tuhan.Saya sembahyang sesungguhnya dan menaruh harapan kepada Tuhan agar Tuhan memberi petunjuk dan hidayah bahawa Dia yang memilih kebenaran untuk saya dan menolong saya mengetahui dan mengaku kepada agama yang benar.

Setiap orang yang mempunyai agama berharap bahawa di sana terdapat kehidupan yang benar selepas mati dan salah seorang daripada mereka adalah saya,saya menaruh harapan yang tinggi kepada Tuhan.Saya percaya kepada kehidupan selepas mati,di mana kita cuma ada dua tempat untuk dituju:ke neraka,dengan hukuman yang tidak berhenti-henti kekal abadi di dalam api;atau ke Syurga,bersama dengan Tuhan dalam kemuliaan selama-lamanya. Saya tidak fikir tentang kehidupan abadi saya.

Sebagai contohnya;mari kita andaikan bahawa kita membawa 10 gram emas tulin, kita harus menelitinya secara berhati-hati, untuk memastikan bahawa tidak ada sesiapa yang boleh menipu kita,jadi kita tidak akan menyesal di kemudian hari.Berapa banyak agaknya kita memikirkan tentang kehidupan masa depan jiwa kita.Kita mesti belajar dan meneliti kebenaran untuk sembahyang kepada Tuhan menurut kehendak Tuhan,yang memiliki kehidupan di Syurga.Kalau tidak,kita akan menyesal untuk selama-lamanya kerana kecuaian kita.Saya selalu yakin bahawa pencipta Syurga dan neraka adalah Tuhan sendiri,atas sebab itulah saya tidak bertanyakan nasihat kepada sesiapa pun,samada Kristian atau Guru Islam.Saya mendekati Tuhan,yang memiliki segala kebenaran,peraturan ,dan merayu kepadaNya dengan penuh harapan dan percaya bahawa Dia akan memberi petunjuk yang benar kepada saya.

Puji Tuhan kerana segala doa saya telah dikabuliNya! Ini membuktikan bahawa Dia memberikan kebenaranNya kepada orang yang menghendakinya, dan bertanya dengan sesungguhnya.

Ini harus dicatat,selain daripada ayat 68 surah Al-Maidah,di mana terdapat banyak lagi ayat-ayat lain yang terkandung di dalam Al-Quran ,yang menarik hati saya pada waktu itu.Sebagai contohnya;Surah Al-Sajadah 23:

"Dan pastinya kami memberikan Musa sebuah Kitab(Taurat) ,jadi adakah kamu (Muhammad) ragu-ragu untuk menerimanya, "

Surah Al-Maidah 46:

"Dan kami biarkan mereka (nabi-nabi yang terdahulunya) mengikut jejak Isa,anak Maryam,memenuhi apa yang ada di tangannya daripada Taurat.dan kami memberi Dia kitab yang mengandungi petunjuk dan cahaya,dan mengesahkan apa yang ada di tangannya yang daripada Taurat,sebagai petunjuk dan amaran kepada orang yang takut kepada Tuhan."

Surah Al-Maidah 47:

"Dan orang di dalam Kitab harus mengikuti apa yang telah ditentukan mengikut kehendak pernyataan Tuhan itu.Dan sesiapa yang tidak mengikut apa yang telah ditetapkan oleh Tuhan,adalah orang yang busuk hati,"

Surah Al-Baqarah 62 :

"orang yang benar daripada Yahudi,Kristian dan Sabian,sesiapa yang percaya kepada Tuhan dan hari kiamat ,melakukan amalan yang baik,mereka akan mendapat pahala daripada Tuhan mereka,dan ketakutan tidak akan mendesak mereka berputus asa."

Di sana terdapat banyak lagi ayat di dalam Al-Quran yang menunjukkan bahawa Taurat dan Injil adalah jalan yang benar kepada kebenaran menurut kehendak Tuhan.Ayat Al-Quran ini memberi kesedaran kepada saya untuk meneliti Kitab Suci Injil dengan lebih mendalam lagi,kerana Tuhan telah berbisik kepada jiwa saya tentang kebenaran ini.

Pada hari yang berikutnya,selepas saya meminta petunjuk daripada Tuhan semasa sembahyang tahjud,saya merasakan satu perubahan yang jelas pada diri saya.Bermula dari hari itu saya menganggap Kitab Suci Injil adalah seperti rakan saya dan bukan lagi sebagai musuh.Setiap pagi saya melihat Kitab Suci Injil dengan penuh harapan dan memberi perhatian pada setiap perkataan yang saya baca,kerana saya mahu tahu makna yang sebenarnya.

Dengan perkataan:

"Dengan nama Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasihani" .

Saya membuka Kitab Suci Injil .Pada masa itu saya bertujuan untuk membaca Ulangan 18:15.Kitab ini menarik perhatian saya kerana pada waktu dahulunya saya mengunakan ayat ini untuk menyerang keimanan orang Kristian,samada mereka adalah guru,Penginjil, dengan niat supaya mereka tahu dan percaya kepada Nabi Muhammad sebagai nabi yang telah diramalkan di dalam Kitab Suci Injil ini.Sebelum ini saya sudah tahu tentang ayat ini,tetapi sekarang maknanya telah berubah sama sekali kepada saya.Sebenarnya untuk memahami Kitab Suci Injil lama adalah sukar bagi orang yang tidak mahu mempercayainya, tetapi dari segi yang lain pula ia menjadi lebih jelas kepada orang yang mahu mempercayainya dan hati mereka yang telah disentuh oleh Roh Kudus.

Ayat-ayat di dalam Ulangan 18:15 dibaca seperti:

"Sebaliknya Tuhan,Allah kamu akan mengutus seorang nabi kepada kamu ;nabi itu akan seperti aku dan Dia daripada bangsa kamu sendiri;kamu mesti taat kepadanya."

Dahulunya saya menganggap ayat ini memberi ramalan tentang nabi Muhammad.Perkataan "nabi itu akan seperti aku (Musa)"menunjukkan kepada saya tentang peribadi nabi Muhammad sebagai janji nabi kerana :

Musa dilahirkan mempunyai ibubapa.Muhammad juga dilahirkan seperti
Musa,mempunyai ibubapa.Ini tidak seperti Isa Al-Masih yang dilahirkan hanya
mempunyai ibu dan tanpa bapa.

Apabila Musa meningkat dewasa,dia berkahwin.Muhammad juga berkahwin,dan ini
bertentangan dengan Isa yang tidak pernah berkahwin.

Musa mempunyai anak lelaki,dan Muhammad juga mempunyai ramai anak.Tetapi Isa
tidak mempunyai keturunan kerana Dia tidak pernah berkahwin.

Musa meninggal pada umur yang lanjut dan dikuburkan dan ini terjadi juga pada
Muhammad.Tetapi Isa tidak meninggal.Dia telah diangkat ke Syurga dan tidak dikuburkan.

Dahulunya ia menjadi jelas kepada saya tentang ayat Ulangan 18:15 yang menunjukkan bahawa nabi Muhammad adalah nabi yang dijanjikan oleh Musa, tetapi bukannya ramalan terhadap Isa sebagai nabi keseluruhannya, sebagai Putera Tuhan,seperti kepercayaan orang Kristian.

Tetapi pada hari ini,saya membaca ayat ini secara perlahan-lahan dan berhati-hati untuk memahami makna yang sebenarnya.Apabila saya sampai kepada pernyataan "…..nabi itu akan seperti aku (Musa)",Roh Kudus berbisik ke dalam jiwa saya yang berbunyi: "Jika kamu mentafsirkan persamaan di antara Muhammad dan Musa dan kedua-duanya adalah dilahirkan mempunyai ibubapa,mereka adalah sama dengan manusia lain yang mempunyai ibubapa."Sifat ini tidak boleh digunakan untuk menunjukkan kebenaran ramalan itu.

Selanjutnya jika Muhammad seperti Musa kerana dia berkahwin,dan kedua-duanya adalah seperti orang lain di dunia ini!Jadi ini tidak boleh dijadikan sebagai bukti untuk mengatakan bahawa Muhammad itu adalah nabi.

Jika Muhammad dianggap sama seperti Musa,kerana dia mempunyai keturunan,fakta ini juga tidak boleh digunakan untuk menentukan ramalan itu kerana hampir semua orang di dalam dunia ini mempunyai keturunan.

Muhammad hanya seperti Musa,meninggal dalam usia yang tua dan dikuburkan.Jika contoh ini digunakan sebagai bukti tentang ramalan itu,dan fakta ini tidak boleh digunakan sebagai bukti untuk persamaan,setiap orang di dunia ini akan meninggal dan dikuburkan.Kematian dan penguburan adalah perkara biasa dan ini tidak menjadikan seseorang itu lain daripada yang lain.

Ia menjadi lebih ketara dan jelas kepada saya bahawa ramalan Musa itu hanya menunjukkan tentang Isa sebagai yang dijanjikan.Dengan alasan itu saya cuba mencari suatu perbezaan yang lain daripada yang lain dan luarbiasa persamaannya di antara Musa dan Isa.Sememangnya saya menemui beberapa persamaan yang luarbiasa di antara dua manusia ini yang tidak dikongsi dengan orang lain.

Semasa zaman kanak-kanak, Fir'aun mengugut untuk membunuhnya, seperti juga Isa
pada zaman kanak-kanaknya telah diugut untuk dibunuh oleh Herodas.Tidak semua
orang yang dilahirkan menghadapi ugutan bunuh pada waktu yang masih kecil lagi.

Semasa kelahiran Musa,Fir'aun sangat marah dan mengarahkan semua budak-budak
lelaki yang berusia dua tahun ke bawah harus dibunuh.Apabila Isa dilahirkan Herodas
juga sangat marah dan mengarahkan agar budak lelaki di bawah umur dua tahun
dibunuh.Di dalam dunia ini hanya dua peribadi ini sahaja yang menghadapi pengalaman
pembalasan dendam.

Semasa zaman kanak-kanaknya, Musa telah dijaga oleh anak perempuan Fir'aun.Dan
semasa kecil Isa telah dijaga oleh Yusuf iaitu bapa angkatnya.Tidak semua anak di dunia
ini dipelihara oleh orang yang dipilih oleh Allah semasa zaman kanak-kanaknya ketika dia
menghadapi amcaman.

Semasa zaman kanak-kanaknya juga,Musa tinggal jauh daripada rumahnya di Mesir.Ini
terjadi sama dengan Isa yang hidup di dalam buangan di Mesir.Tidak semua kanak-
kanak semasa kecil hidup jauh daripada negerinya,seperti Mesir.

Apabila Musa telah menjadi utusan Tuhan,dia menerima kuasa daripada Tuhan untuk
melakukan mukjizat,seperti juga Isa yang menerima kuasa sebagai Firman yang
hidup,dan menerima kuasa untuk melakukan mukjizat seperti menyembuhkan orang
sakit dan membangunkan orang yang telah mati.

Musa telah membebaskan orangnya daripada dipaksa terus menjadi hamba abdi, tetapi
Isa telah membebaskan orangnya daripada cengkaman dosa dan maut.

Bukti yang istimewa ini telah mengizinkan saya untuk saya membuat kesimpulan bahawa ramalan yang luarbiasa yang dinyatakan ini di dalam Ulangan 18:15 tidak bermaksud untuk membuktikan Muhammad sebagai nabi yang telah diberitahu terlebih dahulu,tetapi untuk menunjukkan bahawa Isa adalah jelmaan Firman Allah.

Meskipun kasih Allah itu sangat agung dan Dia telah menyedarkan saya untuk melihat dengan lebih jelas lagi ke dalam Kitab Suci Injil sebagai Firman Allah yang benar,tetapi saya masih lagi tidak bersedia untuk menjadi seorang Kristian.Mengapa? Kerana terdapat beberapa perkara di dalam kepercayaan Kristian yang tidak dapat diterima oleh akal saya,khususnya kepercayaan terhadap Isa adalah Putera Tuhan.Semenjak kecil lagi saya telah diajar,dan saya juga mengajar sedemikian,iaitu:

"Tuhan tidak mempunyai anak dan Dia tidak diperanakkan. "

Saya juga tidak dapat menyatakan dengan jelas bahawa Isa adalah Tuhan kerana saya telah diajar dan saya juga mengajar seperti:

"TIDAK ADA TUHAN MELAINKAN ALLAH"

Saya juga bersikap anti Triniti. Ini tidak berasas kepada hakikat dan kebenaran tetapi sebaliknya dipengaruhi oleh prasangka yang terpesong. Saya telah mengajar murid-murid saya sedemikian:

"Kepada sesiapa yang mengatakan Allah itu adalah tiga merupakan orang yang fasik"

Saya juga tidak dapat menerima kepercayaan Kristian bahawa Isa benar-benar mati di atas kayu salib.Jika "Isa Al-Masih" adalah nabi, penyayang, utusan Tuhan, atau `Putera Allah' sepertimana orang Kristian memanggilNya, bagaimana dengan senangnya orang Yahudi boleh menyiksaNya dan mengantungNya di atas kayu salib sehingga mati?Mengapa Tuhan tidak membela Dia, tetapi membiarkan Dia mati di atas kayu salib?Katakanlah saya mempunyai seorang anak lelaki yang disiksa,atau digantung di atas kayu salib,sudah pastinya saya akan melawan orang yang menyiksa anak saya itu untuk menyelamatkannya walau apa pun yang akan terjadi.Bagaimana boleh Allah hilang kuasaNya terhadap orang Yahudi?Pada masa itu saya benar-benar tidak boleh menerima hakikat ini.

Dalam usaha untuk memdapatkan pertolongan untuk keterangan ini,saya melawat beberapa orang guru dan juga Penginjil dan bertanya kepada mereka kenapa Isa bergelar Putera Tuhan atau Tuhan dan apa sebenarnya makna tentang Triniti Tuhan.Saya menyelidik mengapa Isa Putera Tuhan telah dikorbankan di atas kayu salib dan disalibkan oleh orang Yahudi Saya juga bertanya kepada mereka tentang kenyataan tentang "dosa warisan daripada bapa kepada anak" yang saya ambil kira bahawa itu adalah hukuman yang tidak adil daripada Tuhan.

Semua guru yang saya tanya itu menjawab persoalan saya dan menerangkannya dengan mendalam,tetapi pada masa itu saya tidak dapat menerima ulasan mereka walaupun mereka telah menerangkannya dengan jelas sekali.Ini adalah kerana perbezaan lata rbelakang di antara saya dengan mereka,yang mana seperti teluk yang terpisah jauh di antara kami.Perbezaan di dalam agama yang tidak dikaji dengan sesungguhnya untuk mencari maksud yang sama,Pastinya kami mengkaji perbezaan di antara agama untuk mencari kenyataan yang logik berhubungan dengan ketidakfahaman. Pada masa itu saya seperti penerima radio dan guru adalah pembaca berita.Kedua- duanya mempunyai keadaan yang baik,tetapi oleh kerana perbezaan gelombang yang panjang menyebabkan siarannya dan penerimaan saya jauh berbeza. Penerima tidak dapat menangkap berita yang sedang disampaikan oleh penyiar.

Keterangan daripada guru dan Penginjil adalah seperti masuk telinga sebelah kiri dan keluar telinga sebelah kanan. Hati saya tidak tersentuh, kerana saya tidak faham cara pertuturan mereka.Guru itu sendiri tidak memahami dengan jelas kedudukan latar belakang saya sewaktu itu, jadi keterangannya tidaklah menurut keperluan saya seperti yang saya harapkan.Ini bukannya berlaku kerana keterangan guru itu salah,tetapi kerana perbezaan cara pemikiran dan penerangan,jadi sebab itu saya tidak dapat memahami keterangan yang lain.walau bagaimanapun saya masih berharap.Saya sentiasa yakin,Tuhan akan menolong saya untuk memilih kebenaran,sudah pasti Dia akan membuka pintu hati saya dan memberi petunjuk untuk memahami semua masalah yang menjadi halangan kepada saya.

Saya sentiasa berdoa kepadaNya: "Tuhan,aku merayu agar Engkau menunjukkan kebenaranMu kepadaku tentang perkataan `Putera Tuhan' dan nama `Rabbana' untuk Isa.Aku juga merayu agar Engkau menunjukkan kepadaku makna Triniti dan rahsia disebalik penyaliban Al-Masih. Tuhan, Engkau berilah aku pengertian bahawa Kitab Suci Injil adalah daripadaMu yang betul,jadi pastinya Engkau akan menerangkan dan menjelaskan halanganku melalui Kitab Suci Injil, yang mana FirmanMu yang benar yang tidak pernah bertukar daripada awal hingga sekarang dan untuk selamanya.

Sememangnya telah banyak kali,Tuhan menolong saya melalui Roh Kudusnya,yang bekerja di dalam hati saya.Saya akan menerangkan bagaimana Tuhan menolong saya untuk mengatasi halangan ini.

PERJUANGAN SAYA BERTENTANGAN DENGAN KEADAAN PERSEKITARAN

Meskipun saya menjadi tetap dan teguh serta yakin tentang kebenaran ini,dan bersedia untuk menerima Isa sebagai penyelamat peribadi saya,tetapi saya tidak menjadi Kristian secara rasmi,kerana kaadaan persekitaran yang menjadi halangan kepada saya.Ketakutan dan kebimbangan ini sentiasa menghantui fikiran saya.

Pengalaman saya menunjukkan bahawa terdapat ramai orang yang tegas dengan kehendak mereka untuk menerima Isa sebagai penyelamat mereka,tetapi mereka sering teragak-agak untuk menentang pengaruh persekitaran mereka,mungkin kerana mereka tidak rela ataupun takut untuk melawan ibu bapa mereka.Kadang- kadang mereka takut kalau-kalau majikan mereka memberhentikan kerja mereka kerana mereka memeluk Al-Masih. Orang yang percaya juga akan berselisih faham dengan isteri mereka kerana mereka ingin mengikuti Isa bersama-sama dengannya; ini juga merupakan rintangan yang menghalang mereka daripada mengikuti Isa untuk mempengaruhi hidup dan hati mereka.

Ketakutan terhadap keadaan sekitar telah ditunjukkan dalam amaran oleh Isa,ditulis dalam Matius 10:34-36. Dia mengambarkan penderitaan yang mungkin dihadapi oleh setiap orang yang mahu mengikutinya: "Jangan menyangka bahawa Aku membawa kedamaian ke dunia ini,Aku tidak membawa kedamaian tetapi pertentangan. Aku datang untuk menyebabkan anak lelaki melawan bapa mereka,anak perempuan melawan ibu mereka,dan menantu mereka melawan ibu mertua mereka.Demikianlah musuh terbesar yang dihadapi oleh seseorang ialah keluarga sendiri."Bagaimanap un mereka yang membuat keputusan untuk mengikuti Isa sebagai Tuhan dan membiarkan Isa mempengaruhi hati mereka,segala kebimbangan adalah tidak berpanjangan. Setiap kebimbangan akan dapat diatasi dengan pertolongan daripada Tuhan.Saya sendiri mempunyai pengalaman dalam menghadapi tekanan dari persekitaran. Tetapi Tuhan selalu membuka jalan untuk keluar daripadanya.

Dari 1961 sehingga 1964,saya masih lagi melakukan dua tanggungjawab agama.Saya sembahyang mengikut cara Islam dan pergi ke masjid pada setiap hari Jumaat.Saya juga pergi ke gereja pada setiap hari ahad dan pada hari sabtu saya pergi sembahyang di Gereja Adventis.Tetapi di luar kenyakinan saya,saya tidak pergi ke gereja.Ini adalah kerana untuk saya belajar tentang kebenaran.Saya juga sering membaca risalah-risalah daripada orang bukan Kristian yang mengatakan bahawa orang di dalam gereja menyembah berhala,seperti patung dan gambar.Atas sebab itu saya pergi melawat setiap gereja di sekitar Jakarta mengikut giliran,pada hari ahad.Saya juga melawat lebih daripada satu gereja pada hari ahad,untuk mencari samada terdapat penyembahan patung atau tidak.

Akhirnya,saya mendapat kesimpulan dan terbukti bahawa kesangsian saya selama ini sudahpun terjawab.Setiap gereja yang saya lawati tidak terdapat pun berhala atau gambar yang untuk disembah.

Semenjak 1964, jiwa saya sebenarnya sudah dipenuhi dengan Roh Tuhan,Roh Kudus,atau semangat kebenaran.Bermula daripada hari itu saya mengambil keputusan untuk menerima Isa sebagai penyelamat peribadi saya sepenuh hati saya.Tetapi ia masih lemah.Saya tidak berani untuk menyatakan kenyakinan saya secara terbuka.Saya masih menyimpan kekristianan saya secara rahsia.Saya melawat gereja kristian di Kwitang Indonesia untuk pertama kali saya bertanyakan tentang pembaptisan secara rahsia, saya tidak mahu ianya diketahui oleh famili ataupun isteri saya.Saya tidak tahu siapa yang menjaga gereja itu,tetapi permintaan saya ditolak, tidak boleh dibaptiskan secara rahsia.

Beberapa minggu kemudian,dengan hasrat yang sama yang seringkali berputar-putar di dalam fikiran saya, saya pergi berjumpa dengan Rev.J.Sapulete, dekat gereja Bethel di Jatinegara.Dia bersedia untuk membaptis saya, tetapi dengan satu syarat bahawa saya harus membawa dua atau tiga jiran Kristian,yang boleh membimbing pertumbuhan keimanan saya supaya saya boleh hidup secara Kristian.Saya tidak dapat menerima syarat ini, saya masih lagi tidak mahu mengumumkannya di khalayak ramai bahawa saya seorang Kristian. Ini berpunca daripada pengaruh persekitaran ,terutamanya keluarga saya.Saya merasa risau yang mereka akan menentang dan menganiaya ahli keluarga saya.Saya juga takut untuk bertanyakan pada isteri saya untuk mengikuti saya pergi ke gereja.Saya takut jika isteri saya akan menuntut saya untuk pergi ke pejabat rasmi perkahwinan Islam untuk bercerai.Saya sangat takut untuk berhadapan dengan proses perceraian .Sebab itu saya mahu menerima Isa secara rahsia.Tetapi jiwa saya tidak bersetuju,saya tidak ada apa-apa keraguan tentang penerimaan Isa.

Oleh itu saya tidak lagi melakukan dua tanggungjawab keagamaan. Saya hanya pergi ke gereja.Tetapi ketakutan masih lagi berterusan dan kebimbangan mengenai reaksi keluarga saya.Saya tidak tahu bagaimana untuk mengatasinya. Saya tidak pergi jumpa sesiapa pun untuk meminta nasihat bagi masalah saya ini.Pada masa itu saya rasakan bahawa perjuangan saya betul-betul teruji.

Walau bagaimanapun Tuhan memberi masa untuk membantu mengatasi masalah saya ini. Dahulunya saya menggangap jika saya berbincang dengan isteri saya tentang hal ini dan keluar Islam dan seterusnya memeluk Kristian akan menyebabkan masalah kepada kami..Tetapi Tuhan sangat baik hati, membuka pintu kebenarannya kepada isteri saya sendiri.Dia merasa aman melalui cahaya dan kecantikan pokok Krismas yang mana pada masa itu bercahaya dengan terang di kebanyakkan rumah orang Kristian.Ia menjadi tanda kepadanya bagaimana cantiknya kehidupan di dalam keluarga Kristian.Dia merasa aman dengan lagu-lagu Kristian dan hangat serta bercahaya dengan semangat Krismas.

Untuk menjelaskan perasaannya, dia dan seorang anak perempuan saya datang kepada saya,untuk memberitahu saya tentang keinginan yang kuat untuk menjadi seorang Kristian.Ini adalah peluang yang sedang saya nanti-nantikan! Pada hari berikutnya selepas Krismas,saya berjumpa dengan Rev.J.Sapulete untuk kali kedua, bertanya kepadanya bahawa saya dan keluarga saya mahu dibaptiskan dan menerima Isa sebagai Tuhan kami.Permintaan saya diperkenankan dengan segera dan kami -yakni saya,isteri saya dan tujuh orang anak kami telah dibaptiskan pada 26 Dis 1969 oleh Rev.J.Sapulete, di gereja Bethel Jemaat GPIB.Satu minggu kemudian anak lelaki saya pun menuruti kami.Dia juga sering pergi ke gereja secara rahsia, kerana dia takut saya mendapat tahu.Saya sendiri pergi ke gereja secara rahsia juga, sebab saya takut isteri-isteri ahli keluarga saya telah menjadi pengikut-pengikut 'Isa dan demi itu mempengaruhi hati kami.

Anugerah Berkat Tuhan yang Berkelimpahan

Selepas saya dan keluarga saya dibaptiskan pada 26 Disember 1969, keriangan dan kegembiraan seluruh isi rumah saya telah bertukar.Kami menerima terlalu banyak berkat-berkat Tuhan yang mencurahi hidup kami.

Pengikut Paulus berkata: "Apabila seseorang masuk ke dalam Al-Masih,dia menjadi insan yang baru, yang lama telah pergi dan yang baru sudah menyusul ".(2 Kor 5:17)

Apabila seseorang menerima Al-Masih 'Isa sebagai penyelamatnya, Tuhan akan mengubah kehidupannya. Bayangan Kristus akan menjadi ikutannya.Al- kitab berkata: "Tuhan mencipta manusia berdasarkan gambarnya"(Kej 1:27).Kelakuan baru ini akan bermula dengan keriangan yang baru,kasih dan keinginan yang berbeza.Apa yang dahulunya dia sayang,kini dia benci,dan apa yang dahulunya dia benci,kini bertukar menjadi sayang.Kehidupannya telah berubah.Perubahan ini amat ketara,dan dapat dilihat oleh orang di sekelilingnya. Jalan kehidupannya akan bertukar,dan perubahan ini akan dibawa dalam setiap perkataan yang dia ucapkan.Betapa hebatnya!

Saya mempunyai pengalaman dalam perubahan ini dan mereka dapat rasa dalam kehidupan kami sekeluarga.Panas baran sudah lenyap dan berubah kepada sayang.Dalam kehidupan kerohanian,kami merasa aman dan gembira.Kami tidak merasa ragu-ragu dan jiwa kami terjamin dan penuh dengan keriangan.Bahkan di dalam kehidupan seharian,kami mendapat keberkatan yang berkelimpahan. Ini adalah pengalaman yang membuktikan kebenaran janji Tuhan bahawa telah digenapi oleh 'Isa Al-Masih,utusanNya.

"Barangsiapa haus,baiklah ia datang kepadaKu dan minum!Barang siapa percaya kepadaKu,seperti yang dikatakan oleh kitab suci:dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."(Yahya 7:37-38) "Aku datang supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyai dalam segala kelimpahan." (Yahya 10:10b)

Perubahan di dalam kehidupan isi rumah kami amat ketara dan berlaku dengan pantas di mana kami menjadi ejekan.Jiran tetangga dan saudara mara berpendapat bahawa kami telah menerima pertolongan daripada gereja sebagai ganjaran kerana menjadi Kristian.Orang ramai mengutuk kami dengan berkata:"Jika kamu ingin menjadi kaya dengan cepat,ikutlah cara en.Ambrie dan menjadi Kristian dan kamu akan mendapat berjuta-juta rupiah daripada gereja."

Mereka menyangka bahawa kehidupan kami diberkati melalui pemberian daripada gereja sebagai sogokan kerana menjadi Kristian.Tidak, bukan kerana itu!Kami tidak menerima sebarang pertolongan dari gereja atau dari sesiapapun sebagai balasan kerana kami menerima Kristus.Kami tidak menerima duit,harta benda atau janji peluang pekerjaan walaupun satu sen pun.Sememangnya keberkatan kehidupan kami pada masa itu hanyalah melalui kemurahan hati Tuhan.Ini adalah janji Tuhan bahawa semua orang yang mempercayainya akan memperolehi keberkatan yang berkelimpahan.

Tahun-tahun yang tidak aktif.

Saya menjadi Kristian yang tidak aktif bermula dari tahun 1970-1972.Saya sibuk mengendalikan urusan perniagaan saya dan membantu keluarga saya.Saya hanya pergi ke gereja pada hari Ahad dan membaca Al-kitab bila saya ada masa.Tuhan menyalahkan saya kerana bersikap sedemikian.Saya merasa sangat jelas apabila pada waktu itu Tuhan memberi amaran kepada saya: "Jika kamu mahu menjadi kristian,ia tidak cukup dengan bersikap pasif.Ia tidak akan berkembang jika kamu duduk sahaja.Bergembirala h dengan keberkatan Tuhan yang melimpahi hidup kamu.Sebagai orang Kristian iaitu pengikut Kristus,kamu mesti bangun dan memberitahu kesaksian kamu dengan jelas mengenai Al-kitab sepertimana Kristus telah memerintahkannya di dalam Matius 28:19-20)

Bagaimana saya hendak memulakan dalam memberikan kesaksian secara terbuka dan memberitahu tentang Al-kitab dengan cara paling mudah difahami?Sememangny a saya ingin melakukannya, tetapi saya tidak tahu bagaimana cara hendak memulakannya. Untuk ini,Tuhan telah membuka jalannya:dan ini adalah jalan yang bagaimana Tuhan tunjukkan;

Suatu hari kawan baik saya datang dari Banjarmasin untuk menghabiskan waktu malamnya bersama kami.Dia adalah kawan yang sebenarnya mengikut erti perkataan.Dia tetap berdiri bersama dengan saya dalam kaadaan susah ataupun senang.Apabila penangkapan dilakukan oleh askar-askar Belanda,kami selalu berjumpa antara satu sama lain di dalam penjara ataupun di dalam khemah banduan.

Kami menyambutnya seperti biasa,di dalam rumah kami tidak terdapat tanda ketara yang menunjukkan bahawa kami telah memeluki agama Kristian.apabila dia mengucapkan "Assalamualaikum",dan kami menjawab "waalaikumussalam".Kawan baik saya ini telah mendengarnya daripada jiran-jiran bahawa saya telah memeluk Kristian. Dia menerangkan bahawa hal ini tidak mungkin terjadi, dan telah menyakinkan kepada jiran saya tentang ini. Dia memberitahu mereka," Sudah lama saya kenal kawan saya Hamran Ambrie,bukan sahaja di Jakarta bahkan di Banjarmasin lagi. Dia bukanlah seperti kebanyakan Muslim yang lain,dia sangat risau tentang keimanannya. Di dalam wilayah dia dikenali sebagai pejuang tentera Muslim,dia adalah anti-Kristian, seorang daripada pemimpim Muhammadiyah, pemberita Muslim dan guru Islam yang terkenal di bandar dan di timur Kalimantan.Lebih- lebih lagi di kongres Islam di seluruh Kalimantan dalam Amuntai 1947, Hamran Ambrie adalah merupakan salah seorang daripada penganjurnya. Di dalam ketenteraan kebangsaan Indonesia,dia telah menjadi ketua guru-guru Muslim dalam pasukan tentera di Banjarmasin. Jadi saya yakin bahawa Hamran Ambrie tidak begitu mudah untuk menukarkan agama Islamnya kepada agama Kristian."

Tetapi jiran saya telah menyakinkan dia bahawa untuk beberapa tahun ini,orang di dalam kampung saya telah biasa melihat saya pergi ke gereja lazimnya dan menyediakan pokok Krismas semasa hari Krismas.Mereka memberitahu dia supaya bertanya kepada saya secara terus untuk mendapat kepastian selanjutnya.

Jadi dengan segera dia datang ke rumah saya untuk melawat,dan terus bertanya kepada saya samada berita yang mengatakan saya menjadi Kristian itu benar atau tidak?Saya menjawab soalan itu tanpa sebarang keraguan: "Ya,ia adalah benar dan saya serta seluruh keluarga saya telah dibaptiskan. "

Mendengar jawapan saya dia menangis terisak-isak. Dia meminta maaf kerana dia sangat menyesal datang ke tempat itu.Tetapi dia tidak berbuat apa-apa dan berdiri kehairanan untuk beberapa ketika.Selepas dia kembali ke Banjarmasin, dia memberitahu orang lain, khususnya kawan baik saya tentang pemelukan agama saya kepada Kristian.

Berita tentang kejadian ini telah dimasukkan di dalam akhbar harian UTAMA yang diterbitkan di Banjarmasin oleh kawan baik saya yang lain,yang merupakan seorang pemberita Muslim.Dalam tajuk utama H.Arsyad Maran menulis:

PENGASAS TERKENAL GERAKAN MENJADI KRISTIAN

Pengasas terkenal Muhammadiyah zaman 30-an, dia juga merupakan salah seorang ketua
editor JIHAD.

Js Antemas menulis diantaranya:

PERTUKARAN AGAMA PENGASAS MUHAMMADIYAH KEPADA KRISTIAN Satu berita yang mengemparkan!

Pemberita IAIN Arthum Artha berharap:"kami harap berita ini adalah tidak benar,kepercayaan Hamran Ambrie,pengasas kemerdekaan masih lagi di dalam persoalan."

Orang Muslim di Banjarmasin juga memberi sambutan yang kurang menyenangkan terhadap berita ini:"Masalah ekonomi baru-baru ini telah membuatkan seseorang bertukar agama."Nama orang muslim ini tidak dinyatakan.

Bahkan Universiti IAIN Antasari juga menberi tindakbalasnya terhadap berita pertukaran agama saya ini.Sementara itu setiausaha PMW (Muhammadiyah) di Banjarmasin cuba untuk menyangkal bahawa saya adalah penubuh Muhammadiyah, tetapi memberitahu bahawa saya hanya sebagai pejuang Islam.

Semua berita tentang keKristianan saya yang telah diterbitkan di dalam akhbar adalah bertujuan untuk membuat saya rasa malu, dan di sebaliknya mereka mengharap agar saya kembali kepada Islam. Tetapi kehendak mereka adalah berbeza dengan kehendak Tuhan.Allah mengunakan mereka sebagai satu cara untuk membangunkan iman saya supaya menjadi seorang pengikut 'Isa yang kuat imannya dan memberi kesaksian tentang hakikat 'Isa Al-Masih adalah daripada Tuhan.

Hampir dua bulan peristiwa 'pertukaran saya kepada Kristian' menjadi tajuk perbincangan umum dan tajuk utama di dalam akhbar Harian UTAMA di Banjarmasin. Saya mendapat berita bahawa pertumpahan darah juga hampir berlaku.Sesetengah daripada kawan saya menganggap bahawa berita ini adalah suatu fitnah dan bersedia untuk menyerang para penulis.Mujurlah dengan segera saya telah menulis "surat terbuka"-pernyataan saya sendiri mengenai pengakuan tersebut - kepada akhbar harian UTAMA di Banjarmasin, yang telah diterbitkan seperti di bawah:

SURAT TERBUKA
Untuk Pembaca harian UTAMA

Assalamualaikum
kepada Tuan:

Saya dengan ini memberitahu bahawa berita itu adalah benar dan saya sekarang menjadi pengikut kepada agama Kristian Protestant dan saya telah menukarkannya semenjak 1964 lagi.
Berita di dalam akhbar itu sangat menarik kerana ia mengambarkan saya sebagai penubuh Islam atau pejuang kepada kebebasan.

Saya berterima kasih kepada semua tindak balas dan penghargaan itu yang mana kawan saya telah menunjukkannya kepada saya.Walaupun sehingga saat ini,saya tidak pernah merasa dan tidak pernah mengumunkan diri saya sebagai penubuh Islam ataupun pejuang kebebasan.Jika waktu lepas saya melibatkan diri dalam perjuangan sebagai penulis oleh kawan saya.Ia adalah tidak lebih daripada tanggungjawab seorang anak terhadap ibu pertiwinya.Dengan itu saya menjadi pengikut dan tidak bertanya akan sebarang gelaran kepada jawatan tersebut samada sebagai veteran ataupun sebagai pengasas kemerdekaan. Saya hanyalah melakukan tanggungjawab saya sahaja.

Terima kasih kepada semua kawan saya, khususnya H.Arsyad Maran (saya tidak menerima surat kamu), JS.Antenas dan Arthum Artha dan penulis yang menulis surat kepada saya sebagai satu kewajipan.Tidak ada apa-apa daripada surat anda yang boleh saya sangkalkan atau memberi tindak balas yang bertentangan melainkan pembetulan.Saya tidak pernah meminta sebarang bentuk gelaran sebagai tanda bagi pengasas kemerdekaan.

Kepada Arthum Artha,saya ada menghantar "nota keimanan" yang menjadi asas kepada saya dalam ketaatan saya kepada agama Kristian Protestant.

Apa pun yang berlaku kawan tetap kawan dan hubungan persahabatan yang baik tidak boleh diputuskan.

Terima kasih kepada kamu semua kerana mengambil berat tentang hal ini.

Yang Benar,
Hamran Ambrie

6 Mei 1972, Jakarta.

BERMULANYA MEMBERI KESAKSIAN DALAM KEHIDUPAN KRISTIAN SECARA AKTIF

Selepas penerbitan "surat terbuka" di atas,banyak surat yang diterima daripada kawan-kawan saya di Banjarmasin dan Hulu Sungai, semuanya dalam nada penyesalan,disertai dengan nasihat dan amaran daripada ayat Al-Quran .Juga terdapat surat yang menanyakan tentang peristiwa-peristiwa susulan yang telah membimbing saya untuk saya memeluk Al-Masih 'Isa serta InjilNya.

Ini adalah permulaan bagi saya untuk bangun dan memberi kesaksian saya dengan jelas.Pertamanya saya membalas setiap surat secara peribadi dengan mesin taip.Setiap surat disertai dengan keterangan iaitu -"nota keimanan". Ia menjadi lebih mengalakkan, jadi saya telah menerbitkan satu esei tentang "TUHAN ALLAH, AL-MASIH 'ISA DAN ROH KUDUS" yang mana telah dicetak.Keluaran seterusnya yang telah diterbitkan ialah tentang "KRISTOLOGI DAN AJARAN KEESAAN TUHAN", yang telah disempurnakan pada tahun 1973.Akibatnya banyak surat dalam bentuk pertanyaan dan simpati diterima,dan terdapat juga surat di dalam bentuk perbincangan dalam mencari kebenaran.

Lebih-lebih lagi terdapat beberapa majalah Islam yang telah diterbitkan di Jawa yang menyerang kepercayaan saya.Oleh kerana rencana itu, banyak lagi surat telah dikirimkan kepada saya. Surat-surat yang saya terima datang dari seluruh pelusuk di Indonesia termasuk Banjarmasin dan dari kawasan Islam di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan juga dari Sumatera yakni Palembang, Medan, Padang, Acheh, bahkan juga daripada negara luar - Arab dan Malaysia.

Ini adalah petunjuk daripada Tuhan bahawa saya harus berdiri teguh dan memberi kesaksian semulajadi saya.

Hubungan ini berlanjutan lebih daripada enam bulan.Pelbagai masalah tentang Kristian telah dibincangkan. Beberapa soalan dan juga jawapan, saya telah menyusunnya di dalam buku dan menerbitkannya sebagai dokumentari kebenaran:

1. Perbincangan dengan H.M. Yoesoef Sou'yb, penulis Muslim dari Medan (Penolong kepada Editor Majalah Kiblat di Jakarta)
2. Perbincangan dengan Samudi, (Guru agama Islam di Salatiga)
3. Perbincangan dengan Imam Musa Projosiswoyo, (editor Majalah studi Islam di Jakarta)
4. Perbincangan dengan Wahyono Hadi (Darul Kutubil Islamiyah Jakarta)
5. Perbincangan dengan Ali Ya'kub Matondang, (Pelajar Islam di Cairo,Arab)
6. Perbincangan dengan A.Hasan Tao, (Penceramah Jemaat Islam Ahmadiyah Indonesia di Denpasar Bali)
7. Perbincangan dengan Ezif Fahmi dan lain-lain (Kumpulan Pelajar Islam di Surabaya)
8. Perbincangan dengan M.A.Fadly, (Ketua Masjid Agung, Masjid tengah, Cimahi-Bandung)
Sehingga pada tahun 1979, saya membalas hampir ribuan surat daripada saudara-saudara yang berketurunan Muslim yang datang dari semua bahagian dan seluruh pelusuk Republik Indonesia. Setiap hari kedatangan surat ini telah mengalakkan saya.Mereka menunjukkan bahawa penulis memandang ke arah kebenaran,dan mereka merasa berpuashati selepas saya memberi keterangan kepada mereka. Puji Tuhan Alhamdullillah! Bahkan terdapat sesetengah daripada mereka yang datang melawat saya secara peribadi.

Saya lihat betapa banyaknya perhatian yang telah diberikan terhadap 'pertukaran saya' dan untuk mencari kebenaran,dengan itu saya mengatur masa yang khas untuk pelawat-pelawat bagi perundingan tentang kepercayaan dan kebenaran Nasrani Kristian, iaitu setiap hari Selasa, Khamis dan Sabtu, yang bermula dari pagi hingga ke petang.

Puji Tuhan untuk semua ini. Dia mengunakan saya sebagai jalan perantaraan dan alat-Nya untuk menerangkan kebenaran di dalam Al-Kitab dan Injil bahawa 'Isa Al-Masih itu adalah daripada Tuhan, khususnya untuk saudara-saudara Muslim saya, dengan harapan bahawa mereka akan memahami Al-Masih 'Isa dan InjilNya secara betul.

Di luar jawapan dan persoalan serta penyangkalan ini,saya merasa bahawa ketidak-fahaman dan banyak salah tafsiran terhadap Al-Kitab, Kitab Suci Injil dan Al-Masih 'Isa yang daripada Tuhan akan segera dapat dibetulkan dengan penjelasan yang terang dan berwibawa.

BERMULANYA PELAYANAN DI LUAR

Semenjak 1973 hingga Februari 1978,saya memberi kesaksian saya hanya di atas meja saya sahaja,dengan membalas surat-surat yang menyoalkan tentang keKristianan. Saya menerbitkan jawapan untuk surat-surat ini sebagai dokumentari kebenaran.

Tetapi di dalam bulan Februari 1978 saya berdoa:"Oh Tuhan, tolong berikan pergerakkan- Mu dalam bidang yang baru, kerana bidang saya ini yang cuma berbincang melalui surat seperti sudah hampir kegersangan. "Berdoa untuk ini,saya seterusnya mendapat jawapan di dalam hati saya bahawa keesokan harinya saya harus keluar daripada rumah saya,dan daripada sana saya akan mencari bidang baru.

Pada awal pagi keesokan harinya, saya keluar daripada rumah saya tanpa mengetahui jalan mana yang harus saya pergi.Apabila saya telah sampai ke jalan utama,saya berdoa kepada Tuhan agar Dia menunjukkan arahan jalan mana yang patut saya pergi. Jiwa saya memberitahu saya bahawa saya harus pergi ke utara.Oleh kerana saya tidak tahu arah sebenarnya, saya cuma berjalan keluar. Saya tidak mengambil mana-mana kereta, mobil ataupun bas. Apabila saya sampai di depan pejabat Institut Al-Kitab di Indonesia, Tuhan telah memberitahu saya agar saya masuk ke pejabat itu. Saya merasa ragu-ragu kerana saya tidak kenal sesiapapun.Di sana terdapat Rev.B.Probowinito, tetapi dia telah berpindah ke Salatiga. Saat ini jika saya masuk ke pejabat itu, dengan siapa saya harus bercakap, dan apa yang patut saya katakan? Tetapi jiwa saya mendesak saya supaya saya masuk ke dalam pejabat itu, lalu saya masuk ke dalam pejabat itu.

Salah daripada seorang kawan telah melihat saya masuk ke pejabat itu dan mengenali saya, dan tiba-tiba dia memanggil saya:"En.Ambrie, Puji Tuhan, petunjuk apa! Setiap orang ingin berjumpa dengan kamu." Dengan segera kami membuka perbualan kami. Kemudian saya berjumpa dengan Rev.M.K.Tjakraatmad ja,yang telah mendengar tentang saya dan ingin berjumpa dengan saya. Saya telah diberkati dengan pertukaran ini. Mereka ingin menyokong kerja-kerja penulisan saya.

Saya kagum jika ini adalah cara/bidang baru tetapi mengambil keputusan bahawa ini adalah bukan. Saya mahu pulang ke rumah tetapi jiwa saya mendesak saya supaya meneruskan perjalanan saya ke utara.Saya berjalan sehingga saya berdiri di depan pejabat Kramat V. Jiwa saya memberitahu agar saya masuk dan berjumpa dengan Rev.Dr.Ais M.O.Pormes.Saya kagum bagaimana mungkin saya boleh bercakap dengan Rev.Pormes,sedangka n saya tidak kenal dia dengan baik dan kami bukannya kepunyaan organisasinya. Kami pernah bertemu sebelum ini,tetapi sudah tiga tahun yang lepas. Tetapi Roh Kudus telah membisik dihati saya,saya terus masuk ke dalam Kramat V.Sebelum saya masuk ke pejabat itu, saya masih lagi keraguan.Sebelum ini,Rumah ini penuh dengan hamba Tuhan,tetapi sekarang agak senyap.Barangkali Rev.Pormes sudah pindah.Bagaimana pun Rev.Pormes telah melihat saya,dia datang ke depan pintu untuk menjemput saya,dan berkata:"Wahai En.Ambrie! Sememangnya semenjak kelmarin lagi,saya banyak berfikir tentang kamu dan ingin berjumpa dengan kamu di sana kerana saya ada sesuatu untuk berbincang dengan kamu.Saya mengharapkan kamu-barangkali kita boleh bekerjasama dengan satu sama lain."Saya hampir terkejut. Bagaimana boleh Rev.Pormes mengingati saya?Kami tidak pernah berkenalan secara mendalam sebelum ini.Tetapi saya teringat doa saya pada hari yang lepas.Mungkin Roh Tuhan yang memimpin diri saya untuk masuk ke bidang baru di sini.

Dalam perbualan itu terdapat beberapa perkara yang menyegarkan hati saya dan perasaan saya.Rev.Ais Pormes mengharap saya agar saya bekerja bersama dengannya di dalam melayani Tuhan. Juga dia mengambil berat tentang kesihatan saya yang mana pada waktu itu tidak beberapa baik.

Akhirnya Rev.Pormes memberitahu saya untuk mengambil suratnya yang datang daripada M.K.Sinaga, pengarah BumiAsih di Jalan 4, Solo.Saya melihat surat itu dan memegangnya. Dari rumah K.M.Sinaga, saya memohon untuk pergi ke Hotel Indonesia pada hari Jumaat,dan dia berkata bahawa beberapa guru di sana mahu berjumpa dan mengenali saya.

Pada pagi Jumaat,24 Feb 1978,saya pergi ke Hotel Indonesia, untuk perjumpaan kumpulan berdoa oleh ahli-ahli perniagaan Kristian di Jakarta,yang dikenali dengan nama "C.B.M.C"

Saya seolah olah telah diperkenalkan kepada mereka dan mereka telah mengetahui nama saya sebelum ini dan mereka ingin berjumpa dengan saya secara peribadi pada hari itu.Bermula dari hari itu saya telah dijemput untuk berkhidmat dalam beberapa perjumpaan di rumah yang mana telah mendorong saya untuk bekerjasama dengan pelayanan gereja.Saya telah memberikan kesaksian saya pada semua gereja di sekitar Jakarta dan Bandung.Sehingga sekarang saya juga membuat pelayanan di luar Jakarta juga, melawat selatan Kalimantan, (Banjarmasin, Amuntai), dan Kalimantan tengah, (Palangkaraya) , Jawa Timur,(Surabaya dan Malang), Bandung dan lain-lain lagi.

Ini merupakan jalan dan bidang baru bagi saya.Saya meneruskan pelayanan saya dengan penuh kepercayaan, mengkhabarkan utusan Kitab Suci Injil Al-Masih melalui pelbagai macam perjumpaan dan kesaksian yang berlainan.

Walaupun sekarang saya telah mendapat bidang baru dalam bentuk pelayanan di luar dari rumah saya,perbincangan melalui perutusan,tidak pernah berhenti bahkan semakin bertambah.Puji Tuhan!Semua surat itu telah memberkati saya dan saya telah dapat menjawab pelbagai jenis pertanyaan dengan jayanya!

TUHAN MEMPERLUASKAN PELAYANAN SAYA

Pada 13 Mei 1979,dengan jemputan para penulis,saya telah diminta untuk menyampaikan ceramah di Masjid Darussalam, Jln Batanghari,Jakarta, Di hadapan perkumpulan pemuda-pemuda Muslim yang mana telah terlibat dengan Lembaga Pengajian Islam Al-Furqan.Tajuk perbincangan ialah :"'Isa Al-Masih adalah daripada Tuhan".Ketua perdebatan itu ialah Drs.Abunyamin Roham dan Sany Ardi.Para hadirin yang menghadiri perbincangan itu adalah sekitar 100 orang,yang terdiri daripada pelajar dan juga guru-guru Islam.Hanya saya sendirian yang datang untuk memberikan jawapannya.Perbinca ngan ini berakhir dengan keadaan yang baik.Perbincangan persahabatan ini diakhiri dengan berjabat salam.

Pada 22 Julai 1979,ceramah ini disambung di antara saya dengan beberapa pemimpim Islam daripada majlis Ulama' (Muslem Theologian Counsil).Tajuk perbincangan ialah "Kekuasaan Tuhan-satu dalam Triniti?".Terdapat 10 orang yang menyertai perdebatan itu, di antaranya daripada mereka ialah Professor Dr.H.M.Rasyidi, Drs.Bunyamin Rohan, Dr.Tagor dan Dr.Asmuni. Pengacaranya ialah Dr.Marmansyah Rahman. Pelawatnya adalah dalam sekitar 150 orang yang terdiri daripada pemimpin-pemimpin dan guru-guru Islam,dan juga orang bijak pandai.

Dua bulan selepas 15 Ogos, saya telah pergi melawat beberapa tempat di luar kawasan Jakarta di Barat dan juga Timur Jawa.Pada 1 September, saya telah berpeluang memimpin pelayanan Injili dan Kitabiah dan juga telah melawat Menado,Unjung Pandang, Tanah Toraja, Palopo, Balikpapan, Banjarmasin dan juga Kapuas, sambil memberikan kesaksian saya.

PENUTUP

Penyelamatan adalah amat penting untuk setiap orang. Penyelamatan untuk diri sendiri, penyelamatan untuk keluarga, keselamatan harta benda dan berbagai jenis keselamatan yang lain.Semuanya ini telah menjadi sasaran utama di dalam kesejahteraan kehidupan.

Seseorang yang beragama, penyelamatan adalah tidak terhad kepada kehidupan duniawi sahaja,ia termasuklah keselamatan Rohnya daripada pengaruh dosa kepada kebebasan.Penyelama tan Rohnya ada berhubungkait rapat dengan hakikat kasih-sayang, yang mana merupakan asas kehidupan Syurgawi.

Katakan Adam dan Hawa tidak terjerumus ke dalam lembah dosa, manusia masih lagi mempunyai kehidupan yang kekal. Tetapi oleh kerana akibat-akibat dosa yang menyusul dari Adam dan Hawa,yang telah melanggar larangan Tuhan.Manusia Adam dan Hawa telah tersisih daripada peluang mereka untuk kehidupan kekal dan terjerumus ke dalam lembah terpisah dari kesejahteraan ilahi. Ajal terakhir bagi keadaan ini adalah kematian dan maut

'Isa Al-Masih pernah bersabda :

"Tetapi Aku datang supaya manusia mendapat hidup iaitu hidup yang berkelimpahan. "(Yahya 10:10)

"Ajarlah mereka mentaati apa yang sudah Aku perintahkan. Ingat, Aku akan sentiasa menyertai kamu sehingga ke akhir zaman.(Mat 28:20)

Malaikat memberitahu pengikut Al-Masih 'Isa:

"Hai orang Galilea,mengapa kamu berdiri menengadah ke langgit?Al-Masih 'Isa yang kamu lihat terangkat ke Syurga,akan kembali lagi dengan cara yang sama seperti yang kamu lihat tadi."(Kis 1:11)

Dalam satu perkara Al-Masih 'Isa sendiri berkata:

"Barulah Anak Manusia akan kelihatan datang dikelilingi awan dengan kekuasaan dan kemuliaan yang besar."(Luk 21:27)

Kedatangan kedua 'Isa Al-Masih bukan sahaja diberitahu di dalam Al-Kitab, malah kebenaran ini disokong dan dipercayai juga oleh para Muslim sebagaimana yang kita baca di dalam Hadith Sahih Muslim,di dalam rujukan 127, terdapat kenyataan tentang kedatangan Al-Masih 'Isa sebagai Hakim yang adil dan benar.

Terdapat 4 janji yang akan menyusul kepada anak-anak Tuhan:

Kehidupan kekal di Syurga dan kehidupan yang lebih mulia daripada Adam dan Hawa yang
merupakan ciptaan asalNya.Dalam usaha untuk mendapatkan kehidupan yang kekal dan
keselamatan di Syurga,manusia mesti percaya kepada 'Isa Al-Masih dan menjadi pengikut
yang taat serta dibaptiskan.
Kehidupan sepenuhnya,Roh, fizikal seperti keperluan material,diperolehi dalam bentuk
anugerah kerahmatan dari Syurga.
Pengikut Al-Masih 'Isa tidak akan kekurangan sesuatupun tetapi akan sentiasa digenapi
dengan berkelimpahan.
Roh Allah atau Roh Kudus akan sentiasa berkekalan dalam setiap orang yang mengaku
Kristus,dan menjadi pengikut setiaNya,selama- lamanya sehingga ke Hari Kiamat.

Dengan sebab inilah menbenarkan saya untuk memberikan pilihan kepada Anda, Para pembaca yang dikasihi:

Buatlah keputusan anda sekarang!Ambil keputusan untuk menerima janjiNya dan bersedia untuk diselamatkan. Terimalah Rohul-Kudus 'Isa Al-Masih di dalam hati anda secara iman, jadilah kehidupan baru, anda akan sentiasa terjamin dan damai sejahtera di dalamNya. Jadi kita boleh hidup bersama-sama dengan Tuhan untuk selama-lamanya.

Jangan lepaskan peluang ini.Jangan tunggu sehingga esok.Lakukan apa yang patut anda lakukan hari ini.Esok mungkin sudah terlewat.Pintu bertaubat mungkin akan ditutup dan anda akan hidup dalam penyesalan dan menanggung penderitaan untuk selama-lamanya. Datang dengan hati yang benar,dan terimalah 'Isa Al-Masih sebagai Rabbi anda dan Penyelamat peribadi anda supaya anda boleh memasuki pintu keselamatan di Syurga untuk selama-lamanya.
Sumber : Milis